OUR NEWS
  • Post date: Monday, 15 August, 2022 - 13:20
    Isi:

    Hima FT gelar kegiatan peduli alam pada (4/8/2022) di Pantai Trisik dengan tema Kenali dan Lestarikan aku. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Departemen Sosial yang bergerak di bidang pengabdian masyarakat. Menurut Ketua panitia Azizah Utami, kegiatan ini bertujuan untuk menangani persoalan sampah yang dapat merusak kebersihan dan keindahan lingkungan pantai. “Kegiatan ini dikuti oleh perwakilan tiap departemen hima FT sejumlah 31 orang dengan agenda kegiatan berupa pelaksanaan pembersihan pantai, outbond, sosialisasi konservasi penyu, pelepasan tukik (anak penyu)”

    Dalam kegiatan tersebut juga diadakan sosialisasi tentang konservasi penyu. Menurut Edi Yulianto, pengelola konservasi penyu Pantai Trisik menyampaikan bahwa penyu memiliki andil dalam menjaga semesta karena sebagai penanda bahwa suatu perairan tersebut masih aman, bebas polusi dan kaya akan jenis ikan. Penyu juga memberi makan ikan/biota laut sekitar dengan sisa metabolismenya dan memindahkan unsur hara dari tempat subur ketempat lain pada saat bermigrasi, sehingga daerah yang dilewatinya menjadi subur. “Melindungi penyu juga berarti harus merawat dan melindungi pantai dan perairan laut tempat hidup penyu. Pada akhirnya manusia juga yang akan diuntungkan.”ungkap Edi.

    Menurut Edi Yulianto bahwa konservasi penyu Pantai Trisik telah berdiri sejak tahun 2004 dan merupakan satu- satunya konservasi penyu di Kulon Progo dan pertama di D.I. Yogyakarta. Jenis penyu yang ditangkarkan merupakan jenis penyu lekang. Setiap tahun mengamankan sekitar 800-5000 telur penyu. Dengan periode untuk melepaskan penyu dari Bulan Juni- November. “ Ada beberapa hal yang menjadi ancaman keberadaan penyu di Pantai Trisik yaitu aktivitas manusia, hewan predator, gelombang tinggi dan abrasi, kegiatan pariwisata, aktivitas tambak udang dan sampah, imbuh edi.

    Dalam kegiatan ini juga dilakukan kegiatan pembersihan sampah di kawasan Laguna Pantai Trisik dengan dibagi menjadi beberapa kelompok. Setelah pembersihan area pantai dilanjutkan dengan outbond dan pelepasan 40 ekor tukik.

     

  • Post date: Tuesday, 9 August, 2022 - 15:55
    Isi:

    Mahasiswa Sarjana Terapan Tata Rias UNY Kampus Wates meraih predikat juara ke 2 dan ke 3 pada seleksi daerah lomba Asean Skill Competition ( ASC) dengan bidang kejuruan Beauty Therapy. Juara kedua diraih oleh Kezia Refalina Enjang Rahaya dan Juara 3 diraih oleh Dea Ardani Putri. Karena nilai melebihi passing grade yang telah ditetapkan maka  berhak untuk maju ke seleksi tingkat nasional ASC.

    Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DIY bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas, Kementerian Ketenagakerjaan RI pada tanggal 1- 4 Agustus 2022 bertempat di Gedung Samiaji, SMK N 4 Yogyakarta. Asean Skill Competition merupakan kompetisi ketrampilan tingkat ASEAN yang dilaksanakan dua tahun sekali dan diikuti oleh 10 negara di Asia Tenggara. Seleksi ASC diadakan mulai dari tingkat daerah, nasional dan diakhiri tingkat ASEAN.

    Menurut koorprodi Sarjana Terapan Tata Rias UNY Kecantikan UNY, Eni Juniastuti, M.Pd. menyatakan bahwa jenis lomba beauty therapy memiliki beberapa jenis mata uji yaitu perawatan wajah menggunakan teknologi, perawatan badan, rias pesta (malam hari), manicure dan nail art. “Kompetisi ini melatih mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi dalam bidang beauty theraphy bagi mahasiswa dan melatih agar mahasiswa memiliki jiwa kompetisi dalam kejuaraan,”

    Dalam kesempatan yang sama, Dosen pendamping lomba, Elok Novita, M.Pd. menyampaikan bahwa sebelum kompetisi ini dimulai kita telah melakukan pendampingan lomba selama 10 hari untuk memberikan motivasi, bimbingan dan latihan secara periodik sesuai dengan kisi- kisi lomba yang telah ditentukan. “Karena masih dalam masa pandemi sehingga untuk praktek pendampingan dilakukan secara bergantian dan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Walaupun persiapan sangat singkat mahasiswa sangat antusias dan semangat untuk mengikuti kompetisi ini”, ungkap Elok.(Tusti)

  • Hima Pengobatan Tradisional Gelar Pormada Petanque
    Post date: Friday, 5 August, 2022 - 15:22
    Isi:

    Himpunan Mahasiswa Pengobatan Tradisonal Indonesia (Hima PTI) menyelenggarakan Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (Pormada) untuk cabang olahraga petanque di Lapangan petanque UNY Kampus wates baru-baru ini.

