OUR NEWS
  • Post date: Thursday, 24 May, 2018 - 10:24
    Isi:

    Rektor bersama jajaran wakil rektor menggelar diskusi bersama dengan para mahasiswa PPG SM-3T angkatan VI pada Minggu, 1 April 2018 di Asrama UNY Kampus Wates. Pada acara tersebut juga hadir Sekretaris LPPMP, Kepala Biro AKI, Ketua P4TKN dan Ketua pengelola Kampus dan Asrama UNY Kampus Wates.

    Pada sambutannya Rektor, Prof. Dr. Sutrisna Wibawa, M.Pd. menyampaikan bahwa selama menempuh Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang lekat dengan kehidupan asrama harus memiliki sikap toleransi yang sangat tinggi. “Sikap toleransi dapat diwujudkan dalam berbagai aspek seperti etika sehari-hari, cara berpakaian, dan beribadah. Satu tahun ini merupakan fase penggemblengan bahwa menjadi guru profesional tidak hanya memiliki kemampuan pengetahuan yang unggul tapi juga memiliki kompetensi sosial kepribadian yang humanis,” ungkap Sutrisna.

    “Selain itu juga harus senantiasa bersyukur atas segala yang telah diraih serta terus mengembangkan kompetensi diri dengan belajar baik itu di dalam ruang kelas maupun diasrama dengan memanfaatkan fasilitas kampus yang telah disediakan seperti ruang kelas,internet, perpustakaan ”imbuh Sutrisna.

    Wakil Rektor I, Prof. Dr, Margana, M.Hum menyampaikan bahwa Pengelola PPG SM-3T telah merancang dan memfasilitasi pendukung proses pembelajaran sebaik mungkin agar proses lokakarya dapat berjalan optimal. “Siapkan perangkat pembelajaran dan diskusikan dengan guru pamong pada saat peer teaching, buat kelompok –kelompok kecil untuk saling belajar sama untuk mematangkan pondasi keilmuan, “tegas Margana.

    Selanjutnya Wakil Rektor II, Prof. Dr. Edi Purwanto, M.Pd. memberikan penjelasan tentang pencairan uang yang masih tersendat dari pusat. “Proses keuangan dari pusat sudah sampai ke UNY, semoga satu bulan kedepan pencairan uang dapat segera terlaksana dan teman teman mahasiswa mendapatkan hak yang seharusnya diterima,” jelas Edi. Dan tetap Persiapkan UTN sebaik mungkin, pelajari kisi kisi, gunakan dan jaga fasilitas kampus dengan baik.

    Agar para mahasiswa PPG SM-3T UNY yang berasal dari berbagai perguruan tinggi merasa memiliki UNY Wakil Rektor III UNY, Prof.Dr. Sumaryanto, M.Kes menawarkan kepada mahasiswa PPG SM-3T disela sela lokakarya dapat melakukan wisata kampus sebagai salah satu bentuk untuk lebih dekat dengan lingkungan universitas. “Dapat diagendakan untuk dilakukan pertandingan olahraga persahabatan atau pagelaran seni dengan para teman – teman UKM, “ujar Sumaryanto.

    Sedangkan Wakil Rektor IV Dr. rer. nat. Senam berpesan kepada para mahasiswa PPG SM-3T untuk terus bersemangat dan pantang menyerah. “Jenuh terhadap RPP, perangkat pembelajaran, harus tetap dinikmati karena PPG ini merupakan sebuah pertaruhan yang harus dimenangkan. Harus bisa lulus UTN dan segera diangkat,” ujar Senam.

    Kegiatan ini merupakan wahana bagi para mahasiswa PPG SM-3T untuk menanyakan dan berdiskusi bersama tentang proses pembelajaran lokakarya, fasilitas kampus, pencairan uang, mekanisme PPL, dan referensi media pembelajaran. Para mahasiswa dapat bertanya langsung dan mendapatkan solusi pemangku kebijakan di UNY. (tusti)

  • Post date: Friday, 26 May, 2017 - 11:36
    Isi:

    Tim Tenis UNY kembali meraih kemenangan pada Kejuaraan Tennis Beregu Rektor UNY CUP 2017 pada Sabtu-Minggu (1-2/4) dan Sabtu-Minggu (8-9/4) di Lapangan Tenis Alun-Alun Wates Kulon Progo. Kejuaraan yang digelar untuk ke empat kalinya ini merupakan rangkaian acara dalam memeriahkan Dies Natalis UNY ke 53. Dalam babak final Tim Tenis beregu UNY berhasil mengalahkan tim dari Klub Brimen dengan skor 2-0, dan Brimen meraih Juara II. Sedangkan Juara III bersama diraih Penjas A dan Kalibawang. Tim Tenis UNY terdiri dari Wakil Rektor I, Prof. Dr.Sumaryanto, M.Kes, Dekan FIK, Prof. Dr. Wawan S. Suherman, Wakil Dekan II FIK,R. Sunardianta, M.Kes., Abdul Alim, M.Or., Subagyo Irianto, M.Pd., dan Ngatman, M.Pd. Kejuaraan ini juga mempertandingkan Kelompok Umur KU (12) yang berhasil diraih oleh Woro Padmi Asih. Setelah berhasil menaklukan Whynne Sachico Apta Zabrina dengan skor 8-3.

