OUR NEWS
  • Post date: Friday, 29 September, 2023 - 08:03
    Isi:

    Fakultas Vokasi UNY ikut berpartisipasi dalam peluncuran pelaksanaan Ekosistem Kemitraan antara Pendidikan Vokasi, Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dan Pemerintah Daerah Yogyakarta yang diselenggarakan baru baru ini di Sekolah Vokasi UGM. Kegiatan ini merupakan kolaborasi dengan Sekolah Vokasi UGM dan Akademi Komunitas Negeri Seni Budaya (AKNSB). Ketiga PTV tersebut merukan tim konsorsium Ekosistem kemitraan untuk Daerah Yogyakarta.

    Kegiatan ini menampilkan narasumber yang menilik berbagai topik pemasalahan didaerah, trend, dan daya dukungnya. Melalui diskusi interaktif dengan beberapa narasumber antara lain Robby Kusumaharta (Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi dan Keanggotaan KADIN DIY), Aria Nugrahadi, S.T., M.Eng. (Kepala Disnaker DIY), dan Dr. Didik Wardaya, S.E., M.Pd. (Kepala Disdikpora DIY).

    Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah merupakan program riset yang diselenggarakan oleh Dirjen Pendidikan Vokasi Kemdikbud Ristek melalui pendanaan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Program ini mengacu pada grand design riset pengembangan daerah melalui potensi dan keunggulan daerah serta agenda prioritas pembangunan daerah yang dilaksanakan dalam kurun waktu 3 tahun.

    Program ini bertujuan untuk mensinergikan kemitraan dan penyelarasan antar Pendidikan vokasi dan pemangku kepentingan daerah untuk menghasilkan policy brief yang berisi workforce planning dan innovation planning. Hal ini untuk memberi gambaran tentang klaster inovasi berbasis potensi atau kebutuhan daerah dan untuk menghasilkan inovasi baik dalam bentuk model/sistem/produk/desain yang dibutuhkan bagi pengembangan sector prioritas daerah.

    Menurut, Dr. Tri Hadi Karyono, M.Or, selaku tim periset dari Fakultas Vokasi bahwa program ini merupakan bagian dari ikut serta Fakultas Vokasi dalam bersinergi dan berkolaborasi dengan (DUDI) dan pengembangan agenda prioritas daerah.

    “Vokasi sebagai pencetak lulusan yang terampil, profesioal dan siap untuk berkiprah di dunia usaha dunia industri (DUDI) diharapkan dapat ikut andil dalam menciptakan kualitas SDM yang unggul. Hal ini selaras sinergi “Pentahelix antara Perguruan Tinggi-Pemerintah Daerah- DUDI- Media dan Komunitas untuk dapat mendorong mendorong inovasi sesuai dengan potensi daerah dan keberadaan tenaga kerja yang unggul dan kompeten dari pendidikan vokasi. “ imbuh Tri Hadi.

  • Post date: Wednesday, 27 September, 2023 - 09:22
    Isi:

    Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Vokasi menggelar kegiatan Vokasi Muda Berdaya" di Dusun Pringombo, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul, selama tiga hari dua malam, 22-24 September 2023. Kegiatan ini merupakan program kerja Departemen Sosial Masyarakat BEM FV Universitas Yogyakarta. Menurut Raihan, Ketua pelaksana Vokasi Muda Berdaya BEM KM FV kegiatan ini di bertujuan memberikan kontribusi postif dengan meningkatkan kualitas SDM melalui pembekalan ilmu, membangun jiwa kepekaan dan kepedulian sosial masyarakat di Dusun Pringombo dengan bantuan dari relawan para mahasisa Fakultas Vokasi.

    “Kegiatan memberikan pengalaman berharga bagi kami mahasiswa untuk belajar lebih banyak tentang kehidupan di tengah-tengah masyarakat dan mengembangkan empati serta jiwa sosial yang tinggi.”imbuh Raihan.

    Dalam sesi seminar entrepreunership, Kurniawan Fahmi, Ketua KSPPS BMT Dana Insani bahwa kegiatan seperti ini dapat meningkatkan ketrampilan Masyarakat berwirausaha dan memberikan Pendidikan postif kepada remaja.

