OUR NEWS
  • Post date: Sunday, 12 July, 2026 - 10:58
    Isi:

    Malaysia, 8–9 Juli 2026 – Dosen Program Studi Sarjana Terapan Pengobatan Tradisional Indonesia, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Dr. Titis Dewi Cakrawati, M.Pd., menjadi presenter pada 4th International Conference on Global Education (ICOGE) 2026 yang diselenggarakan di Malaysia pada 8–9 Juli 2026. Konferensi internasional yang mengusung tema "Transforming Education in the Age of Artificial Intelligence" tersebut mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan dari berbagai negara untuk mendiskusikan berbagai inovasi pembelajaran dalam menjawab tantangan pendidikan di era transformasi digital.

     

     

    Dalam konferensi tersebut, Dr. Titis mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul "Revolutionizing Vocational Health English: The SCoRE Learning Ecosystem". Paper ini menawarkan sebuah model pembelajaran inovatif yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran English for Specific Purposes (ESP) pada pendidikan vokasi bidang kesehatan melalui pengembangan SCoRE (Self- and Co-Regulated E-Portfolio) Learning.

    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan model pembelajaran bahasa Inggris yang tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa, tetapi juga mempersiapkan mahasiswa agar mampu berkomunikasi secara profesional dalam konteks pelayanan kesehatan dan promosi kesehatan. Melalui pendekatan Outcome-Based Education (OBE), model SCoRE mengintegrasikan konsep Self-Regulated Learning (SRL) dan Co-Regulated Learning (CoRL) dengan pemanfaatan e-portfolio sebagai media pembelajaran yang mendorong refleksi diri, kolaborasi antarmahasiswa, umpan balik sejawat (peer feedback), serta penyelesaian tugas-tugas autentik yang relevan dengan dunia kerja.

    Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan kerangka ADDIE, yang berfokus pada tahap Analysis, Design, dan Development untuk menghasilkan prototipe awal model pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan di tiga perguruan tinggi vokasi yang menyelenggarakan Program Studi Promosi Kesehatan melalui kuesioner, wawancara, observasi, focus group discussion, dan validasi oleh para ahli.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa masih menghadapi berbagai tantangan dalam keterampilan berbicara, menulis, penguasaan kosakata, dan tata bahasa. Selain itu, proses pembelajaran yang berlangsung masih didominasi pendekatan berpusat pada dosen dengan umpan balik formatif yang terbatas. Di sisi lain, baik mahasiswa maupun dosen menunjukkan kesiapan yang tinggi terhadap penerapan pembelajaran berbasis teknologi serta menginginkan proses belajar yang lebih autentik, kolaboratif, dan reflektif.

    Keikutsertaan Dr. Titis Dewi Cakrawati, M.Pd. sebagai presenter pada 4th International Conference on Global Education (ICOGE) 2026 didukung melalui pendanaan Program EQUITY 2025. Dukungan pendanaan ini merupakan bagian dari komitmen Fakultas Vokasi UNY dalam mendorong dosen untuk meningkatkan produktivitas riset, memperluas jejaring akademik internasional, serta mendiseminasikan hasil penelitian pada forum ilmiah bereputasi internasional. Melalui partisipasi dalam konferensi ini, diharapkan terbuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam bentuk joint research, joint publication, serta pengembangan inovasi pembelajaran bersama mitra dari berbagai negara.

    Dalam kesempatan tersebut, Dr. Titis Dewi Cakrawati, M.Pd., menyampaikan bahwa pendidikan vokasi memerlukan model pembelajaran yang mampu mengembangkan kompetensi profesional sekaligus membangun kemandirian belajar mahasiswa.

    "SCoRE Learning dikembangkan untuk menciptakan pengalaman belajar bahasa Inggris yang lebih autentik, kolaboratif, dan reflektif. Melalui integrasi e-portfolio, self-regulated learning, dan co-regulated learning, mahasiswa tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris untuk bidang kesehatan, tetapi juga membangun kompetensi komunikasi profesional yang dibutuhkan di dunia kerja global," ungkap Dr. Titis Dewi Cakrawati.

