OUR NEWS
  • visiting
    Post date: Wednesday, 22 May, 2024 - 10:52
    Isi:

    Prodi Pengobatan Tradisional Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sukses menyelenggarakan kegiatan Visiting Professor dengan tema “Memperkuat Kompetensi Mahasiswa Vokasi dalam Menghadapi Tantangan Keamanan, Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) di Era Industri 4.0”. Kegiatan ini menghadirkan Assoc. Prof. Kamal Bin Talib, Ph.D. dari Pusat Sukan dan Rekreasi Universiti Malaysia Terengganu sebagai narasumber, dan berlangsung dari tanggal 13-16 Mei 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa Prodi Pengobatan Tradisional UNY dalam menghadapi tantangan K3 di era Industri 4.0. Assoc. Prof. Kamal Bin Talib, Ph.D. dalam materinya menyampaikan tentang pentingnya K3 di era Industri 4.0, serta berbagai strategi untuk menghadapi tantangan K3 di era tersebut.

    Di samping itu, pada tanggal 16 Mei 2024, dilakukan penandatanganan Implementation Arrangement (IA) antara Dekan Fakultas Vokasi UNY, Prof. Dr. Komarudin, M.A. dengan Prodi Keselamatan Air, Pusat Sukan dan Rekreasi, Universiti Malaysia Terengganu, Malaysia yang diwakili oleh Assoc. Prof. Kamal Bin Talib, Ph.D. Penandatanganan IA ini menandai dimulainya kerjasama antara kedua institusi dalam bidang pendidikan dan penelitian K3.

    “Kegiatan Visiting Professor ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa Prodi Pengobatan Tradisional UNY untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam bidang K3, khususnya di era Industri 4.0,” ujar Prof. Dr. Komarudin, M.A., Dekan Fakultas Vokasi UNY. “Kerjasama dengan Universiti Malaysia Terengganu ini juga diharapkan dapat memperkuat hubungan kedua institusi dalam bidang pendidikan dan penelitian K3.”

    Kerjasama ini tidak hanya terbatas pada Prodi Pengobatan Tradisional, tetapi juga diharapkan dapat membuka peluang kerjasama di prodi lain di Fakultas Vokasi UNY. “Kerjasama ini dapat meliputi pertukaran mahasiswa, dosen, dan penelitian di berbagai bidang,” ujar Prof. Komarudin.

    Assoc. Prof. Kamal Bin Talib, Ph.D. dari Universiti Malaysia Terengganu juga menyambut baik peluang kerjasama di prodi lain. “Kami terbuka untuk menjalin kerjasama dengan prodi lain di Fakultas Vokasi UNY,” ujarnya. “Kerjasama ini dapat saling menguntungkan kedua institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian.”

    Kerjasama antara UNY dan Universiti Malaysia Terengganu ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi kerjasama antar institusi pendidikan di Indonesia dan Malaysia. Kerjasama ini dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di kedua negara, dan juga dapat memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia.

    Dengan kerjasama yang erat di bidang pendidikan dan penelitian, diharapkan UNY dan Universiti Malaysia Terengganu dapat menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan global, termasuk tantangan K3 di era Industri 4.0.

  • Post date: Monday, 20 May, 2024 - 18:21
    Isi:

    Fakultas Vokasi (FV) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) baru-baru ini menyambut kunjungan dari Dr. Donna James, Dosen Warisan Budaya dan Pariwisata dari School of Social Sciences Western Sydney University, Australia. Kunjungan ini berlangsung pada tanggal 20 dan 22 Mei 2024 dan merupakan bagian dari kegiatan visiting professor dan join research seputar ilmu kepariwisataan, khususnya yang berkaitan dengan ruang lingkup pariwisata dalam olahraga.

    Dr. James adalah dosen dan peneliti di bidang pariwisata, perhotelan dan acara. Dia mengajar berbagai topik terkait ilmu kepariwisataan dan memiliki minat yang kuat dalam mengeksplorasi potensi pariwisata yang ada di dunia.

