OUR NEWS
  • Post date: Monday, 30 October, 2023 - 13:43
    Isi:

    Noisy Event Organizer (Noisy EO), tim Event Organizer prodi sarjana terapan Administrasi Perkantoran Kampus Wates kelas B gelar event hiburan yang diadakan ( 29/10) di Seven Sky Lippo Plaza. Event ini digarap oleh tim yang beranggotakan 17 panitia internal, 23 volunteer, dan 12 magang. Noisy EO menggelar dimulai dari pukul 15.30 WIB hingga 22.30 WIB. Menurut ketua pelaksana, Dwi Agus Arya bahwa tajuk untuk event ini adalah Quarter Life Party. Event ini ditujukan sebagai wadah bagi orang yang sedang mengalami Quarter Life Crisis. Event yang dihadiri 363 penonton ini mendatangkan guest star Kohi Sekai, HeavyBoys, Genreaction Band, dan komunitas Stand Up Comedy Yogyakarta.

    "Umur saat ini 18-30 tahun di mana setiap anak muda merasakan keresahan dan kebingungan mereka tentang masa depan dalam segala aspek. kami merasakan energi yang luar bisa dari keresahan dan berinisiatif untuk mengangkat ini dalam sebuah event untuk merayakan apa yang mereka rasakan, " imbuh Arya.

    "Quarter Life Party membawa terobosan baru dalam menggabungkan 3 sasaran penonton di dalam satu event baik dari penggemar Musik Folk Pop, Wota Enthusiast, dan Stand Up Comedy. Untuk agenda Folk Competition Event disi dengan pertunjukan dari band Lembahyung Senja dan Genkustik di panggung Sevensky. Pemenang dari Folk Music Competition, Lembahyung Senja sebagai juara pertama dan Genkustik juara kedua. Para pemenang mendapatkan piala dan hadiah sejumlah uang, ujar Arya

    Acara tersebut resmi dibuka ditandai pengguntingan pita oleh ketua Noisy EO, dosen pengampu, dan koordinator prodi Administrasi Perkantoran. Dalam sambutannya, Chusnu Syarifa Diah Kusuma sebagai dosen pengampu mata kuliah EO mengatakan bahwa kegiatan EO ini bertujuan untuk meningkatkan softskill terutama untuk skill collaboration, communication, critical thinking dan creativity. Event diisi kembali dengan Talkshow Tutorial Menghadapi QUARTER LIFE CRISIS (TTM QUACI) yang dinarasumberi oleh Komunitas Stand Up Yogyakarta.

    Acara music masih berlanjut dengan penampilan Hindia Karaoke Party yang diisi oleh Genreaction Band yang membawakan lagu-lagu yang penyanyi identik dengan lirik-lirik tentang keresahan duniawi dan cukup populer di kalangan anak muda.

    Tak cukup disitu, masih ada sederet penampilan dari Kohi Sekai dan para Wota Enthusiast. Di penghujung acara, DJ Heavy Boys menampilkan lagu-lagu western dan JKT48 yang menjadi penutup kegiatan tersebut. (Chusnu/tha)

  • Post date: Monday, 30 October, 2023 - 09:54
    Isi:

    Departemen Teknik Elektro dan Elektronika Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta melakukan studi banding ke Institut Teknologi Sepuluh November pada jumat, (27/10). Dalam sambutannya, Ketua Prodi Sarjana Terapan Teknik Elektronika, Dr. Aris Nasuha, M.T. menyampaikan bahwa studi banding ini merupakan salah satu langkah penting dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan metode belajar mengajar.

    “Kegiatan ini untuk memahami lebih dalam tentang metode dan praktik belajar mengajar yang diadopsi oleh ITS, khususnya di Fakultas Vokasi, Departemen Teknik Instrumentasi. Sebagai wujud kolaborasi antara dua institusi pendidikan tinggi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan di bidang elektro dan elektronika, “ imbuh Aris.

    Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Vokasi ITS, Prof Ir Muhammad Sigit Darmawan MEngSc PhD menyambut baik kegiatan studi banding ini. Kunjungan ini sebagai langkah awal dalam upaya saling berbagi pengetahuan dan pengalaman antara UNY FV Departemen Teknik Elektro dan Elektronika dan ITS Fakultas Vokasi Departemen Teknik Instrumentasi. “Diharapkan bahwa kerja sama ini akan membuka peluang bagi kedua institusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkaya pengalaman belajar bagi para mahasiswa di bidang elektro dan elektronika. “ imbuh Muhammad Sigit. Dalam sambutan tersebut juga disampaikan tentang Sejarah fakultas, struktur akademisi, capaian serta prestasi lulusan.

    Pada Kegiatan studi banding ini juga dilakukan kunjungan langsung ke ruangan departemen Teknik Instrumentasi dan laboratorium. Dalam kesempatan tersebut para rombongan studi banding mendapatkan arahan langsung dari Ketua Departemen Teknik Instrumentasi ITS, Dr. Ir. Totok Soehartanto, DEA, tentang sistem kurikulum dan metode belajar mengajar yang diterapkan di departemen Teknik Instrumentasi FV ITS. “Semoga Momentum studi banding ini memberikan harapan untuk lebih memperdalam kemitraan yang positif antara UNY dan ITS, yang pada gilirannya akan memberikan manfaat jangka panjang bagi pengembangan sumber daya manusia dan kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.

    Dipenghujung kegiatan ini, dilakukan kunjungan ke berbagai laboratorium di Departemen Teknik Instrumentasi ITS. Rombongan dapat melihat secara langsung proses belajar mengajar. Dan juga memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan staf akademik dan mahasiswa.

    Studi banding ini diikuti oleh ketua departemen, koordinator prodi, para dosen, laboran dan admin prodi. Pada kegiatan ini juga dilakukan prosesi tukar cinderamata dan sesi foto bersama. (rom/Tha)

  • Post date: Tuesday, 17 October, 2023 - 10:59
    Isi:

    UMKF Penelitian KRISTAL FV UNY bersama para warga yang ada di Desa Gayamharjo menggelar pembukaan acara Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD) 2023 yang mengusung judul “Panca Gama Estungkara: Rintisan Kawasan Ekonomi Kreatif Berbasis Sociopreneurship di Desa Gayamharjo”. Acara ini berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Gayamharjo yang beralamat di Jali, Gayamharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta baru baru ini. Rencananya Program P2MD ini akan dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan di desa Gayamharjo.

    Program Pemberdayaan Masyarakat Desa (P2MD) merupakan salah satu program dari Kemendikbud khususnya Direktorat Akademik Pendidikan Tinggi Vokasi (Dikti Vokasi) yang bertujuan untuk mewadahi para Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) yang ada di perguruan tinggi terkhusus jurusan vokasi untuk bisa menumbuhkan rasa peduli dan berkontribusi kepada masyarakat desa agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha dan sejahtera. P2MD ini dilaksanakan selama tiga sampai lima bulan tergantung dengan ketentuan yang sudah ditetapkan oleh Dikti Vokasi.

    Sambutan pembukaan yang disampaikan Dr. Ir. Sutopo, S.Pd., M.T., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik Kemahasiswaan dan Alumni, bahwasanya P2MD ini merupakan program unggulan dari Dikti Vokasi yang mana nantinya para mahasiswa yang mengikuti program ini diajarkan untuk mengenal dan sekaligus mengimplementasikan ilmu kepada kondisi masyarakat kita yang sekiranya bisa dibantu. “Anak-anak kita itu seringkali kalau sudah lulus itu nanti pastinya lari ke perusahaan-perusahaan besar atau perusahaan nasional, jarang sekali ada yang turun ke kampung. Padahal kampung-kampung kita ini yang perlu dibangun. Diversifikasi pangan lokal saat ini juga merupakan suatu hal yang perlu digenjot karena hal tersebut yang merupakan keunikan daerah, jadi nantinya dengan program ini desa juga dapat memanfaatkan untuk menggali lagi hal tersebut dan dapat menemukan scientific knowledge dari produk-produk unggulan desa” ujar Sutopo.

    Parwoko, S.T. selaku Lurah Gayamharjo menyambut baik kegiatan P2MD yang akan dilaksanakan kurang lebih selama 2 bulan di Desa Gayamharja.”Saya sangat senang ketika ada mahasiswa yang dapat ikut bersama-sama dalam menggali potensi desa yang ada. Selain itu, dengan adanya P2MD ini juga merupakan invenstasi desa untuk menjadikan manifestasi desapreneur kelak, imbuh Parwoko.

