OUR NEWS
  • Post date: Thursday, 8 September, 2022 - 10:35
    Isi:


    UNY Kampus Wates menerima kunjungan dari Dewan Pertimbangan UNY di ruang pertemuan UNY kampus Wates baru baru ini. Pada kesempatan tersebut hadir Sekretaris Dewan Pertimbangan, Prof. Dr. Achmad Dardiri, M.Hum, anggota Dewan Pertimbangan Prof. Dr.Ajat Sudrajat, M.Ag., dan Kanjeng Pangeran Haryo Indrokusumo.

    Dalam sambutannya Ketua Pengelola UNY Kampus Wates, Dr. Komarudin, MA Menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan Dewan Pertimbangan. “Kami menyambut dengan rasa bahagia atas kunjungan Dewan Pertimbangan UNY di UNY Kampus Wates. Semoga dengan kunjungan ini dapat memberikan motivasi dan arahan bagi UNY Kampus Wates untuk lebih berkembang dan lebih baik lagi,” ungkap Komarudin.

    “UNY Kampus Wates memiliki berbagai fasilitas baik akademik maupun non akademik yang dapat digunakan oleh stakeholder UNY seperti Laboratorium Vokasi, Asrama/Dormitory UNY Kampus Wates, Kolam renang, Auditorium UNY Kampus Wates serta yang sedang persiapan untuk segera launching adalah Plaza UNY. Plaza UNY ini terdiri dari empat lantai dengan lantai 1 dan 2 diisi sebagai showroom serta lantai 3 dan 4 sebagai hotel,” pungkas Komarudin.

    Sekretaris Dewan Pertimbangan UNY, Prof. Dr. Achmad Dardiri, M.Pd dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa kunjungan Dewan Pertimbangan ini sebagai rangkaian dari persiapan UNY untuk menuju PTN-BH. “Dalam tugasnya Dewan Pertimbangan UNY memiliki fungsi untuk memberikan pertimbangan yang bersifat non akademik kepada Rektor UNY. Dan maksud tujuan kami adalah dalam rangka memperoleh informasi tentang kesiapan UNY Kampus Wates dalam menuju UNY PTN BH. Hal ini sebagai bahan masukan dan pertimbangan terhadap Rektor UNY,”jelas Achmad Dardiri.

    “Diharapkan banyak potensi yang bisa disumbangkan oleh UNY Kampus Wates jika kelak UNY menjadi PTN BH baik potensi dalam bidang olahraga rekreasi ataupun pengelolaan plaza UNY. Pengelolaan plaza diharapkan dapat memberikan terobosan baru seperti bersinergi dengan UMKM Kulon Progo. Serta diharapkan mendorong untuk menggunakan produk sendiri, bela beli UNY sebagai langkah awal untuk mengoptimalisasikan produk produk UNY, pungkas Achmad Dardiri.

    Kunjungan tersebut diakhiri dengan meninjau langsung ke seluruh area UNY Kampus Wates mulai dari ruang kelas, laboratorium, asrama, kolam renang, auditorium, dan plaza UNY.

  • Post date: Friday, 26 August, 2022 - 15:06
    Isi:

    Mahasiswa Sarjana Terapan Tata Busana UNY Kampus Wates, Gista Al Rahma Deishara dan Euodia Caesaria meraih juara 1st Runner up (Juara 2) Costume Design Competition dengan kategori lomba Contemporer Design. Juara Harapan 1 Textile Design Competition dan Juara Harapan 2 Costume Design Competition dalam kategori local. Bersama rekan satu tim dari mahasiswa S1 Tata Busana Lilian Nourmalita dan Farradila Wulandari berhasil mengharumkan nama UNY dalam kancah internasioanl The Melayu Textile Conservation Project - Melayu,yang dilaksanakan dari tanggal 5-7 Agustus 2022 di Yala Thailand.

