OUR NEWS
  • Post date: Sunday, 28 November, 2021 - 09:11
    Isi:

    Kampus Wates Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berkomitmen untuk menjadi Kampus Penyelanggara Program Vokasi UNY yang unggul dan fokus pada kepuasan pelanggan. Pelayanan prima oleh tenaga kependidikan merupakan kunci meraih kepuasan pelanggan. Mengingat hal itu, Kampus Wates UNY menyelanggarakan Workshop Peningkatan Pelayanan Prima bagi Tenaga Kependidikan Kampus Wates Universitas Negeri Yogyakarta pada Sabtu-Minggu (27-28/11/2021).

    Kegiatan yang bertema ”Layanan Prima bagi Tendik” ini diselenggarakan di Laras Asri Resort and Spa, Salatiga, Jawa Tengah. Acara dibuka oleh Ketua Pengelola Kampus Wates UNY, Dr. Ir. Widarto, M.Pd. Dalam sambutannya Ia mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas tenaga kependidikan dalam memberikan pelayanan prima kepada pelanggan, baik pelanggan internal yakni dosen dan mahasiswa, maupun pelanggan eksternal yakni industri yang telah bekerjasama dengan Kampus Wates UNY.

    “Kampus Wates disiapkan untuk menjadi Kampus Penyelenggara Program Vokasi UNY seiring dengan status UNY menjadi Perguruan Tinggi Badan Hukum (PTN-BH) sehingga tendik harus menyiapkan diri agar mampu memberikan layanan prima mengingat kultur vokasi lebih banyak berhubungan dengan pihak eksternal yakni industry dan dunia kerja.” tambah Widarto.

    Materi pertama tentang Peningkatan Pelayanan Prima bagi Tenaga Kependidikan UNY Kampus Wates disampaikan oleh Kepala Biro Umum, Perencaraan, dan Keuangan, Bapak Sukirjo, M.Pd. Materi kedua tentang Budaya Kerja Industri disampaikan oleh Ketua Pengelola Kampus Wates UNY, Dr. Ir. Widarto, M.Pd. Kegiatan di hari berikutnya adalah outbond dan diakhiri dengan kegiatan ramah tamah. (aew)

  • Post date: Friday, 26 November, 2021 - 14:04
    Isi:

    Mahasiswa merupakan generasi penerus masa depan yang akan memimpin bangsa ini menjadi bangsa yang semakin maju dan sejahtera. Mahasiswa harus memahami nilai-nilai dan prinsip anti korupsi agar bangsa ini terbebas dari perilaku korupsi yang merugikan. Oleh karena itu Kampus Wates UNY menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk “Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi” bagi mahasiswa baru pada Jum’at (26/11) melalui. Acara yang diselenggarakan melalui Zoom dan live streaming youtube ini dibuka secara resmi oleh Dr. Ir. Widarto, M.Pd., Ketua Pengelola Kampus Wates UNY.

    Dalam sambutannya, Widarto mengatakan bahwa berdasarkan berita di berbagai media, kasus tindak pidana korupsi di Indonesia tidak ada hentinya. Oleh karena itu, kita sebagai insan pendidik dan mahasiswa yang merupakancalon pemimpin dan penerus masa depan bangsa harus sedini mungkin diberi pencerahan dan penyuluhan bagaimana bisa menghindarkan diri dari tindak pidana korupsi sesuai kaidah hukum.

    “Tindakan korupsi adalah Tindakan yang paling dibenci oleh masyarakat, jelas menyalahi hukum, dan dilaknat oleh Allah SWT karena merugikan semuanya. Oleh karena itu kami memiliki komitmen yang tinggi untuk mengenalkan upaya pencegahan dan pemberantasannya,” imbuhnya.

    Tak lupa, Ketua Pengelola Kampus Wates UNY mengucapkan terima kasih terhadap semua panitia yang telah menyukseskan acara ini, dan berpesan kepada mahasiswa agar mengikuti kuliah umum ini dengan baik dari tempat masing, terima kasih kepada narasumber

    Narasumber Kuliah Umum Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi ini adalah Drs. Ir. Arief Noor Rokhman, M. Hum., Hakim Ad Hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri Jayapura. Materi yang disampaikan meliputi sejarah korupsi, konvensi korupsi, pengertian korupsi, pengertian kerugian negara, unsur-unsur dan jenis korupsi, dampak masif, nilai-nilai dan prinsip anti korupsi, faktor-faktor pendorong korupsi, upaya pencegahan bagi mahasiswa, serta peran mahasiswa terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.

