OUR NEWS
  • Post date: Wednesday, 1 November, 2023 - 11:37
    Isi:

    Keinginan atau mimpi untuk mendapatkan akses kuliah di luar negeri bagi mahasiswa biasanya terkendala oleh keterbatasan penguasaan bahasa asing, faktor finansial atau biaya kuliah dan biaya hidup di luar negeri yang relatif mahal. Serta kesiapan mental bagi mahasiswa untuk mampu bersaing dan hidup berjuang sendiri di negara lain. Dibutuhkan kesiapan yang matang untuk dapat mengakses pendidikan di luar negeri, hal ini diungkapkan oleh Arnantyo Naresyworo selaku CEO dari Naresy Internationl Educational Consultant (NIEC) pada sosialisasi dan kunjungan NIEC dan Edith Cowan Universtiy dan Edith Cowan College pada Senin (23/10) di Aula Gedung Layanan Akademik Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta Kampus Wates.

    NIEC merupakan konsultan pendidikan yang memfasilitasi bagi mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan di luar negeri. Pada kesempatan ini NIEC berkolaborasi dengan mendatangkan langsung perwakilan dari perguruan tinggi dari Australia, Edith Cowan University dan Edith Cowan College, Princess Bonafacio dan Lili Fang.

    Dalam presentasinya, Princes Bonafacio menyampaikan bahwa Australia menempati peringkat tiga untuk pilihan study ke luar negeri. Australia memiliki 8 perguruan tinggi dari 100 perguruan tinggi terbaik di dunia. Dan untuk Edith Cowan University memiliki pilihan untuk berbagai macam jurusan baik dengan pilihan gelar untuk sarjana dan master. “Edith Cowan University yang berdiri tahun 1991 memiliki 30.000 mahasiswa telah mempertahankan peringkat sebagai universitas dengan peringkat bintang lima untuk kualitas pengajaran dalam Good Universities Guide dan telah mempertahankan rekor ini selama 17 tahun berturut-turut, imbuh Princes.

    Ditambahkan Lily Fang, bahwa bagi mahasiswa internasional, pemerintah Australia memberikan hak untuk mendapatkan kerja part time disela sela perkuliahaan dengan durasi 24 jam selama 1 minggu. “Mahasiswa dapat proaktif untuk mengecek di website komunitas yang menyediakan layanan part time pekerjaan. Dan pekerjaan part time ini juga ada yang mensyaratkan tanpa pengalaman kerja. Jadi

    Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Vokasi, Prof. Dr. Komarudin, S.Pd., M.A menyampaikan bahwa ini merupakan momentum yang bagus bagi para mahasiswa untuk dapat membuka wawasan baru dan mimpi untuk bisa melanjutkan kuliah di luar negeri. “Semoga kesempatan ini bisa dijadikan pemantik bagi mahasiswa untuk menemukan jalan atau langkah-langkah untuk menempuh pendidikan di luar negeri, tambah Komarudin.

    Menurut mahasiswa Administrasi Perkantoran, Sketsa Annisa Marsyafina, menyampaikan bahwa sebuah kesempatan emas dapat menjadi perwakilan untuk mendengarkan langsung tentang menempuh perkuliahaan di Australia. “Saya menyukai desain. Saya bermimpi saya dapat melanjutkan Pendidikan di Australia dan mengambil seni atau desain, “ ucapnya antusias. (Tusti)

  • Post date: Tuesday, 31 October, 2023 - 07:39
    Isi:

    Adam Yordan Al Maliky dan Adinda Tika Listya, mahasiswa prodi sarjana terapan Manajemen Pemasaran Fakultas Vokasi UNY ikuti lomba bussines competition Frisian Flag Indonesia : Dairy Innovation Lab 2023. Menurut Adam Yordan Al Maliky, “Bahwa kita telah berhasil menembus 50 besar dan diharuskan mengimplematasikan strategi pemasaran dan komunikasi yang telah kita tuangkan dalam proposal dalam bentuk kegiatan nyata. Kegiatan ini kami wujudkan dalam seminar dan lomba memasak menggunakan susu Frisian Flag,”tandas Adam. Kegiatan Seminar dan lomba memasak dilaksanakan pada (31/10) di Ruang Sidang Utama FV UNY dan Laboratorium boga FV.

