OUR NEWS
  • Post date: Tuesday, 18 July, 2023 - 14:36
    Isi:

    Baru – baru ini telah dikenalkan Ecoprinting sebagai bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Karena Ecoprint belum banyak yang mengembangkan, sehingga akan menjadi peluang bagi ibu- ibu PKK untuk membuka bisnis baru disela-sela rutinitas. Program Studi D-IV Tata Busana Fakultas Vokasi dalam rangka Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) mengenalkan ecoprinting dengan mengusung tema “Pelatihan Ecoprint untuk Pemberdayaan Ekonomi Keluarga”.

    Kegiatan ini dilakukan Bersama ibu-ibu PKK Padukuhan Kalipacung, Bangunjiwo, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta yang dihadiri sebanyak 24 orang.

    Tim ini diketuai oleh Nur Kholifah, S.Pd., M.Pd. dan anggota yang terlibat diantaranya Triyanto, S.Sn., M.A. Noor Fitrihana, S.T., M.Eng. Hanifah Nur Istanti, M.Pd., Gina Eka Putri, M.Pd. serta pendamping pelatihan oleh mahasiswa diantaranya Desfina Mafiroh, Vaisa Ayu Ningrum, Tatina Tadiq Zavayana, Putri Amani dan Zahada Rahma Devi.

    Dalam sambutannya Koorprodi D-IV Tata Busana, Triyanto, S.Sn.,M.A. menyampaikan pentingnya karya-karya dosen dan mahasiswa untuk ditransformasikan pada masyarakat. Hal ini juga seiring dengan implementasi visi dan misi lembaga. “Pendidikan tinggi D-IV hadir di tengah-tengah masyarakat dalam menghadapi tantangan ke depan. Salah satunya yaitu peluang baru bagi pengrajin batik atau ibu-ibu yang memiliki minat dalam pengembangan batik dengan cara-cara yang baru, salah satunya adalah Ecoprint dengan memanfaatkan bahan alam yang ramah lingkungan (ecofriendly)’, tegas Triyanto.

    Dalam kegiatan tersebut, Ketua PPM Nur Kholifah, M.Pd. menyampaikan kegiatan ini difokuskan pada Ecoprint dengan Teknik pounding. “Bahan-bahan yang dipilih dan digunakan banyak tersedia di alam, bahkan dilingkungan sekitar tempat tinggal, hal ini akan memudahkan bagi ibu ibu PKK dalam berkreasi.” ungkap Nur Kholifah.

    Dalam kegiatan tersebut dijelaskan materi tentang Ecoprit beserta tahapan pembuatan batik berbasis Ecoprint. Ecoprint yang dikenalkan kepada ibu-ibu PKK yaitu teknik pounding. Teknik ini dilakukan dengan memukulkan daun di atas kain menggunakan palu untuk mengekstraksi pigment warna. Tidak semua daun dapat menghasilkan motif yang bagus. Beberapa daun yang direkomendasikan diantaranya daun jati, aneka daun tanaman hias dan lain sebagainya.

    Tahapan ini yang harus dilakukan adalah membentangkan kain di atas meja lalu menempelkan daun-daun yang telah dipilih dan dikreasi. Selanjutnya memukul daun dengan hati-hati hingga warna daun menempel pada kain dan membentuk motif daun. Angkat secara perlahan daun agar tidak merusak motif dasar dan celup kain dengan tawas atau tunjung. Terakhir, jemur kain di area tanpa sinar matahari.

    Selanjutnya, tim pengabdian merencanakan untuk mencoba dengan menggunakan teknik kukus atau mix dan menjadikan produk bernilai jual seperti tas, aksesoris dan lain sebagainya.

    Menurut salah satu peserta, Tri menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat sekali dan menambah pengetahuan dan ketrampilan. “Rencananya setelah kegiatan ini kita akan membuat seragam PKK,” imbuh Tri.

    “Semoga masyarakat dapat menerima baik pelatihan ini dan memiliki semangat untuk selalu mengembangkan dan berkreasi dalam membuat kerajinan batik dengan Ecoprint. Tak lupa kita ucapkan terimakasih atas kerjasama yang baik selama pelatihan.” ungkap Nur Kholifah.