    Arief berharap mahasiswa terlibat aktif dalam membangun budaya anti korupsi, sebagai agent of change, agen penggerak dengan cara menanamkan nilai2 dan prinsip anti korupsi dari diri sendiri seperti kejujuran, keberanian, kemandirian, kedisiplinan, kesederhanaan, adil, dan tanggungjawab. (aew)

  • Post date: Tuesday, 12 October, 2021 - 10:14
    Isi:

    Mahasiswa program studi Diploma IV Teknik Mesin yang terdiri dari Ahmad Rizal Rifani sebagai ketua tim, Devi Kusumawati, Arif Hidayat, dan Adithya Pradana Arya Permadi sebagai anggota. Tim yang dibimbing oleh Bayu Rahmat Setiadi, S.Pd., M.Pd.  merupakan satu-satunya perwakilan dari Universitas Negeri Yogyakarta yang berhasil lolos kedalaman TOP 120 Innovillage 2021 dari jumlah pendaftar proposal 482 dari 31 provinsi dan 67 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Pengumuman TOP 120 di umumkan pada tanggal 6 Oktober 2021 pukul 13.40 WIB melalui aplikasi virtual zoom meeting dan melalui website https://bit.ly/SKPenetapanTop120Innovillage2021.

    Innovillage sebuah kompetisi sociopreneurship di bidang teknologi digital melalui kolaborasi PT Telkom Indonesia bersama Perguruan Tinggi dalam hal ini Telkom University. Kegiatan ini diselenggarakan sejalan dengan Program Nasional dalam Transformasi Digital dan peningkatan Perekonomian Masyarakat Desa, serta visi Telkom menjadi digital telco pilihan utama untuk memajukan masyarakat. Innovillage mewadahi Perguruan Tinggi se-Indonesia dalam menggugah mahasiswa/i yang sedang di berada kampung halaman (selama pandemi Covid-19) untuk ikut terlibat langsung membantu memberikan solusi terhadap problem-problem sosial masyarakat desa mereka melalui inovasi-inovasi digital aplikatif yang dengan memiliki keterkaitan mengenai Sustainable Development Goals (SDGs) sehingga tercipta kemanfaatan sosial dan peningkatan ekonomi yang terukur. Terutama dalam penanganan Pandemi Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan aturan Pemerintah Pusat atau Pemerintah daerah masing-masing. Kegiatan ini juga wujud nyata penerapan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dalam melahirkan talent-talent digital masa depan menuju Indonesia Maju.

    Dosen Pembimbing, Bayu Rahmat Setiyadi, M.Pd., mengatakan bahwa setelah lolos TOP 120 maka tim akan berhak mendapatkan pendanaan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Proposal yang diajukan mengangkat judul "Sosial Project Waste Management System (WAMAS) pada Kelompok Swadaya Masyarakat Desa Muktisari Kabupaten Kebumen. Aplikasi WAMAS ini terdiri dari dua User Interface yaitu sebagai administrator dan konsumen (nasabah bank sampah).

    “Nasabah bank sampah dapat memilih metode penyetoran sampah dengan dijemput mitra atau setor sendiri dengan metode pencacatan saldo dan berat berbasis elektronik. Sehingga anggota dapat mengontrol dan melihat berapa jumlah yang disetorkan dan dapat melihat jumlah tabungannya yang ada di Kelompok Swadaya Masyarakat.” ungkap Bayu

    Ketua Tim, Ahmad Rizal Rifani, Berharap melalui aplikasi WAMAS ini kita dapat membantu meningkatkan dan memajukan kegiatan bank sampah di Desa Muktisari, Kabupaten Kebumen.

    “Kegiatan ini juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan mampu mengolahnya dengan baik, agar lingkungan tetap terjaga dan terbebas dari sampah serta menggugah kesadaran akan manfaat mengolah sampah menjadi sumber penghasilan.” terang mahasiswa yang akrab dipanggil Rizal itu. (aew)

  • Post date: Friday, 17 September, 2021 - 09:01
    Isi:

    Mutu pendidikan mulai dari sarana prasarana, proses pembelajaran, dosen, hingga tenaga kependidikan merupakan faktor utama salam mencetak lulusan pendidikan vokasional yang siap kerja. Upaya mendorong proses perbaikan dan membudayakan mutu terus dilakukan secara berkelanjutan, salah satunya oleh Program Studi Tata Boga Sarjana Terapan (D4) Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta melalui proses akreditasi. Pada Jumat – Sabtu (17–18/09/2021) Program Studi Tata Boga Sarjana Terapan (D4) menjalani proses Asesmen Lapangan (AL) secara daring dengan perwakilan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk penilaian akreditasi. Asesor BAN-PT yang bertugas pada AL tersebut adalah Dr. Elis Endang Nikmawati, M.Si., dari Universitas Negeri Bandung dan Drs. Maman Lukman Supardi, M.Pd., dari Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung. AL diawali dengan sambutan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes.