    Senada dengan itu, menurut Faishal Alam S.Pd., narasumber dalam bidang kewirausahaan “Peran masyarakat sangat penting dalam mendukung proses pendidikan formal dengan menciptakan lingkungan belajar, mendukung fasilitas belajar, dan memberikan dukungan moral dan sosial kepada siswa”.

    Kepala Dukuh Dusun Pringombo, Nglipar, Rustiadi memberikan apreasiasi yang tinggi bagi para mahasiswa yang telah berkontrtribusi untuk terjun ke masyarakat dan memberikan sumbangsih nyata melalui kegiatan edukasi baik berupa kelas Pendidikan bagi anak SD, lomba voly, bazar pakaian layak pakai serta kegiatan api unggun.

    Kegiatan "Vokasi Muda Berdaya" disambut baik oleh para Masyarakat. Menurut salah satu warga, ibu Meni merasa senang dengan keberadaan para mahasiswa di dusun Pringombo “Senang sekali para panitia Vokasi Muda Berdaya datang ke Dusun Pringombo ini untuk meningkatkan kualitas SDM nya, kami merasa terbantu atas kedatangan kalian. Jangan melupakan Dusun Pringombo yaa. Untuk kalian para panitia Vokasi Muda Berdaya tetap semangat menjadi mahasiswa”, ujar Ibu Meni.

    Selaras, menurut Arnes Syaputri, "Senang banget ada kakak-kakak "Vokasi Muda Berdaya" yang sudah membuat kegiatan kelas pendidikan anak SD dan kegiatan api unggun. Semoga kakak-kakak "Vokasi Muda Berdaya" tidak melupakan kami yang ada di Dusun Pringombo", ujar Arnes Syaputri selaku anak-anak Dusun Pringombo. (firman/tha)

  • Post date: Wednesday, 23 August, 2023 - 09:18
    Isi:

    Mahasiswa Fakultas Vokasi UNY berhasil meraih empat kejuaraan dalam lomba Vokasi Nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Vokasi UNY 2023 secara daring baru baru ini. Lomba Vokasi Nasional memperlombakan dua kategori yaitu desain fesyen dan cipta menu dan resep. Untuk Kategori desain Fesyen, Fakultas Vokasi berhasil meraih Juara I oleh Tim Mesada dan Juara III oleh Tim Jakalacme. Sedangkan untuk kategori cipta menu dan resep berhasil meraih Juara 1 oleh tim Limunous dan juara 2 oleh tim sutil. Lomba ini dikuti oleh 178 mahasiswa terdiri dari 48 tim dari 11 perguruan tinggi di Indonesia.

    Menurut Ketua Panitia, Ardy Seto Priambodo,M.Eng. menyampaikan bahwa lomba vokasi nasional ini merupakan ajang kejuaraan pertama kali yang diselenggarakan oleh Fakultas Vokasi. Kategori yang diperlombakan adalah tentang desain fesyen dan cipta menu dan resep. “Pada bidang lomba Desain Fesyen yakni Pembuatan Desain Kostum Dance Bertema Mix Culture, dan pada bidang lomba Cipta Menu dan Resep yakni Menu Bekal Sekolah Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) untuk Anak Autis, ungkap Ardy.

    Menurut Menurut Wakil Dekan Akademik, kemahasiswaan dan Alumni, Dr.Ir. Sutopo, M.T. menyampaikan bahwa lomba vokasi nasional merupakan komitmen UNY untuk terus berkiprah dalam dunia vokasi. Lomba ini merupakan wadah dan ajang kompetisi bagi bagi mahasiswa vokasi menunjukkan kompetensi sesuai dengan bidang keilmuan untuk mendapatkan pengakuan dan award secara sportif. “dengan mengikuti lomba seperti sebagai ajang bagi para mahasiswa untuk memiliki kemampuan berkembang lebih baik lagi, bisa saling sharing ilmu dengan rekan sejawat sehingga kedepannya bisa berkolaborasi menciptakan inovasi terbaru”, ungkap Sutopo.