    Menurut Gisa dalam paparannya menyampaikan bahwa gelaran perlombaan Costume Design Competition dan Textile Design Competition dibagi menjadi tiga kategori yaitu kontemporer, lokal dan royal. Peserta dari perlombaan ini dari Thailand, Malaysia dan Indonesia yang terdiri dari peserta umum mulai dari mahasiswa, entrepreneur, dan masyarakat umum.

    “Kita sangat bersyukur dapat meraih kejuaraan dalam event ini walaupun persiapannya sangat singkat kita dapat memberikan yang terbaik. Mulai dari kita mempersiapkan produk sesuai dengan kategori lomba yang diikuti, setelah itu kami mendaftarkan diri dalam perlombaan tersebut. Pada akhirnya kita diumumkan sebagai kontestan yang lolos untuk menghadiri event tersebut. setelah pengumuman tersebut kami segera menyiapkan diri untuk menghadiri acara tersebut, mempersiapkan barang untuk pameran dan menyiapkan produk yang dilombakan.” ungkap Gisa.

    Dalam acara tersebut juga digelar seminar dengan narasumber dari Indonesia Afif Ghurub Bestari dan Kusminarko Warno dan Direktur Bangkong Fashion Academy. Selain itu juga digelar fashion show dari tiga negara Thailand, Malaysia dan Indonesia.Dari Indonesia diwakili oleh Afif Ghurub Bestari dan Kusminarko Warno dengan judul “Wastra Khatulistiwa” yang menampilkan 6 outfit.

    Acara ini dihadiri oleh KJRI di Songkhla, Konsulat Malaysia, Konsultan Thailand, Walikota Yala Thailand, Bangkok Fashion Academy, budayawan dan fashion designer Singapore dan Brunei Darussalam.

  • Post date: Thursday, 18 August, 2022 - 16:04
    Isi:

    UNY Kampus Wates gelar Worshop Peningkatan Kompetensi Tenaga Pendidikan UNY Kampus Wates dalam persiapan menuju PTN BH Tahun 2023 pada 12- 13 Agustus 2022 di Hotel Griya Persada, Bandungan, Semarang. Dalam laporannya Ketua Pengelola UNY Kampus Wates, Dr. Komarudin, MA menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh jajaarn pengelola dan seluruh tenaga Pendidikan UNY kampus sejumlah 59 orang. Kegiatan ini sebagai wadah untuk menjalin kebersamaan dan memotivasi diri untuk meningkatkan etos kerja tendik UNY Kampus Wates dalam menyongsong PTN BH UNY 2023.

    Dalam sambutannya, Rektor UNY, Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes. mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan sebagai wujud persiapan untuk UNY Kampus Wates dalam menyongsong PTN BH. “ Proses UNY menjadi PTNBH tinggal menunggu waktu. Kelak insya Allah UNY Wates dan UNY Gunungkidul akan bersatu untuk menjadi fakultas tersendiri. Mohon doa dan dukungan dari tendik semua semoga proses menuju PTN BH dapat berjalan dengan lancar. Dengan kegiatan ini bisa saling berdiskusi bersama untuk memecahkan persoalan yang sulit sehingga menjadi mudah,”ungkap Sumaryanto.

    Diharapkan dengan berkembangnya UNY Kampus Wates menjadi fakultas tersendiri akan mendorong optimalisasi dalam berbagai aspek baik itu prodi, dosen, tenaga kependidikan maupun fasilitas pendukung perkuliahan, harap Sumaryanto.

    Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan paparan oleh Dekan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, Prof.Dr. Ir. Budiyono, M.Si. tentang pengelolaan Sekolah Vokasi di Universitas Diponegoro. “Sekolah Vokasi Undip memiliki sejarah panjang dalam pencapaiannya. Sejak tahun 2015 statuta UNDIP menjadi PTN BH lahir Sekolah Vokasi. Pada tahun 2016-2018 memiliki 21 prodi D3, dan pada tahun 2018 berubah menjadi 11 prodi Sarjana Terapan. Dan pada tahun 2020 menjadi 4 Departemen”, jelas Budiyono.

