OUR NEWS
  • Post date: Wednesday, 11 February, 2015 - 10:23
    Isi:

    Tim Sosialisasi dan Promosi SNMPTN UNY yang terdiri dari Tim Humas, PMB  dan Puskom  mengadakan sosialisasi pendampingan pengisian PDSS (Pangkalan Data Siswa Sekolah) pada Selasa (10/1/2015) di Auditorium UNY Wates. Acara dihadiri oleh 50 guru dari  perwakilan sekolah SMA/MA/SMK se Kabupaten Kulon Progo. Pada sambutannya, Kepala Dinas Kulon Progo Drs. Sumarsana, M.Si. menyampaikan bahwa  pengisian PDSS merupakan gerbang bagi siswa untuk bisa mendaftar SNMPTN. Dan ini menjadi tanggung jawab sekolah terutama guru untuk membantu siswa dalam melengkapi data PDSS. “Data PDSS harus diisi sesuai dengan aslinya. Jangan sampai ada yang salah entri. Hal ini harus benar-benar diperhatikan untuk Bapak Ibu guru yang berada di ruangan ini.”tegas Sumarsana.

    Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, Drs. H.Edi Gunawan, M.Pd.I. menyampaikan harapannya agar untuk tahun ini siswa dari sekolah MA di Kulon Progo dapat diterima kuliah melalui jalur SNMPTN. “Ini bisa menjadi motivasi bagi adik kelasnya agar terus berprestari agar dapat diterima kuliah melalui jalur SNMPTN.” Ungkap Edi.

    Pada paparan sosialisasi PDSS, Sekretaris Puskom UNY, Kuswari Hernawati, M.Kom menyampaikan tentang pendaftaran SNMPTN mulai dari tata cara pengisian, verifikasi PDSS  dan dilanjutkan dengan pendaftaran SNMPTN oleh siswa yang bersangkutan.  Juga disampaikan jadwal pengisian PDSS sampai dengan daftar ulang yang bersamaan dengan pelaksanaan ujian tertulis SBMPTN. Untuk menambah pemahaman para peserta juga dibekali dengan brosur dan video tutorial tata cara pengisian PDSS.

    Para peserta antusias untuk memperhatikan dan bahkan tidak jarang langsung menanyakan tentang teknis pengisian PDSS. Sejumlah pertanyaan antara lain tentang pengisian data siswa pindahan yang nilainya dibawah KKM, siswa yang belum punya NISN, pemilihan jurusan untuk SMK, juga termasuk tentang bagaimana agar bisa diterima di SNMPTN. (tsa)

  • Post date: Tuesday, 3 February, 2015 - 09:47
    Isi:

    Djihad Hisyam M.Pd. wakil ketua bidang I UNY Kampus Wates telah memasuki masa berakhirnya kepengurusan  dalam mengelola UNY kampus wates. Sesuai dengan SK Dekan FE yang diterima oleh UNY Kampus Wates, Isroah, M.Si. yang akan menggantikan menjadi  wakil ketua bidang I UNY Kampus Wates. Ketua Pengelola UNY Kampus Wates, Bambang Saptono, M.Si. dalam acara forum silahturahmi, Senin (2/2/2015) menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada beliau yang telah berdedikasi selama 15 tahun dalam pengembangan UNY Kampus Wates. “Kami ucapkan terimakasih atas sumbangsih yang telah diberikan dan kami akan terus mengembangkan UNY kampus Wates seperti laboratorium, perpustakaan, kantor prodi” imbuh Bambang.

    Sementara itu, Djihad Hisyam, M.Pd. menyampaikan rasa haru atas perhatian dan  penghargaan selama bersama-sama mengelola UNY Kampus Wates. “Tahun ini juga saya memasuki masa pensiun. Ini saya anggap sebagai latihan untuk berlatih meninggalkan dunia tutur Djihad.

    Djihad Hisyam, M.Pd juga  berpesan agar senantiasa bekerja dengan sungguh-sungguh dan jadikan bekerja sebagai sebuah ladang  ibadah untuk mendapatkan manfaat baik di dunia maupun di akhirat. “Saya memohon maaf atas segala kesalahan dan semoga UNY Kampus wates akan lebih baik lagi pungkas Djihad.  

    Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Bidang II, Dapan, M.Kes menyampaikan sebuah tembang dan puisi jawa yang khusus dipersembahkan untuk Djihad Hisyam, M.Pd.  Isi tembang dan puisi tersebut adalah berupa sanjungan, saran dan doa.  Forum silaturahmi ini dihadiri oleh segenap Kaprodi dan karyawan UNY kampus wates. Acara diakhiri dengan saling berjabat tangan. (tsa)

  • Post date: Monday, 2 February, 2015 - 10:55
    Isi:

    Ada yang berbeda pada jumat pagi (30/1/2015) di halaman Gedung Layanan Akademik UNY Kampus Wates. Tampak para peserta PPG SM-3T bersama para karyawan bersiap untuk bersenam pagi.Bagi peserta PPG-SM3T senam pagi yang biasanya dilaksanakan setiap hari Sabtu dipindah di hari Jumat karena pada Sabtu akan digelar Ujian Tulis Nasional secara online. Menurut Sekretaris bidang II, Dapan, M.Kes, bahwa senam jumat pagi ini merupakan bagian dari jumat bersih dan sehat untuk lulus UTN bagi peserta SM-3T. Setelah senam pagi ini akan dilanjutkan dengan acara kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar rusunawa dan Masjid Baiturrahman. “Senam pagi ini juga untuk menyegarkan pikiran dan sebagai ajang untuk berkumpul bersama-sama.” Ujar Dapan.

