Dosen Fakultas Vokasi UNY Presentasikan Inovasi Pembelajaran Bahasa Inggris Vokasi pada ICOGE 2026 di Malaysia

Malaysia, 8–9 Juli 2026 – Dosen Program Studi Sarjana Terapan Pengobatan Tradisional Indonesia, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Dr. Titis Dewi Cakrawati, M.Pd., menjadi presenter pada 4th International Conference on Global Education (ICOGE) 2026 yang diselenggarakan di Malaysia pada 8–9 Juli 2026. Konferensi internasional yang mengusung tema "Transforming Education in the Age of Artificial Intelligence" tersebut mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan dari berbagai negara untuk mendiskusikan berbagai inovasi pembelajaran dalam menjawab tantangan pendidikan di era transformasi digital.

 

 

Dalam konferensi tersebut, Dr. Titis mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul "Revolutionizing Vocational Health English: The SCoRE Learning Ecosystem". Paper ini menawarkan sebuah model pembelajaran inovatif yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran English for Specific Purposes (ESP) pada pendidikan vokasi bidang kesehatan melalui pengembangan SCoRE (Self- and Co-Regulated E-Portfolio) Learning.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan model pembelajaran bahasa Inggris yang tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa, tetapi juga mempersiapkan mahasiswa agar mampu berkomunikasi secara profesional dalam konteks pelayanan kesehatan dan promosi kesehatan. Melalui pendekatan Outcome-Based Education (OBE), model SCoRE mengintegrasikan konsep Self-Regulated Learning (SRL) dan Co-Regulated Learning (CoRL) dengan pemanfaatan e-portfolio sebagai media pembelajaran yang mendorong refleksi diri, kolaborasi antarmahasiswa, umpan balik sejawat (peer feedback), serta penyelesaian tugas-tugas autentik yang relevan dengan dunia kerja.

Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan kerangka ADDIE, yang berfokus pada tahap Analysis, Design, dan Development untuk menghasilkan prototipe awal model pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan di tiga perguruan tinggi vokasi yang menyelenggarakan Program Studi Promosi Kesehatan melalui kuesioner, wawancara, observasi, focus group discussion, dan validasi oleh para ahli.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa masih menghadapi berbagai tantangan dalam keterampilan berbicara, menulis, penguasaan kosakata, dan tata bahasa. Selain itu, proses pembelajaran yang berlangsung masih didominasi pendekatan berpusat pada dosen dengan umpan balik formatif yang terbatas. Di sisi lain, baik mahasiswa maupun dosen menunjukkan kesiapan yang tinggi terhadap penerapan pembelajaran berbasis teknologi serta menginginkan proses belajar yang lebih autentik, kolaboratif, dan reflektif.

Keikutsertaan Dr. Titis Dewi Cakrawati, M.Pd. sebagai presenter pada 4th International Conference on Global Education (ICOGE) 2026 didukung melalui pendanaan Program EQUITY 2025. Dukungan pendanaan ini merupakan bagian dari komitmen Fakultas Vokasi UNY dalam mendorong dosen untuk meningkatkan produktivitas riset, memperluas jejaring akademik internasional, serta mendiseminasikan hasil penelitian pada forum ilmiah bereputasi internasional. Melalui partisipasi dalam konferensi ini, diharapkan terbuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam bentuk joint research, joint publication, serta pengembangan inovasi pembelajaran bersama mitra dari berbagai negara.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Titis Dewi Cakrawati, M.Pd., menyampaikan bahwa pendidikan vokasi memerlukan model pembelajaran yang mampu mengembangkan kompetensi profesional sekaligus membangun kemandirian belajar mahasiswa.

"SCoRE Learning dikembangkan untuk menciptakan pengalaman belajar bahasa Inggris yang lebih autentik, kolaboratif, dan reflektif. Melalui integrasi e-portfolio, self-regulated learning, dan co-regulated learning, mahasiswa tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris untuk bidang kesehatan, tetapi juga membangun kompetensi komunikasi profesional yang dibutuhkan di dunia kerja global," ungkap Dr. Titis Dewi Cakrawati.

 

 

Ditulis oleh Tusti Handayani