  • Post date: Monday, 17 July, 2023 - 11:36
    Isi:

    “Angkatan kerja di Indonesia akan semakin banyak menanggung beban ganda atau sebagai sandwich generation. Anak muda Indonesia harus mempunyai kompetensi berharga. Kualifikasi angkatan kerja Indonesia masih kurang dibandingkan dengan tantangan kompleksitas pekerjaan masa kini dan masa depan. Sehingga akses perguruan tinggi harus diperbesar. Perguruan tinggi masa depan memiliki biaya pendidikan yang terjangkau, beasiswa pendidikan, jadwal belajar yang fleksibel, kesempatan kerja sambal kuliah sehingga akan menciptakan peluang kerja lulusan yang tinggi, tutur Dr. Ir. Kiki Yulianti, M.Sc., Direktur Jendral Pendidikan Vokasi pada Studium General dengan tema Peluang dan Tantangan Pendidikan Vokasi di Era 4.0 pada Jumat (14/7) di Ruang Sidang Utama Gedung Layanan Akademik Fakultas Vokasi UNY.

    Pada kesempatan tersebut, Dr. Ir. Kiki Yuliati, M.Sc menyampaikan pendidikan vokasi masa depan, diharapkan memiliki karakteristik diantaranya kurikulum dengan capaian pembelajaran yang relevan dan jelas, capaian pembelajaran berorientasi masa depan dan proses belajar memberi pengalaman belajar mutakhir, dan memanfaatkan semaksimal mungkin. Sehingga dapat diakses oleh siswa dimana pun berada termasuk waktu belajar yang fleksibel.

    “Mudah-mudahan proyeksi perubahan pendidikan vokasi yang berfokus dan berorientasi pada mahasiswa, menuju transformasi sistemik. Transformasi pada mindset cara pikir dan cara kerja, dan membangun ekosistem pendidikan berbasis nilai akademik, budaya dan kemanusiaan dapat tercapai. Sehingga target transformasi pendidikan tinggi yang unggul diakui global, PTV dengan visi masa depan yang kuat, dan PTV yang otonom terwujud dengan maksimal,” harap Dirjen PV.

    Dalam sambutan pembuka, Rektor UNY, Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes. menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Dirjen Pendidikan Fakultas Vokasi. Sembari memohon doa restu atas transformasi UNY dari BLU menjadi PTN BH, dengan kinerja dan semangat keras untuk mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, kreatif, inovatif dan berkelanjutan.

    Ketua Majelis Wali Amanat (MWA), Prof. Suyanto, Ph.D. mengungkapkan bahwa acara ini sangat penting bagi yang mengelola pendidikan Vokasi. “Fakultas Vokasi yang belum genap satu tahun ini membutuhkan dukungan dari ibu Dirjen. Untuk menguatkan dan memberi semangat kita dalam menata dan mengembangkan Pendidikan Vokasi. Sebagai pendatang baru ditahun pertama merupakan tahapan untuk membranding Fakultas Vokasi agar lebih dikenal oleh masyarakat. Sehingga akan banyak masyarakat yang akan memilih Fakultas Vokasi sebagai rujukan sekolah kevokasian, “imbuh Suyanto.

    Dalam laporannya, Dekan Fakultas Vokasi, Prof. Dr. Komarudin, S.Pd., M.A menuturkan bahwa menghadirkan Ibu Dirjen disaat fakultas vokasi ini baru saja lahir harapannya akan mendapat dukung, pencerahan dan arahan tentang Pendidikan vokasi yang bersinergi, berkontribusi secara signifikan terhadap kemajuan Pendidikan di bidang vokas. “Kedepan, semoga Pendidikan vokasi menjadi lebih kuat dan Pendidikan vokasi yang memiliki otonom dapat tercapai,” harap Komarudin.

    Diakhir acara, Dirjen Pendidikan dengan didampingi Rektor, ketua MWA, segenap pimpinan universitas dan tamu undangan mengunjungi laboratorium kewirausahaan di Plaza UNY Kampus Wates. Dalam kunjungan tersebut rombongan menyaksikan langsung stand- stand kewirausahaan yang dikelola oleh mahasiswa berbasis keprodian. (Tusti)

  • Post date: Monday, 12 June, 2023 - 12:06
    Isi:

    Tim UNY berhasil meraih juara 1 pada kejuaraan Tenis beregu Rektor UNY Cup ke – 9 tahun 2023 dalam rangka dies natalis UNY yang ke- 59 pada hari sabtu-minggu (27-28/5) di GOR Fakultas Vokasi Kampus Wates. Tim UNY berhasil unggul point 2-1 dari tim Menoreh. Untuk juara 3 bersama berhasil diraih oleh Tim POP dan tim Kalibawang.