    Kegiatan P2MD Gayamharjo ini diikuti oleh satu tim yang terdiri dari 10 orang dari Fakultas Vokasi dengan program studi yang berbeda-beda adapun anggotanya yaitu Regina Amanda Famaretha (D4 - Akuntansi), Wiwin Indayanti (D4 – Manajemen Pemasaran), Nisa Farina Herningsih (D4 – Akuntansi), Yessi Edillia Putri (D4 – Akuntansi), Asya Nur Agustina (D4 – Administrasi Perkantoran), Elsanti Venesha Putri (D4 – Administrasi Perkantoran), Yogi Firmansyah (D4 – Manajemen Pemasaran), Felita Dwi Rahmawati (D4 – Teknik Tata Boga), Adrianto Steven Bagas Setiawan (D4 – Teknik Tata Boga), Anggin Prihanti (D4 – Teknik Tata Boga). (Regina/THA)

  • Post date: Monday, 9 October, 2023 - 12:03
    Isi:

    Berawal dari pandemic covid-19 dimana kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat orang-orang banyak melakukan bisnis online, tanpa terkecuali bisnis di bidang kuliner. Kegiatan Dosen Berkegiatan di Luar Kampus (DLK) dari Tata Boga ini bertujuan untuk membuat kreasi olahan nasi berwarna yang bermanfaat bagi Kesehatan. Produk nasi berwarna ini diharapkan dapat mengembangkan usaha kekinian yang sehat.

    Kegiatan ini dilakukan oleh 4 Dosen dan 5 mahasiswa Sarjana Terapan Tata Boga Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta bersama dengan 10 ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang bertempat di Laboratorium Tata Boga,Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta baru baru ini.

    Tim DLK ini diketuai oleh Prihastuti Ekawatiningsih dan anggota yang terlibat diantaranya Endang Mulyatiningsih, Ichda Chayati, Thyara Mahanani, serta mahasiswa dari Tata Boga.

    Dalam sambutannya ketua tim, Prihastuti Ekawatiningsih, M.Pd. menyampaikan bahwa program ini menawarkan solusi kreasi nasi berwarna yang dikombinasi dengan lauk kering dan garnish yang menarik untuk difoto dan dipasarkan. “Pada pelatihan ini kita akan memaparkan mengenai pengemasan, food photography, dan pemasaran produk yang merupakan bagian penting dalam meningkatkan omzet penjualan produ, ungkap Prihastuti.

    kegiatan ini dilaksanakan secara paralel dengan dihadiri oleh 4 kelompok kerja memasak nasi berwarna kuning, hijau, merah dan biru. Dimana masing-masing kelompok membuat satu paket menu yaitu nasi berwarna, lauk dan sayur untuk 20 porsi. Semua peserta terlibat aktif dalam pelaksanaan praktik sambil menerapkan budaya 5R (ringkas, rapi, rawat, resik, dan rajin).

    “Kegiatan ini merupakan upaya dalam sumbangsih dalam membina masyarakat sekitar kampus, warga pedukuhan Karanggayam yang memiliki usaha warung makan dan catering. Pelatihan ini pembuatan 3 produk nasi berwarna yaitu nasi biru dari bunga telang, warna kuning dari kunyit, serta warna hijau dari daun pandan dan daun suji. Produk nasi ini memiliki rasa, warna dan tekstur yang baik, dan disajikan pada inner plate dalam bentuk tumpeng, lunch box/bento dan rice bowl. Peserta sangat antusias dengan program kreasi olahan nasi berwarna. Dalam praktiknya memang dibutuhkan ketrampilan dalam mengolah nasi berwarna. Peserta harus memiliki teknik khusus untuk dapat menghasilkan produk nasi yang bagus dari segi warna, tekstur, dan rasa. ” tambah Prihastuti.

    Menurut salah satu peserta,“Semoga masih diberi kesempatan untuk dapat mengikuti kegiatan-kegiatan serupa karena mendapatkan banyak manfaat baik dari segi ilmu maupun dari pengalaman untuk praktik secara langsung,” harap Rosiawati. (Kartika/THA)

Pages