OUR NEWS
  • Kelompok Jagal Ngestiharjo Hendak menyembelih Qurban
    Post date: Thursday, 20 June, 2024 - 08:36
    Isi:

    Wates, 19 Juni 2024 - Suasana penuh keceriaan dan kebersamaan mewarnai perayaan Idul Adha di lingkungan Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Kampus Wates. Pada hari Rabu (19/6/2024), sivitas akademika Fakultas Vokasi melaksanakan penyembelihan hewan kurban di halaman Masjid Baiturrahman. Kelompok jagal atau penyembelih hewan kurban ini di wakili oleh masyarakat dusun Ngestiharjo, Wates , Kulon Progo.

    Acara diawali dengan takbir dan pembacaan Sohibul Qurban oleh mahasiswa D4 Teknik Elektro, Maulana Idris Kamal. Semangat Idul Adha semakin terasa dengan sambutan hangat dari Wakil Dekan Bidang Riset, Sistem Informasi, Kerja sama dan Unit Usaha (RKSIU), Dr. Tri Hadi Karyono, S.Pd., M.Or. Beliau menyampaikan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT, terlihat dari bertambahnya jumlah hewan kurban di Fakultas Vokasi tahun ini. "Semoga kedepannya jumlah shohibul qurban fakultas vokasi semakin bertambah mengikuti kesejahteraan dari para Dosen dan Tendik," harapnya.

    Momen puncak tiba saat seekor sapi dan enam ekor kambing siap untuk dikurbankan. Satu sapi dikurbankan atas nama tujuh orang shohibul qurban, yaitu:Prof Dr Komarudin S.Pd M.A.,Dr. Tri Hadi Karyono, S.Pd., M. Or., Prof. Dr. Drs. Subagyo, M.Pd., Drs. Ir. Moch Solikin, M.Kes., Dr. Ir. Heri Wibowo, ST., MT., Dr. Ir. Sutopo, S.Pd., M.T., Rr Chusnu Syarifa Diah K, S.A.B.,M.Si.

    Sementara itu, enam ekor kambing dikurbankan atas nama enam orang shohibul qurban, yaitu Dr. Danardono, M.Or., Dr. Ir. Hartoyo, S.Pd., M.Pd., MT., Agung Wahyu Nugroho, S.Pd., M.Or, Triyanto, S.Sn., M.A., Ahmad Samlawi, S.E., M.Si., Hasna Hayati binti Harban

    Proses penyembelihan hewan kurban berlangsung dengan khidmat dan lancar. Daging kurban kemudian diolah dan dibagikan kepada masyarakat sekitar sebagai wujud kepedulian dan berbagi kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha.( Rom )

  • Post date: Wednesday, 12 June, 2024 - 11:11
    Isi:

    Prodi Pengobatan Tradisional Indonesia (PTI) Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan penyelarasan kurikulum prodi dengan Permenkes No 17 Tahun 2023, Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023, dan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 5 Juni 2024, bertempat di Ruang Sidang Gedung Layanan Akademik FV UNY yang dihadiri oleh dosen dan mahasiswa Prodi Pengobatan Tradisional Indonesia.

    Penyelarasan kurikulum ini bertujuan untuk memastikan kurikulum Prodi PTI UNY selalu mutakhir dan sesuai dengan kebutuhan terkini di bidang kesehatan tradisional. Narasumber dalam kegiatan ini adalah dr. Chusnun Hendarto dari Dinas Kesehatan Kulon Progo dan dr. Ahmad Riyanto dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul.

    Dalam sambutannya, Koorprodi Pengobatan Tradisional Indonesia, Prof. Dr. Ali Satia Graha, M.Kes., menyampaikan bahwa Prodi PTI UNY berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing dalam bidang kesehatan tradisional. "Kurikulum yang selaras dengan kebutuhan terbaru ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang siap bekerja di berbagai bidang kesehatan tradisional, baik sebagai praktisi, peneliti, maupun pendidik," ujarnya.

    dr. Chusnun Hendarto dalam paparannya menyampaikan tentang pentingnya peran Prodi PTI dalam pengembangan dan pemanfaatan pengobatan tradisional di Indonesia. "Pengobatan tradisional memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan dimanfaatkan dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Prodi PTI memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang ini," terangnya.

    Sementara itu, dr. Ahmad Riyanto menyampaikan tentang peluang kerja bagi lulusan Prodi PTI di DUDI. "Banyak peluang kerja yang terbuka bagi lulusan Prodi PTI di DUDI, seperti di klinik pengobatan tradisional, rumah sakit, BPPOM, dan industri obat tradisional," ungkapnya.

    Kegiatan penyelarasan kurikulum ini diharapkan dapat menghasilkan kurikulum Prodi PTI UNY yang lebih berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan terkini di bidang kesehatan tradisional. Hal ini pada akhirnya diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing di dunia kerja.

  • Post date: Wednesday, 12 June, 2024 - 00:00
    Isi:

    Dalam rangka memperkuat pemahaman dan wawasan mahasiswa tentang produksi obat-obatan dari bahan herbal, Prodi Pengobatan Tradisional Indonesia (PTI) Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta mengadakan kunjungan industri ke PT Sido Muncul pada hari Selasa, 11 Juni 2024. Kunjungan ini diikuti oleh seluruh mahasiswa di Prodi PTI UNY yang didampingi oleh tim dosen pengampu mata kuliah. Acara berlangsung dari pagi hingga siang hari, diawali dengan sambutan dari perwakilan Prodi PTI UNY dan PT Sido Muncul.