    Kegiatan seminar berkolaborasi dengan HIMA Bisnis Keuangan dengan ini mengusung tema “Jadilah Mahasiswa Berenergi, Intelektual Muda, Berjiwa Edupreneurship dan Berkontribusi di Era Society 5.0”. Kegiatan seminar ini diikuti oleh 100 Mahasiswa Manajemen Pemasaran Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta.

    Dalam sambutannya ketua dari HIMA Departemen Bisnis Keuangan, Kefas Rony Satrio menyampaikan ungkapan terimakasih atas dukungan dan pattispasi para mahasiswa manajemen pemasaran dalam kegiatan seminar ini. “Kegiatan pada hari ini akan dibagi menjadi tiga sesi, yaitu sesi yang pertama seminar Kesehatan, sesi yang kedua seminar pemasaran, dan sesi yang ketiga seminar edupreneurship. Disini saya berharap kepada teman-teman agar dapat mengikuti acara hari ini sampai selesai”, ungkap Kefas.

    Dalam acara seminar kesehatan pemateri, Adinda Tika Listya menyampaikan tentang menjelaskan mengenai proses pembuatan susu UHT (Ultra High Temperature) dari awal sampai akhir, dimana susu sapi yang sudah diperah akan dipanaskan dengan suhu 135-154 derajat Celcius selama 1-8 detik. Lalu setelah dipanaskan, susu tersebut akan di dinginkan lagi selama 108 detik juga di temperature 18 derajat celcius. Setelah mengalami proses pemanasan dan pendinginan maka akan dilakukan fortifikasi. Fortifikasi ini gunanya untuk menambahkan nutrisi pada susu. Kemudian dilakukan uji sampel sebelum beredar di pasaran. Untuk memastikan keamanan produk sebelum beredar dipasaran.

    “Dengan rutin meminum susu UHT ini, akan banyak manfaat bagi tubuh dan Kesehatan. Dikarenakan susu UHT ini dapat melawan obesitas, dapat meningkatkan kualitas tidur, juga dapat mencegah osteoporosis, ungkap Adinda.

    Pada saat bersamaan di Laboratorium Pastry sedang digelar kegiatan Lokakarya memasak memasak dessert dengan bahan dasar susu UHT Frisian Flag oleh mahasiswa Tata Boga. Peserta lomba dibagi menjadi enam kelompok. Juri lomba memasak lomba yakni dosen tata boga, Erza Chica’al Sandya,M.Pd dan Ngabdul Munif, M.Pd.

    Pemenang juara I dari lomba memasak dessert tersebut adalah dengan nama dessert Paris Beast yang beranggotakan Savira Najwa, Amanda Trihapsari, Taufiq Nur H, dan Aisha Rahmadani. Sedangkan juara II diraih dengan nama dessert Dreamland Chocoregal yang beranggotakan Aqila Nadia Luqmana, Tsania Damasuri Putri, Mevazahra Adyun, serta Assifa Sakinata Wijaya, dan juara III diraih dengan dessert Mille Feuille yang beranggotakan Sofiya, Nandana, Fakih, serta Charisma.(Kartika/tha)

  • Post date: Monday, 30 October, 2023 - 13:43
    Isi:

    Noisy Event Organizer (Noisy EO), tim Event Organizer prodi sarjana terapan Administrasi Perkantoran Kampus Wates kelas B gelar event hiburan yang diadakan ( 29/10) di Seven Sky Lippo Plaza. Event ini digarap oleh tim yang beranggotakan 17 panitia internal, 23 volunteer, dan 12 magang. Noisy EO menggelar dimulai dari pukul 15.30 WIB hingga 22.30 WIB. Menurut ketua pelaksana, Dwi Agus Arya bahwa tajuk untuk event ini adalah Quarter Life Party. Event ini ditujukan sebagai wadah bagi orang yang sedang mengalami Quarter Life Crisis. Event yang dihadiri 363 penonton ini mendatangkan guest star Kohi Sekai, HeavyBoys, Genreaction Band, dan komunitas Stand Up Comedy Yogyakarta.

    "Umur saat ini 18-30 tahun di mana setiap anak muda merasakan keresahan dan kebingungan mereka tentang masa depan dalam segala aspek. kami merasakan energi yang luar bisa dari keresahan dan berinisiatif untuk mengangkat ini dalam sebuah event untuk merayakan apa yang mereka rasakan, " imbuh Arya.