    Dalam sambutannya, Dekan FV UNY, Prof. Dr. Komarudin, MA. menyatakan rasa senangnya atas kehadiran Dr. James. Menurutnya, program ini menjadi langkah penting dalam memperluas kerja sama internasional antara FV dan UNY, serta membuka peluang pertukaran pengetahuan dan ilmu, terutama dalam bidang ilmu pariwisata. "Kami menyambut baik kehadiran Dr. Donna James. Program ini tidak hanya akan memberikan manfaat bagi kedua institusi, tetapi juga bagi pengembangan studi pariwisata di Indonesia dan Australia," ujar Komarudin.

    Rangkaian kegiatan diawali dengan diskusi panel antara Koorprodi Pengelolaan Usaha Rekreasi Dr. Nurhadi Santoso, M.Pd dengan Dr. James terkait isu “Subtansi dan ruang lingkup wisata olahraga”. Diskusi ini menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa pariwisata yang berkaitan dengan bidang olahraga sangat menjanjikan apabila dikelola dengan baik. Salah satu contohnya adalah event kegiatan lari yang dilaksanakan pada sebuah objek wisata tertentu seperti Borobudur Run. Jadi, Prodi PUR dapat mengoptimalkan kurikulum yang ada untuk mencetak mahasiswa yang mampu mengoptimalkan potensi wisata yang berkaitan dengan dunia olahraga.

    Kunjungan Dr. James ini dinilai dapat menjadi awal dari kerjasama yang lebih luas antara FV UNY dan Western Sydney University, Australia, serta membuka peluang untuk riset bersama di masa mendatang. Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendukung visi internasionalisasi pendidikan tinggi di UNY, khususnya dalam bidang ilmu pariwisata dan olahraga dengan pendekatan pendidikan vokasi.( Arie Tha)

  • Post date: Monday, 6 May, 2024 - 11:37
    Isi:

    Tim Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) A berhasil meraih juara pada Kejuaraan Rektor UNY Cup yang ke -10 pada Minggu, (05/04/2024) di GOR Fakultas Vokasi Kampus Kulon Progo. Kemenangan ini setelah UNY A berhasil mengalahkan Tim Menoreh dengan skor 2- 0. Kejuaran Tenis Rektor UNY Cup dilaksanakan selama 2 hari di Lapangan tenis Alun-Alun Wates dan GOR Fakultas Vokasi Kampus Kulon Progo. 
    Pada final pertandingan, Ganda UNY A Rekyan Woro/Imam Maruf menang melawan Sidiq Aminudin/Senna Isnani dengan skor akhir 8-3. Pada ganda kedua Ismail Gani/Vistor menang walkout (WO) atas Dwinoviandaru/Yuda. Menurut Ketua pertandingan, Saiman bahwa Yuda tidak dapat mengikuti pertandingan karena mendapat tugas dari kantor. 
    Juara pertama memperoleh hadiah tropi dan uang pembinaan sebesar Rp 5 juta. Juara kedua memperoleh tropi dan uang pembinaan sebesar 3,5 juta. Sedangkan untuk juara tiga bersama, UNY B dan Labose Kalibawang masing-masing mendapatkan tropi dan uang pembinaan sebesar Rp 2 juta. 
    Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes dalam sambutan penutupan menyampaikan bahwa kejuaran tenis ini merupakan salah satu media  bagi UNY untuk lebih dekat dengan masyarakat, teruntuk Fakultas Vokasi dengan masyarakat Kulon Progo. “Seiring dengan dawuh Ngarso Dalem untuk membangun dan bersinergi bersama antara kampus, kampung, kraton dan kantor. Kami berharap bahwa dengan adanya fasilitas olahraga  yang memadai mulai dari stadion, GOR, Kolam renang,  masyarakat sekitar dapat memanfaat potensi UNY untuk kemajuan olahraga di Kulon Progo, “imbuh Sumaryanto.
    Disela sela penutupan kejuaraan, Rektor UNY memperkenalkan Rekyan Woro Mulaksito, salah satu pemain tim tenis UNY yang merupakan dosen di Fakultas Vokasi. Semoga dengan kehadiran ini UNY dapat memberikan sumbangsih bagi kemajuan olahraga tenis di Kulon Progo. 
    Kejuaraan Tenis Rektor UNY Cup  ke 10 diikuti delapan tim dari instansi dan klub tenis di Kulun Progo. Delapan tim adalah UNY B, Labose Kalibawang, Latec, Dikpora Kulonprogo, Menoreh, Pop, UNY A, dan Nanggulan. (Tusti)