     

     

    Ditulis oleh Tusti Handayani

  • Post date: Monday, 11 May, 2026 - 17:44
    Isi:

    Kulon Progo — Upaya memperkuat budaya riset dan publikasi ilmiah terus dilakukan oleh Program Studi Sarjana Terapan Administrasi Perkantoran, Fakultas Vokasi, Universitas Negeri Yogyakarta melalui kegiatan Visiting Top Professor 2026 yang dilaksanakan pada 11–13 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan akademisi internasional dari Universiti Kebangsaan Malaysia, yaitu Assoc. Prof. Dr. Abdullah Al Mamun.

    Mengusung tema “Advancement of Research and Scientific Publication Competence through Training, Coaching Clinics, and Output Based Academic Activities,” kegiatan ini menjadi wadah penguatan kapasitas mahasiswa dalam bidang penelitian dan publikasi ilmiah berbasis luaran akademik.

    Tidak hanya berfokus pada teori, kegiatan ini dirancang melalui pendekatan praktik dan pendampingan langsung. Peserta mendapatkan materi mengenai Basic Research for Undergraduate Students, penyusunan Journal Article and Scientific Poster, hingga sesi Coaching & Academic Output Activities yang mendorong mahasiswa menghasilkan karya ilmiah yang siap dipublikasikan.

    Dalam sesi kuliah tamu, Prof. Abdullah menegaskan bahwa penelitian harus memiliki relevansi terhadap persoalan nyata di masyarakat. Menurutnya, kualitas penelitian tidak hanya diukur dari banyaknya data atau panjangnya tulisan, tetapi dari kebermanfaatannya dalam menjawab masalah.

    “If your research has nothing to do with the problem, it is not research,” ungkapnya di hadapan peserta.

    Pernyataan tersebut menjadi salah satu poin penting yang mendorong mahasiswa untuk mulai membangun penelitian yang lebih kontekstual, aplikatif, dan berdampak.

    Koordinator Program Studi Sarjana Terapan Administrasi Perkantoran, Dr. Ardi Ariyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda akademik jangka pendek, tetapi bagian dari upaya membangun ekosistem kolaborasi riset yang berkelanjutan.

    “Kolaborasi dalam penelitian takes time. Harapannya tidak hanya sekali saja berkolaborasi, tetapi dapat terus berjalan sampai paper published,” ujarnya.

    Menurutnya, proses penelitian hingga publikasi membutuhkan konsistensi, komunikasi, dan kerja sama yang kuat antara mahasiswa, dosen, maupun mitra akademik internasional. Karena itu, kegiatan seperti Visiting Top Professor diharapkan mampu membuka ruang jejaring akademik yang lebih luas sekaligus meningkatkan motivasi mahasiswa untuk aktif dalam publikasi ilmiah.

    Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Diskusi interaktif, sesi coaching, dan pendampingan akademik menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk memahami proses penelitian secara lebih dekat dan aplikatif.

    Melalui kegiatan ini, Program Studi Sarjana Terapan Administrasi Perkantoran Fakultas Vokasi UNY menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan akademik yang produktif, kolaboratif, dan siap bersaing di tingkat global melalui penguatan riset serta publikasi ilmiah.

  • Post date: Monday, 16 February, 2026 - 12:03
    Isi:

    Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta turut berpartisipasi dalam kegiatan Edu Expo 2026 yang diselenggarakan oleh SMAN 1 Temon, Kulon Progo, pada Kamis (12/2). Mengusung tema “SMART Journey to EXCELLENT Future”, kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk memperkenalkan berbagai pilihan pendidikan tinggi dan peluang pengembangan karier kepada para siswa.

    Acara secara resmi dibuka oleh Kepala Balai Dikmen Kulon Progo, Heru Santosa, S.Pd., M.Eng, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya perencanaan masa depan sejak dini.
    “Edu Expo ini menjadi momentum penting bagi siswa untuk mengenal lebih dekat berbagai pilihan perguruan tinggi dan jalur pengembangan kompetensi. Kami berharap kegiatan ini mampu membuka wawasan dan memotivasi siswa untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujar Heru Santosa dalam sambutannya sekaligus meresmikan kegiatan.