    Sekolah Vokasi Undip belum lama ini menerapkan project based learning (PBL) bagi mahasiswa UNDIP sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi lulusan mahasiswa vokasi. “PBL ini merupakan jawaban dari tantangan tentang kompetensi mahasiswa Sarjana terapan. Semua proyek pengadaan barang ataupun jasa di Sekolah Vokasi yang sekira dapat dilakukan PBL, wajib melibatkan dosen dan mahasiswa untuk melakukan PBL. Seperti renovasi gedung laboratorium, mahasiswa dan dosen dari Departemen Sipil dan Perencanaan turun langsung dalam proyek tersebut mulai dari desain sampai dengan eksekusi," imbuh Budiyono.

    “Salah satu program dari Pendidikan vokasi yaitu adanya teaching industry. Teaching industry membawa mahasiswa sedekat-sedekatnya dengan industri atau membawa sebanyak -banyak industri untuk masuk kampus. Untuk memberikan gambaran yang nyata tentang seluk beluk industri. Sehingga diharapkan lulusan dari mahasiswa vokasi siap terjun ke dunia industri." harap Budiyono.

  • Post date: Monday, 15 August, 2022 - 13:20
    Isi:

    Hima FT gelar kegiatan peduli alam pada (4/8/2022) di Pantai Trisik dengan tema Kenali dan Lestarikan aku. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Departemen Sosial yang bergerak di bidang pengabdian masyarakat. Menurut Ketua panitia Azizah Utami, kegiatan ini bertujuan untuk menangani persoalan sampah yang dapat merusak kebersihan dan keindahan lingkungan pantai. “Kegiatan ini dikuti oleh perwakilan tiap departemen hima FT sejumlah 31 orang dengan agenda kegiatan berupa pelaksanaan pembersihan pantai, outbond, sosialisasi konservasi penyu, pelepasan tukik (anak penyu)”

    Dalam kegiatan tersebut juga diadakan sosialisasi tentang konservasi penyu. Menurut Edi Yulianto, pengelola konservasi penyu Pantai Trisik menyampaikan bahwa penyu memiliki andil dalam menjaga semesta karena sebagai penanda bahwa suatu perairan tersebut masih aman, bebas polusi dan kaya akan jenis ikan. Penyu juga memberi makan ikan/biota laut sekitar dengan sisa metabolismenya dan memindahkan unsur hara dari tempat subur ketempat lain pada saat bermigrasi, sehingga daerah yang dilewatinya menjadi subur. “Melindungi penyu juga berarti harus merawat dan melindungi pantai dan perairan laut tempat hidup penyu. Pada akhirnya manusia juga yang akan diuntungkan.”ungkap Edi.

    Menurut Edi Yulianto bahwa konservasi penyu Pantai Trisik telah berdiri sejak tahun 2004 dan merupakan satu- satunya konservasi penyu di Kulon Progo dan pertama di D.I. Yogyakarta. Jenis penyu yang ditangkarkan merupakan jenis penyu lekang. Setiap tahun mengamankan sekitar 800-5000 telur penyu. Dengan periode untuk melepaskan penyu dari Bulan Juni- November. “ Ada beberapa hal yang menjadi ancaman keberadaan penyu di Pantai Trisik yaitu aktivitas manusia, hewan predator, gelombang tinggi dan abrasi, kegiatan pariwisata, aktivitas tambak udang dan sampah, imbuh edi.

    Dalam kegiatan ini juga dilakukan kegiatan pembersihan sampah di kawasan Laguna Pantai Trisik dengan dibagi menjadi beberapa kelompok. Setelah pembersihan area pantai dilanjutkan dengan outbond dan pelepasan 40 ekor tukik.

     

Pages