    Dalam pembukaan acara tersebut Wakil Rektor III, Prof. Dr.Sumaryanto, M.Kes menyampaikan bahwa acara ini merupakan salah satu perwujudan dari Tri Darma Perguruan Tinggi dan sebagai wujud komitmen dari UNY untuk menjalin sinergi dengan pemerintah Kabupaten Kulon Progo. “UNY juga memberikan penghargaan kepada pelajar yang berprestasi di bidang olahraga untuk dapat mendaftar menjadi mahasiswa UNY melalui jalur prestasi. Siswa tersebut dapat mengambil jurusan kuliah yang tidak linier dengan prestasi yang diraih. Misal prestasi di bidang olahraga tapi tetap dapat berkuliah selain di Fakultas Ilmu Keolahragaan”, ungkap Sumaryanto.

    Selanjutnya, Penjabat Bupati Kulon Progo Ir. Budi Antono, M.Si. yang diwakili oleh Staf Ahli bidang KSDM, dr. Lestaryono menyampaikan bahwa kejuaraan ini dapat memberikan manfaat bagi kesehatan dan prestasi. “Tenis merupakan olahraga yang sudah melekat di kalangan masyarakat, tidak lagi sekedar hobi tapi juga untuk menyalurkan prestasi. Harapannya dengan UNY sebagai institusi pendidikan dapat mendorong lahirnya atlet-atlet muda berprestasi di Kulon Progo serta memberikan manfaat dan ide-ide segar dalam perkembangan Kulon Progo kedepan,” ungkap Lestaryono.

    Dalam laporannya, Ketua Pengelola UNY Kampus Wates, Bambang Saptono, M.Si. menyampaikan bahwa kejuaran tennis Rektor UNY Cup ini diikuti oleh 13 klub tennis yang berada di Kabupaten Kulon Progo, 104 atlet, dan 14 official dan 6 wasit. 13 Klub tersebut adalah UNY, POP A, Kodim KP, POP B, PTWP, Penjas A, POP B, Kalibawang A, SMA Pengasih, Kalibawang B, Misgi, Brimen, dan Sentolo. (Tusti)

  • Post date: Friday, 26 May, 2017 - 11:01
    Isi:

    Pusat Pengembangan Karir LPPMP UNY bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kulon Progo menyelenggarakan Kulon Progo Job fair dengan tema Mengentaskan kemiskinan melalui Percepatan Penempatan Kerja di GOR UNY Kampus Wates pada Jumat-Sabtu (9-10/3). Acara job fair ini dihadiri oleh 48 perusahaan dari berbagai bidang usaha seperti garmen, retail, jasa keuangan, konveksi, perkebunan, perbankan dll. Pembukaan acara ditandai dengan pemukulan gong oleh Penjabat Bupati Kulon Progo dengan disaksikan oleh Kepala Bursa Khusus dan Swasta, Kepala BAUK, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Ketua DPRD Kulon Progo , dan juga perwakilan perusahaan.

    Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Kulon Progo, Ir. Budi Antono, M.Si. memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Kulon progo Job Fair 2017. Job fair ini merupakan jembatan penghubung antara para pencari kerja dan perusahaan untuk mendapatkan pegawai yang sesuai dengan kriteria penempatan. Munculnya banyak pengangguran salah satu karena faktor tidak seimbangnya antara kualitas dan kuantitas para pencari kerja serta pengguna/perusahaan kesulitan menempatkan pegawai sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Serta juga tidak didukungnya informasi yang memadai. “Melalui Kulon Progo Job Fair 2017 ini diharapkan akan mempercepat pertemuan antara para pencari kerja dan pengguna/perusahaan sehingga tenaga kerja yang terserap akan semakin banyak dan dapat menekan angka pengangguran, ungkap Budi Antono.

    Dalam laporan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Eko Wisnu Wardhana, SE menyampaikan Kulon Progo Job Fair ini bermaksud untuk pencari kerja memperoleh informasi secara langsung dari perusahaan sehingga perusahaan mendapatkan tenaga kerja yang berkualitas dan sesuai dengan yang dibutuhkan. “Sasaran Kulon Progo Job Fair ini adalah para pencari kerja di daerah Kulon Progo, perusahaan pencari kerja, lembaga penempatan kerja swasta, bursa kerja khusus. Acara ini diikuti oleh 48 perusahaan dengan jumlah lowongan sejumlah 5078 lowongan kerja dengan spesifikasi angkatan kerja lokal sejumlah 4382 lowongan kerja, lowongan kerja antar daerah sebanyak 326 lowongan kerja dan lowongan kerja antar negara sebanyak 370 lowongan kerja, “ ungkap Eko.