    Kegiatan Edu Expo 2026 ini dihadiri sekitar 420 siswa dari berbagai jenjang, termasuk siswa dari sekolah lain di wilayah Kulon Progo dan sekitarnya. Tercatat sebanyak 33 stand yang terdiri dari perguruan tinggi, perusahaan, serta balai pelatihan turut memeriahkan kegiatan tersebut.

    Humas Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkenalkan program studi, keunggulan akademik, prospek karir lulusan, serta berbagai fasilitas dan kegiatan kemahasiswaan yang dimiliki Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta. Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait jalur masuk, beasiswa, hingga peluang kerja setelah lulus.

    Salah satu siswa peserta Edu Expo menyampaikan kesan positifnya terhadap kegiatan ini. “Kegiatan ini sangat membantu kami untuk lebih memahami pilihan jurusan dan kampus yang sesuai dengan minat. Kami jadi lebih percaya diri untuk menentukan langkah setelah lulus nanti,” ungkap salah satu siswa kelas XII.

    Humas Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta, Entus Nuryana, M.I.Kom menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kami mengapresiasi SMAN 1 Temon atas penyelenggaraan Edu Expo yang sangat baik dan terorganisir. Kegiatan seperti ini menjadi jembatan penting antara perguruan tinggi dan calon mahasiswa. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” ujarnya.

    Acara berlangsung meriah dengan interaksi aktif antara peserta dan perwakilan stand. Diskusi, pembagian informasi, serta sesi konsultasi pendidikan menjadi daya tarik utama sepanjang kegiatan.

    Partisipasi Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta dalam Edu Expo ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung peningkatan akses informasi pendidikan tinggi serta mendorong generasi muda untuk merancang masa depan yang unggul dan berdaya saing. (Humas FV) 

    *Humas Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta
     

  • Post date: Thursday, 12 February, 2026 - 11:21
    Isi:

    Kulon Progo, 10 Februari 2026 - Program Studi Sarjana Terapan (D4) Teknik Elektronika, Departemen Teknik Elektro dan Elektronika (DTEE), Fakultas Vokasi, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengawali pelaksanaan program Visiting Professor dengan menghadirkan Prof. Dr. Ir. Ts. Teddy Surya Gunawan dari International Islamic University Malaysia (IIUM). Kegiatan berlangsung pada hari selasa 10 Februari pukul 08.00–12.00 WIB dan diikuti oleh mahasiswa serta dosen.

    Dalam kegiatan tersebut, Prof. Teddy membahas perkembangan Artificial Intelligence (AI) dan penerapannya dalam sistem robotika. Materi yang disampaikan mencakup peran AI dalam proses persepsi (perception), pengambilan keputusan (decision-making), hingga pengendalian sistem robot.

    Prof. Teddy menjelaskan bahwa saat ini AI telah menjadi bagian utama dalam pengembangan robot modern. Melalui integrasi AI, robot tidak hanya mampu menjalankan perintah, tetapi juga dapat menyesuaikan respons berdasarkan kondisi lingkungan yang dihadapi.

    Selain itu, peserta diperkenalkan pada alur kerja penerapan AI dalam robotika atau pipeline, mulai dari pengumpulan data sensor, pemrosesan data, pelatihan model, hingga implementasi pada perangkat keras robot. Dalam sesi diskusi, Prof. Teddy juga menyinggung sejumlah tantangan yang sering dihadapi, seperti keterbatasan data, gangguan noise, serta keterbatasan kapasitas komputasi.

    “Pengembangan AI dalam robotika harus memperhatikan aspek keamanan dan keandalan sistem, karena robot akan berinteraksi langsung dengan manusia dan lingkungan,” ungkap Prof. Teddy.

    Ketua Program Studi D4 Teknik Elektronika menyampaikan bahwa kegiatan Visiting Professor ini merupakan bagian dari strategi internasionalisasi program studi sekaligus upaya meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh wawasan praktis dari pakar internasional.

    Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab yang membahas potensi penerapan AI pada berbagai bidang, seperti robot layanan (service robots), robot industri, dan sistem otonom. Program Visiting Professor akan dilanjutkan pada pertemuan berikutnya sesuai dengan agenda yang telah direncanakan.
     

Pages