    Selain itu dengan lomba ini mahasiswa akan mendapatkan masukan dari para juri dan rekan sebagai sarana belajar untuk bahan evaluasi agar lebih baik lagi,” harap Sutopo. (Laila Nurul/TH)

  • Post date: Tuesday, 18 July, 2023 - 14:36
    Isi:

    Baru – baru ini telah dikenalkan Ecoprinting sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena Ecoprint belum banyak yang mengembangkan, sehingga akan menjadi peluang bagi ibu- ibu PKK untuk membuka bisnis baru disela-sela rutinitas. Program Studi D-IV Tata Busana Fakultas Vokasi dalam rangka Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mengenalkan ecoprinting dengan mengusung tema “Pelatihan Ecoprint untuk Pemberdayaan Ekonomi Keluarga”.

    Kegiatan ini dilakukan Bersama ibu-ibu PKK Padukuhan Kalipacung, Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang dihadiri sebanyak 24 orang.

    Tim ini diketuai oleh Nur Kholifah, S.Pd., M.Pd. dan anggota yang terlibat diantaranya Triyanto, S.Sn., M.A. Noor Fitrihana, S.T., M.Eng. Hanifah Nur Istanti, M.Pd., Gina Eka Putri, M.Pd. serta pendamping pelatihan oleh mahasiswa diantaranya Desfina Mafiroh, Vaisa Ayu Ningrum, Tatina Tadiq Zavayana, Putri Amani dan Zahada Rahma Devi.

    Dalam sambutannya Koorprodi D-IV Tata Busana, Triyanto, S.Sn.,M.A. menyampaikan pentingnya karya-karya dosen dan mahasiswa untuk ditransformasikan pada masyarakat. Hal ini juga seiring dengan implementasi visi dan misi lembaga. “Pendidikan tinggi D-IV hadir di tengah-tengah masyarakat dalam menghadapi tantangan ke depan. Salah satunya yaitu peluang baru bagi pengrajin batik atau ibu-ibu yang memiliki minat dalam pengembangan batik dengan cara-cara yang baru, salah satunya adalah Ecoprint dengan memanfaatkan bahan alam yang ramah lingkungan (ecofriendly)’, tegas Triyanto.

    Dalam kegiatan tersebut, Ketua PPM Nur Kholifah, M.Pd. menyampaikan kegiatan ini difokuskan pada Ecoprint dengan Teknik pounding. “Bahan-bahan yang dipilih dan digunakan banyak tersedia di alam, bahkan dilingkungan sekitar tempat tinggal, hal ini akan memudahkan bagi ibu ibu PKK dalam berkreasi.” ungkap Nur Kholifah.

    Dalam kegiatan tersebut dijelaskan materi tentang Ecoprit beserta tahapan pembuatan batik berbasis Ecoprint. Ecoprint yang dikenalkan kepada ibu-ibu PKK yaitu teknik pounding. Teknik ini dilakukan dengan memukulkan daun di atas kain menggunakan palu untuk mengekstraksi pigment warna. Tidak semua daun dapat menghasilkan motif yang bagus. Beberapa daun yang direkomendasikan diantaranya daun jati, aneka daun tanaman hias dan lain sebagainya.

    Tahapan ini yang harus dilakukan adalah membentangkan kain di atas meja lalu menempelkan daun-daun yang telah dipilih dan dikreasi. Selanjutnya memukul daun dengan hati-hati hingga warna daun menempel pada kain dan membentuk motif daun. Angkat secara perlahan daun agar tidak merusak motif dasar dan celup kain dengan tawas atau tunjung. Terakhir, jemur kain di area tanpa sinar matahari.

    Selanjutnya, tim pengabdian merencanakan untuk mencoba dengan menggunakan teknik kukus atau mix dan menjadikan produk bernilai jual seperti tas, aksesoris dan lain sebagainya.

    Menurut salah satu peserta, Tri menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat sekali dan menambah pengetahuan dan ketrampilan. “Rencananya setelah kegiatan ini kita akan membuat seragam PKK,” imbuh Tri.

    “Semoga masyarakat dapat menerima baik pelatihan ini dan memiliki semangat untuk selalu mengembangkan dan berkreasi dalam membuat kerajinan batik dengan Ecoprint. Tak lupa kita ucapkan terimakasih atas kerjasama yang baik selama pelatihan.” ungkap Nur Kholifah.

Pages