  • foto
    Post date: Monday, 6 May, 2024 - 11:08
    Isi:

    Tim Konsorsium DIY Program Ekosistem Kemitraan Berbasis Potensi Daerah bersama mitra DUDI menyelenggarakan Diskusi Terpumpun Future of Works pada Jumat (3/5) di Akademi Komunitas Negeri Seni & Budaya Yogyakarta. Kegiatan ini menghadirkan 25 DUDI mitra Sekolah Vokasi UGM, Akademi Komunitas Negeri Seni Budaya Yogyakarta, dan Fakultas Vokasi UNY.

    Hadir dalam agenda ini Tim Pakar Mitras DUDI Dr. Ir. Adil Basuki Ahza, M.S., Dr. Ir. Dewi Yanti Liliana, M.Kom., Roosida Taufani, Wakil Dekan Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat SV UGM, Dr. Wiryanta, M.T. selaku Ketua Pengampu Program Ekosistem dan perwakilan dosen dari ketiga kampus konsorsium DIY.

    Pada sambutan pembuka, Ketua Pengampu Program Ekosistem Konsorsium DIY, Dr. Wiryanta, M.T  menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk memotret apa yang diperlukan oleh industri melalui pengisian survei dan Diskusi Kelompok Terpumpun Future of Works ini. Hasil survei ini akan digunakan oleh satuan pendidikan vokasi  untuk memenuhi kebutuhan SDM dalam DUDI. “Harapannya antara DUDI dan Satuan Pendidikan Vokasi tidak tercipta gap yang terlalu besar  sehingga lulusan Satuan Pendidikan Vokasi dapat langsung siap kerja dan  berkontribusi optimal  kepada DUDI”, tambahnya. 

    Pada sesi pemaparan, Tim Pakar Mitras DUDI, Dr. Ir. Adil Basuki Ahza, M.S. menyampaikan luaran dari kajian Future of Works adalah peta kebutuhan tenaga kerja berdasarkan sektor, peta pekerjaan yang akan mengalami perubahan, dan top skills yang paling dibutuhkan di dunia kerja. 

    Sesi dilanjutkan dengan sesi pengisian survey oleh Dr. Ir. Dewi Yanti Liliana, M.Kom. yang dilanjutkan dengan FGD terkait beberapa aspek dalam Future of Works. Dalam Perkembangan teknologi saat ini, landscape pekerjaan mulai berubah, sehingga upskilling dan reskilling menjadi kebutuhan. Oleh karena itu, kontribusi DUDI sangat besar dalam pengisian survey Future of Works ini”

    Disela-sela kegiatan Wakil Dekan Bidang Riset, Kerjasama, Sistem Informasi dan Usaha Fakultas Vokasi UNY, Dr. Tri Hadi Karyono, M.Or menyampaikan diskusi ini menekankan pentingnya kolaborasi antara sektor pendidikan, industri, dan pemerintah daerah untuk mengidentifikasi dan mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan di masa depan. Diskusi yang bagus dengan strategi-strategi yang dibahas, termasuk pentingnya pelatihan berkelanjutan dan pengembangan soft skills seperti kreativitas, berpikir kritis, dan kemampuan beradaptasi.

    “Selain itu, diskusi ini dapat berimplikasi tentang pentingnya pemetaan kebutuhan tenaga kerja yang akurat untuk memastikan bahwa tenaga kerja kita siap menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang yang akan datang. Saya yakin, dengan langkah-langkah yang tepat, DIY bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam mempersiapkan tenaga kerja untuk masa depan yang dinamis dan penuh tantangan“. ujar Tri Hadi. 

    Kegiatan ini diakhiri dengan sesi diskusi yang diikuti oleh perwakilan DUDI dari berbagai bidang industri, antara lain komunikasi, pariwisata, textil, dll. Para peserta tampak antusias menyampaikan pandangan dan pengalamannya terkait Future of Works di bidang industri masing-masing. (Tusti)

Pages