    Sumaryanto berharap kegiatan AL ini dapat memberi pencerahan terutama dalam memajukan mutu layanan Program Studi Teknik Boga. “Kami terus all out untuk memajukan pedidikan vokasi salah satunya sesuai arahan Ditjen Vokasi dimana nantinya secara pengelolaan akan tersentralkan di Kampus Wates dan Gunungkidul dengan ketua pengelola setingkat direktur,” ujarnya.

    “Selain itu, kami juga terus berkomitmen untuk memajukan produksi prodi Tata Boga dengan terus mendorong dan memanfaatkan produk dari prodi Tata Boga di berbagai kegiatan yang kami selenggarakan,” lanjutnya.

    “Kami terus berupaya unutk meningkatkan mutu dan kualitas tiga jalur akademik, Pendidikan Profesi yakni Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan Program Profesi Insinyur yang diselenggarakan FT UNY, Pendidikan Vokasi dengan Sarjana Terapan dan akademik untuk Sarjana Magister dan Doktor,” beber Rektor UNY.

    “Prodi-prodi monodisiplin S2 juga telah dikelola di bawah fakultas untuk semakin menumbuhkan semangat berkompetisi dalam pengelolaan institusi. Selain itu, kami juga terus mengakselerasi untuk meraih status PTN-BH,” tutup Rektor UNY.

    Elis Endang Nikmawati dalam sambutannya menyampaikan bahwa UNY telah maju dan berkembang sangat pesat salah satu buktinya dengan kehadiran Prodi Sarjana Terapan ini. Ia juga menyampaikan bahwa dua hari proses asesmen ini nantinya akan lebih banyak diskusi dan sharing dalam upaya konfirmasi data-data yang telah dikirimkan.

    Sementara itu, Maman Lukman Supardi menyampaikan apresiasi bahwa UNY dapat memfasilitasi proses akreditasi secara daring ini dengan sangat baik. “Kami berdua hadir kesini meskipun secara tatap maya lebih kepada proses pembinaan saja sehingga melalui AL diharapkan akan banyak masukan-masukan positif untuk kemajuan Program Studi Tata Boga Sarjana Terapan (D4).

    Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UNY, Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D., dalam presentasinya kembali menekankan bahwa Program Studi Tata Boga Sarjana Terapan (D4) merupakan pengembangan dari (D3) Teknik Boga berdasarkan lampiran Surat dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi No. B/185/C. Ca/KB.01.00/2019 tentang Penugasan Perubahan Program Studi Program Diploma III menjadi Sarjana Terapan di Perguruan Tinggi untuk menguatkan jenjang pendidikan vokasi terhadap tantangan industri masa depan.

    Usai pembukaan, acara kemudian dilanjutkan dengan proses verifikasi kondisi prodi yang telah dilaporkan pada Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Lembar Evaluasi Diri (LED) kepada Pengelola Program Studi (Pimpinan Fakultas Teknik), Koordinator Prodi dan Tim Taskforce. Terdapat sembilan standar yang ditinjau sebagai dasar penilaian, meliputi (1) Visi, Misi, Tujuan dan Strategi, (2) Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerja Sama, (3) Mahasiswa, (4) Sumber Daya Manusia, (5) Keuangan, Sarana, dan Prasarana, (6) Pendidikan, (7) Penelitian, (8) Pengabdian kepada Masyarakat, (9) Luaran dan Capaian Tri Dharma. Agenda lain dalam kegiatan AL ini di antaranya virtual tour ke fasilitas-fasilitas yang dimiliki Prodi, wawancara dengan mitra dari IDUKA yang telah bekerjasama dengan prodi, wawancara dengan mahasiswa dan wawancara dengan dosen. Seluruh tahapan kegiatan ini tentu sangat relevan dengan pelaksanaan tujuan UNY dalam membangun budaya mutu di bidang pendidikan secara berkelanjutan. (aew)

Pages

Company Profile

Profile Video

 

Kulon Progo Campus

Gunungkidul Campus