    Menurut Pembimbing Hima PTI, Duwi Kurnianto Pambudi, S.Or, M.Or. bahwa ajang ini sebagai wadah promosi dan sosialisasi tentang olahraga petangue kepada mahasiswa UNY Kampus Wates. Selain juga melatih soft skill mahasiswa untuk dapat menyelenggarakan event dan melatih kerja sama antar tim. “Olahraga petanque merupakan permainan tradisional asal prancis yang bertujuan untuk melempar bola besi (bosi) sehingga dekat dengan sasaran (boka/bola kayu). Harapannya dengan diselenggarakan kegiatan ini dapat meningkatkan eksistensi cabang olahraga petanque untuk lebih dapat di kenal di mahasiswa UNY.

    Dalam laporannya ketua panitia, Athala Andhika Putra menyampaikan bahwa Pekan Olahraga Mahasiswa Daerah (Pormada) adalah ajang olahraga antar mahasiswa FIK UNY yang mewakili masing-masing daerahnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas mahasiswa FIK UNY yang diarahkan pada peningkatan kesehatan jasmani dan rohani mahasiswa, pembinaan watak, kedisiplinan, dan menjunjung tinggi sportivitas.

    Pormada petanque ini diikuti oleh 29 peserta dari para mahasiswa FIK UNY. Pormada Petanque juara I diraih oleh Jabar, juara 2 diraih oleh Jateng Jatim, dan juara 3 diraih oleh Jatim 2.

     

     

  • Post date: Thursday, 4 August, 2022 - 13:23
    Isi:

    Prodi Sarjana Terapan Tata Boga menggelar acara dengan tema “Inovasi Produk Berbasis Pangan Kulon Progo” bertempat di Auditorium UNY Kampus Wates, belum lama ini. Menurut Ketua Panitia Kegiatan, Rifqi Alaudin menyatakan bahwa acara ini merupakan ajang kreativitas mahasiswa mengolah masakan dengan bahan pangan lokal di Kulon Progo. Kedepannya, diharapkan para mahasiswa dapat menghasilkan inovasi produk berbasis bahan lokal khas Kulon Progo yang akan dikenal masyarakat luas.

     

    Ketua Jurusan Pendidikan Teknik Busana dan Boga (PTBB) Muhammad Adam Jerussalem, Ph.D dalam sambutanya memaparkan bahwa kegiatan ini selain dapat menambah keterampilan memasak juga dapat menambah ketrampilan dalam berorganisasi, negoisasi, komunikasi dan kerja sama. “Mahasiswa tidak hanya disiapkan untuk terampil memasak tapi juga bagaimana cara untuk memasarkannya. Jadi, mahasiswa mengetahu tahapan dari hulu sampai dengan hilir proses makanan tersebut. “ ungkap Adam.

     

    Sekretaris Bidang Umum dan Keuangan UNY Kampus Wates, Drs. Joko Kumoro, M.Si yang hadir mewakili Ketua pengelola Kampus Wates mengatakan melalui kegiatan ini nantinya bisa meningkatkan kerja sama dengan berbagai pihak melalui inovasi makanan dari hasil olahan berbasis bahan pangan khas Kulon Progo. “ Olahan berbasis makan pangan lokal ini kelak akan menjembatani para mahasiswa UNY dengan berbagai stakeholder ataupun masyarakat di Kulon Progo. “ungkapnya.

     

    Dalam ajang kali ini tercipta berbagai kreasi jenis masakan antara lain, Menoreh Opera Cake, Puding Tape, Nastar Labu Kuning, Pai Ubi Ungu, Sawut Schotel, Tape Bakar Saus Kelapa, Biskuit Moccaf Labu Kuning, dan berbagai jenis masakan lainya.

    Pemenang dalam ajang kali ini yaitu, Shinta Nur Fatmawati (Terkreatif) dengan judul kreasi masakanya yaitu tempe benguk rasa rendang, Nurhuda Imran (Terbaik) dengan kreasi masakannya yaitu Sus Singkong, dan Zahra Fauziah (Terfavorit) dengan kreasi masakan Vegan 0- Corn dog. Untuk kategori Fruit Carving dimenangkan oleh Ama Rubson (Juara I) dan Ahmad Rizal (Juara II).

     

     

Pages