    Senam jumat pagi ini disambut antusias oleh para peserta SM-3T dan karyawan UNY. Senam yang diawali dengan gerakan pemanasan,gerakan inti dan pendinginan. Sebelum pendinginan diselingi dengan gerakan joget india yang disambut meriah oleh para peserta senam jumat pagi. Setelah acara senam pagi dilanjutkan dengan launching jadwal shuttle bus UNY. Menurut Ketua Pengelola UNY Kampus Wates, Bambang Saptono, M.Si. Shuttle bus ini mengambil dua rute yaitu Rektorat-Kampus wates dan Rektorat-UUP I Jalan kenari-UPP II Jl. Bantul. Shuttle bus UNY ini mulai beroperasi per 1 Februari 2015 setiap hari Senin-Jumat dengan kapasitas 27 penumpang.

    Acara senam jumat pagi diakhiri dengan snack dan sesi foto bersama untuk para peserta PPG SM-3T. Sesi foto bersama ini diikuti oleh 10 prodi. (tsa)

  • Post date: Thursday, 22 January, 2015 - 08:25
    Isi:

    GOR UNY Kampus wates pada Rabu (21/1/2015) dilaksanakan kegiatan tes fisik bagi siswa kelas khusus Olahraga bakat istimewa olahraga.  Test fisik ini sebagai uji empirik instrumen keberbakatan olahraga oleh Direktorat Pembinaan Khusus Layanan Khusus Pendidikan Dasar Kemdikbud bekerjama dengan Fakultas Keolahrgaan FIK UNY dan Asosiasi Pelatih Olahraga Indonesia (APORI). Dekan FIK UNY , Drs. Rumpis Sudarko, M.S. menyampaikan bahwa test fisik ini diikuti oleh siswa siswi SMP yang menggelar kelas khusus olahraga. Pada uji fisik ini untuk daerah Kulon Progo mengambil sampel dari  SMP 1 Panjatan dan SMP 2 Galur. Cabang olahraga yang diujikan yaitu Bola Voli, Sepak Bola, Bulutangkis, dan pencak silat. “Sekolah di DIY yang diambil sampel sejumlah 11 sekolah dengan jumlah 400 siswa dengan kisaran usia 10-13 tahun,” Imbuh Rumpis.

    Dr. Siswanto, Sekretaris Jurusan Pendidikan Kepelatihan dan Olahraga (PKO) FIK disela-sela acara menyampaikan test fisik setiap cabang olahraga berbeda-beda tapi mengacu pada tiga prinsip yaitu antropometri (postur tubuh), kemampuan fisik dan cabang olahraga khusus.  Kajian empirik untuk masing-masing cabang olahraga ini akan menghasilkan instrumen sebagai dasar untuk memilih atlet-atlet berbakat. “FIK UNY yang memiliki jurusan Pendidikan Kepelatihan dan Olahraga diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memberikan panduan dalam memilih talenta dalam cabang olahraga.

    Lanjut Siswanto, Tiap cabang olahraga memiliki test yang berbeda-beda seperti sepak bola untuk uji antrophometri (postur tubuh)  berupa berat badan dan tinggi badan. Kemampuan fisik yang harus diuji adalah kecepatan lari 20 m, koordinasi dan kelincahan, power (trihoop), lempar bola basket dengan ukuran bola 5, speed maksimum (40 m), Vo2 max (mft). Untuk tes cabang olahraga yang diujikan test kemampuan david lee dan junggling bola. Sedangkan untuk cabang olahraga bola voli uji antrophometri berupa berat badan, tinggi badan, dan panjang lengan. Kemampuan fisik yang diuji adalah kekuatan otot tungkai, power tungkai, power lengan,kecepatan reaksi, kelentukan dan Vo2 max (mft). Kemampuan cabang olahraga yang diujikan adalah Brady Wall voli passing atas, Brady Wall passing bawah, tes smash, pengamatan passing atas dan bawah.

    “Beda lagi untuk pencak silat untuk uji antrophometri yang diukur adalah berat badan, tinggi badan, tinggi duduk dan rentang lengan. Sedangkan test kemampuan fisik berupa lempar tangkap bola tenis,lempar bola basket ukuran 5, power tungkai, kelincahan, kecepatan dan vo2 max. Untuk tes cabang olahraga terdiri dari teknik tendangan, pukulan dan observasi skill teknik. “

    Cabang olahraga bulutangkis juga memiliki kriteria sendiri dalam pengujian. Untuk uji antrophometri berupa tinggi badan, berat badan, dan tinggi duduk.  Test kemampuan fisik berupa lempar tangkap bola tennis, lempar bola basket ukuran 5, power tungkai, kelincahan, kecepatan, vo2 max, kelentukan dan kecepatan reaksi. Sedangkan untuk tes kemampuan cabang olahraga terdiri dari wall volley test dan observasi permainan ungkap Siswanto.

    Tes fisik ini diikuti oleh 37 siswi dari SMP 2 Galur dan 64 siswa dari SMP 1 Panjatan. Indah,siswa dari SMP 2 Galur  sangat antusias mengikut tes uji bakat istimewa ini. Pelajar yang keseharian mengikuti kelas olahraga dengan spesifikasi cabang olah raga bola voli ini mengaku dapat menyelesaikan tes dengan lancar. “ Mungkin tadi agak kesulitan  saat tes kecepatan reaksi terhadap cahaya karena membutuhkan konsentrasi . “papar Indah.

    Uji fisik bagi siswa kelas khusus olahraga  untuk daerah Sleman, Kota Yogyakarta, dan Bantul telah dilaksanakan pada Sabtu (17/1/2015) dan menyusul untuk Gunung Kidul pada Sabtu (24/1/2015).(tsa)

     

Pages

Company Profile

Profile Video

 

Kulon Progo Campus

Gunungkidul Campus