    Menurut ketua Pelaksana kegiatan, Dr. Tri Hadi Karyono, M.Or. Kejuaraan tenis ini diikuti oleh 8 tim/klub dari Tim UNY, tim Latec, Tim Kemenag, Tim Pop, Tim PTWP, Tim Dikpora KP, Tim Kalibawang dan Tim Menoreh. “ Pertandingan pada babak penyisihan menggunakan sistem setengah kompetisi yang dibagi menjadi 2 pool , masing- masing pool terdiri dari 4 regu. Juara dan runner up tiap pool berhak maju ke fase berikutnya untuk mengikuti semi final (4 besar) dengan sistem gugur, “ ungkap Tri Hadi.

    Dalam penutupan kejuaraan Rektor UNY, Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes. menyampaikan selamat kepada pemenang dan berharap kegiatan kejuaraan ini dapat memotivasi dan membangkitkan talenta olahraga di daerah Kulon Progo. “Fakultas Vokasi UNY yang berada di Kulon Progo ini merupakan investasi UNY dengan membangun sarana dan prasana pendukung perkuliahan baik itu kolam renang, GOR, maupun stadion. Dalam penggunaanya dioptimalkan untuk meningkatkan kualitas atlet di Kulon Progo. UNY siap bersinergi dalam penyediaan venue untuk event olahraga yang diselenggarakan di Kulon Progo. Dan bagi para calon mahasiswa yang mempunyai prestasi olahraga, UNY memiliki seleksi masuk dengan jalur prestasi untuk dapat berkuliah di UNY, “ ungkap Sumaryanto.

  • Praktisi-PTI-2023
    Post date: Tuesday, 30 May, 2023 - 08:25
    Isi:

    Prodi Pengobatan Tradisional Indonesia (PTI) mengundang ahli dalam bidang terapi Herbal dari Jamu “Mitra Sehat”, Sutrisno pada (25/5/2023) pada kegiatan kuliah bersama praktisi industri di Ruang Sidang Utama Gedung Layanan Akademik Fakultas Vokasi. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah Farmakologi Herbal. Pada kesempatan ini Sutrisno menyampaikan wawasan dan pengetahuan kepada para dosen dan mahasiswa prodi Sarjana Terapan PTI tentang khasiat tanaman herbal yang dapat meningkatkan dan memelihara kekebalan tubuh.

    Sutrisno menyampaikan tentang berbagai bahan herbal yang telah terbukti meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi risiko penyakit, contohnya Jahe, Kunyit, Temulawak, daun Gambir, Sirih, Minyak Kelapa Murni, Kakao, Secang, dan Minyak Eukaliptus..

    "Tanaman herbal memiliki kekuatan alami yang dapat mendukung dan memelihara kekebalan tubuh kita. Beberapa tanaman ini kaya akan senyawa bioaktif yang dapat meningkatkan respons kekebalan dan membantu melawan penyakit. Secang, kakao, dan jahe, dan dapat diintegrasikan ke dalam gaya hidup sehari-hari.," imbuh Sutrisno.

    Menurut Ketua Prodi Sarjana Terapan PTI, Dr. Ali Satia Graha, M.Kes. menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada para mahasiswa untuk potensi tanaman herbal sebagai pilihan alami untuk meningkatkan kesehatan dan kekebalan tubuh

    “Dalam kesempatan ini para mahasiswa juga mendapatkan pengalaman langsung untuk melihat dan mempraktekkan tentang bagaimana mengolah tanaman herbal sebagai bahan untuk kesehatan dan meningkatkan sistem imun tubuh.” Ungkap Ali.

    Harap Ali, kegiatan ini akan akan merangsang minat lebih lanjut dan optimalisasi pemanfaatan tanaman herbal sebagai pendekatan holistik untuk kesehatan. Dengan semakin berkembangnya kesadaran akan pentingnya gaya hidup sehat, kegiatan ini menjadi langkah positif dalam memperkenalkan peserta pada potensi tanaman herbal untuk mendukung kekebalan tubuh secara alami.

    Pada sesi diskusi dan tanya jawab Mahasiswa PTI, Erma Febrianti, menyampaikan antusiasnya mendapatkan pengalaman, pengetahuan dan wawasan baru tentang kekuatan tanaman herbal dan bagaimana kita dapat mengambil manfaat dari kearifan alam untuk menjaga kesehatan kita, (Titis/Tha)

Pages