    Kegiatan dimulai dengan pemaparan dari tim humas PT Sido Muncul tentang sejarah berdirinya PT Sido Muncul secara detail dan rinci. Selanjutnya, mahasiswa diajak berkeliling pabrik untuk melihat secara langsung proses produksi obat-obatan herbal, mulai dari pemilihan dan standar penyimpanan bahan baku, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi. Selama kegiatan kunjungan disetiap lini proses, tim humas menjelaskan setiap tahapan dan lokasi yang dikunjungi sehingga mahasiswa mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana obat-obatan herbal Sido Muncul dibuat.

    Selain proses produksi yang dilalui dalam pembuatan obat, mahasiswa juga mendapatkan materi tentang pengembangan produk yang akan dihasilkan oleh PT Sido Muncul. Bahan baku yang telah digunakan dalam semua produk kurang lebih 160 jenis bahan baku tanaman obat herbal dan telah menghasilkan 320 varian produk yang telah beredar di Tengah Masyarakat.

    Setelah puas menjelajahi pabrik, para mahasiswa diajak untuk berkeliling dan mengunjungi mini zoo dan kebun tanaman herbal yang dimiliki oleh PT Sido Muncul Tbk. Di mini zoo, mahasiswa dapat melihat berbagai hewan yang dipelihara seperti harimau, kuda, burung, buaya dan lain-lain, sedangkan di kebun tanaman herbal, mahasiswa dapat melihat berbagai jenis tanaman obat yang digunakan untuk bahan baku pembuatan obat-obatan Sido Muncul.

    Kunjungan industri diakhiri dengan berkumpul di aula untuk melakukan sesi diskusi dan tanya jawab seputar produksi obat-obatan herbal di PT Sido Muncul. Antusiasme mahasiswa terlihat jelas saat mereka mengajukan berbagai pertanyaan tentang berbagai hal, mulai dari proses penanaman dan pemilihan bahan baku yang unggul, produksi, pengemasan, distribusi, dan pengolahan limbah produksi menjadi limbah yang aman untuk dibuang. Selama sesi diskusi dan tanya jawab tim PT Sido Muncul dengan sabar dan profesional menjelaskan setiap pertanyaan secara runtut dan terperinci, sehingga mahasiswa mendapatkan informasi yang lengkap dan bermanfaat.

    Kunjungan industri ke PT Sido Muncul memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa Prodi Pengobatan Tradisional Indonesia (PTI) Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Mahasiswa mendapatkan pemahaman, wawasan, dan pengalaman yang mendalam tentang proses produksi obat-obatan herbal yang baik, berkualitas dan sesuai standar keamanan untuk dikonsumsi. Pengetahuan ini sangat penting bagi mereka, karena nantinya mereka akan terjun langsung ke dunia kerja di bidang ini.

    Secara keseluruhan, kunjungan industri ke PT Sido Muncul Tbk diharapkan dapat menumbuhkan minat mahasiswa PTI UNY untuk menjadi wirausahawan di bidang obat-obatan herbal. Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman yang mereka dapatkan, diharapkan mereka dapat berkontribusi dalam pengembangan industri obat-obatan herbal di Indonesia.

  • Post date: Thursday, 6 June, 2024 - 10:57
    Isi:

    Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing. Dosen dan mahasiswa Prodi Pengobatan Tradisional Indonesia (PTI) telah mengikuti Uji Kompetensi Skema Terapis Dasar SPA yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Pariwisata dan Spa Indonesia (LSP PARSI) pada tanggal 3-4 Juni 2024 di Ruang Sidang Utama Gedung Layanan Akademik (GLA) lantai 4 Fakultas Vokasi.

    Dekan Fakultas Vokasi UNY, Prof. Dr. Komarudin, M.A., menyambut baik kegiatan uji kompetensi ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu upaya Prodi Pengobatan Tradisional FV UNY untuk meningkatkan kualitas lulusan dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi dunia kerja. "Uji kompetensi ini sangat penting bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan dan keahlian mereka di bidang terapis dasar spa. Dengan memiliki sertifikat kompetensi, mahasiswa akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan di industri spa," ujar Prof. Komarudin.

    Uji kompetensi ini diinisiasi oleh Koorprodi Pengobatan Tradisional Indonesia FV UNY, Prof. Dr. Ali Satia Graha, M.Kes., sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kompetensi dosen dan mahasiswa di bidang wellness. "Kerja sama dengan LSP PARSI ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan lulusan Prodi PTI UNY. Kami berharap dengan adanya sertifikasi ini, bagi dosen akan lebih siap dan matang dalam memberikan pembelajaran wellness dan bagi mahasiswa akan lebih siap untuk terjun ke dunia kerja dan bersaing di industri spa," ujar Prof. Ali Satia Graha.

    Kegiatan uji kompetensi ini akan dilaksanakan selama dua hari di Ruang Sidang Utama Gedung Learning Center (GLA) FV UNY. Uji kompetensi ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa dari Prodi PTI UNY. Direktur LSP PARSI, Ibu Dr. Lastiani Warih Wulandari, S.E., M.M., sekaligus owner Putri Kedaton Griya Spa Yogyakarta, turut hadir dalam kegiatan ini dan memberikan dukungan penuh kepada para peserta.

    "Kami sangat mengapresiasi komitmen Prodi Pengobatan Tradisional Indonesia UNY dalam meningkatkan kualitas lulusannya melalui uji kompetensi ini. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut di masa depan," ujar Ibu Dr. Lastiani.

    Uji kompetensi ini merupakan salah satu bukti komitmen Prodi PTI Fakultas Vokasi UNY untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing. Dengan memiliki sertifikat kompetensi, para dosen dan mahasiswa Prodi Pengobatan Tradisional Indonesia FV UNY diharapkan dapat berkontribusi lebih nyata dalam pengembangan industri spa di Yogayakarta dan Indonesia.

Pages