    Menurut Kepala BAUK, Sukirjo, M.Pd. mewakili Rektor UNY menyampaikan bahwa acara ini sebagai ajang silaturahmi antar instansi dan pemerintah Kabupaten Kulon Progo. Dengan hadirnya UNY Kampus Wates di Kulon Progo dapat bersinergi dengan kegiatan-kegiatan di Kulon progo dan dapat memberikan dampak positif terhadap perkembangan pembangunan di Kulon Progo.”Diharapkan di tahun-tahun mendatang kerjasama dapat berlanjut dalam berbagai aspek kegiatan dan semoga acara job fair ini dapat menjadi wahana edukasi untuk masyarakat,”imbuh Sukirjo.
    Sedangkan menurut Kepala Bursa Khusus dan swasta Kementerian Tenaga Kerja, Muji Wiyono menyampaikan menurut laporan BPS bahwa pengangguran untuk periode tahun ini berjumlah 7,03 juta yang didominasi oleh lulusan SMA. “Angka pengangguran dapat ditekan melalui kebijakan pemerintah. Seperti kebijakan pembukaan infrastrukrutur di daerah timur yang menyerap tenaga kerja. Target pemerintah adalah menempatkan 2 juta tenaga kerja tiap tahunnya dan itu bisa diserap dengan program kerja padat karya dan melalui juga job fair atau in job training yang dialokasikan di 75 lokasi SMK yang sudah Bursa Kerja Khusus (BKK). (Tusti)

  • Post date: Friday, 26 May, 2017 - 10:49
    Isi:

    Peningkatan kualitas pendidikan merupakan salah satu kebijakan pendidikan nasional untuk menghadapi tantangan global. Pendidikan yang berkualitas dapat dicapai melalui penegakan sekolah yang efektif salah satu faktor utamanya adalag guru (pendidik). Guru harus mempunyai kompetensi yang unggul dan profesional. Walaupun realitas di lapangan, profil guru masih jauh dari standart minimal seorang guru baik dari latar belakang pendidikan dan sosial, jumlah dan sebaran. Hal tersebut disampaikan oleh Rektor UNY, Prof. Dr. Rochmat Wahab, M.Pd. dalam pembukaan orientasi akademik pada Sabtu (11/2/2017) di Auditorium Lantai 4 Gedung GLA UNY Kampus Wates.

    Tambahnya, menjadi guru profesional itu tidak bisa secara tiba-tiba tapi harus melalui proses. “Profesi guru adalah profesi yang menjunjung komitmen dan nilai sosial. Mempunyai komitmen yang kuat untuk menolong orang lain dan memiliki loyalitas yang tinggi. Serta tidak mudah digoyahkan oleh kepentingan materiil. Selain itu sebagai guru profesional juga memiliki rasa untuk melayani masyarakat sebagai bentuk komitmen sepanjang waktu terhadap karir serta didukung oleh pengetahuan dan ketrampilan di atas kemampuan orang pada umumnya. Sehingga para peserta PPG SM3T diharapkan selama 1 tahun disini akan ditempa baik secara akademik ataupun non akademik yang akan membentuk karakter sebagai guru profesional ” tambah Rochmat.

    Dalam laporannya, Ketua P4TKN, Drs. Suyud M.Pd. menyampaikan bahwa UNY mendapat kuota peserta PPG SM-3T angkatan V terbanyak dibanding LPTK yang lain sebanyak 374 mahasiswa. UNY mendapatkan yang paling banyak karena monitoring dan evaluasi yang baik dan diraihnya akreditasi A oleh UNY “Mahasiswa yang melakukan registrasi online sebanyak 364 mahasiswa yang terbagi menjadi 20 prodi. Sedangkan untuk asramanya, 277 mahasiswa di asrama UNY Kampus Wates dan 87 mahasiswa di Asrama UPP Bantul. ” ungkap Suyud.

    Pada materi orientasi, Ketua LPPMP, Prof. Dr. Anik Ghufron, M.Pd. menyampaikan bahwa pada tahun 2017 LPTK penyelenggara sejumlah 23 LPTK baik PTN maupun PTS dengan 26 program studi. Capaian pembelajaran PPG meliputi 4 kompetensi yaitu kepribadian, pedagogik, profesional dan sosial dengan struktur kurikulum PPG berisi workshop perangkat pembelajaran bidang studi yang mendidik disertai peer teacing dan dilanjutkan dengan PPL. “Sistem pembelajaran yang digunakan adalah dengan activ learning, workshop, PPL, dan uji kompetensi yang terdiri dari uji kinerja dan ujian tulis UTN dan UTL. Peserta lulus jika disiplin dan mengikuti semua kegiatan PPG. Menjaga etika dan kepribadian, mencapai nilai kelulusan minimal pada workshop, PPL dan uji kompetensi,” ujar Anik. Sedangkan Sekretaris LPPMP, Prof. Dr. Suwarna, M.Pd menjelaskan tentang sistem pelajaran PPL dan evaluasi PPG. “Mahasiswa PPG setelah workshop untuk membuat perangkat pembelajaran akan langsung mempraktikkan hasil perangkat pembelajaran dengan PPL di sekolah. Sekolah yang akan dtempati untuk PPL diutamakan untuk sekolah-sekolah yang telah menerapkan K-13.

Pages

Profil Instansi

Video Profil

 

Kampus Kulon Progo

Kampus Gunungkidul