    "Quarter Life Party membawa terobosan baru dalam menggabungkan 3 sasaran penonton di dalam satu event baik dari penggemar Musik Folk Pop, Wota Enthusiast, dan Stand Up Comedy. Untuk agenda Folk Competition Event disi dengan pertunjukan dari band Lembahyung Senja dan Genkustik di panggung Sevensky. Pemenang dari Folk Music Competition, Lembahyung Senja sebagai juara pertama dan Genkustik juara kedua. Para pemenang mendapatkan piala dan hadiah sejumlah uang, ujar Arya

    Acara tersebut resmi dibuka ditandai pengguntingan pita oleh ketua Noisy EO, dosen pengampu, dan koordinator prodi Administrasi Perkantoran. Dalam sambutannya, Chusnu Syarifa Diah Kusuma sebagai dosen pengampu mata kuliah EO mengatakan bahwa kegiatan EO ini bertujuan untuk meningkatkan softskill terutama untuk skill collaboration, communication, critical thinking dan creativity. Event diisi kembali dengan Talkshow Tutorial Menghadapi QUARTER LIFE CRISIS (TTM QUACI) yang dinarasumberi oleh Komunitas Stand Up Yogyakarta.

    Acara music masih berlanjut dengan penampilan Hindia Karaoke Party yang diisi oleh Genreaction Band yang membawakan lagu-lagu yang penyanyi identik dengan lirik-lirik tentang keresahan duniawi dan cukup populer di kalangan anak muda.

    Tak cukup disitu, masih ada sederet penampilan dari Kohi Sekai dan para Wota Enthusiast. Di penghujung acara, DJ Heavy Boys menampilkan lagu-lagu western dan JKT48 yang menjadi penutup kegiatan tersebut. (Chusnu/tha)

  • Post date: Monday, 30 October, 2023 - 09:54
    Isi:

    Departemen Teknik Elektro dan Elektronika Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta melakukan studi banding ke Institut Teknologi Sepuluh November pada jumat, (27/10). Dalam sambutannya, Ketua Prodi Sarjana Terapan Teknik Elektronika, Dr. Aris Nasuha, M.T. menyampaikan bahwa studi banding ini merupakan salah satu langkah penting dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan metode belajar mengajar.

    “Kegiatan ini untuk memahami lebih dalam tentang metode dan praktik belajar mengajar yang diadopsi oleh ITS, khususnya di Fakultas Vokasi, Departemen Teknik Instrumentasi. Sebagai wujud kolaborasi antara dua institusi pendidikan tinggi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengembangan ilmu pengetahuan di bidang elektro dan elektronika, “ imbuh Aris.

    Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Vokasi ITS, Prof Ir Muhammad Sigit Darmawan MEngSc PhD menyambut baik kegiatan studi banding ini. Kunjungan ini sebagai langkah awal dalam upaya saling berbagi pengetahuan dan pengalaman antara UNY FV Departemen Teknik Elektro dan Elektronika dan ITS Fakultas Vokasi Departemen Teknik Instrumentasi. “Diharapkan bahwa kerja sama ini akan membuka peluang bagi kedua institusi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkaya pengalaman belajar bagi para mahasiswa di bidang elektro dan elektronika. “ imbuh Muhammad Sigit. Dalam sambutan tersebut juga disampaikan tentang Sejarah fakultas, struktur akademisi, capaian serta prestasi lulusan.

    Pada Kegiatan studi banding ini juga dilakukan kunjungan langsung ke ruangan departemen Teknik Instrumentasi dan laboratorium. Dalam kesempatan tersebut para rombongan studi banding mendapatkan arahan langsung dari Ketua Departemen Teknik Instrumentasi ITS, Dr. Ir. Totok Soehartanto, DEA, tentang sistem kurikulum dan metode belajar mengajar yang diterapkan di departemen Teknik Instrumentasi FV ITS. “Semoga Momentum studi banding ini memberikan harapan untuk lebih memperdalam kemitraan yang positif antara UNY dan ITS, yang pada gilirannya akan memberikan manfaat jangka panjang bagi pengembangan sumber daya manusia dan kemajuan ilmu pengetahuan di Indonesia.

    Dipenghujung kegiatan ini, dilakukan kunjungan ke berbagai laboratorium di Departemen Teknik Instrumentasi ITS. Rombongan dapat melihat secara langsung proses belajar mengajar. Dan juga memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan staf akademik dan mahasiswa.

    Studi banding ini diikuti oleh ketua departemen, koordinator prodi, para dosen, laboran dan admin prodi. Pada kegiatan ini juga dilakukan prosesi tukar cinderamata dan sesi foto bersama. (rom/Tha)

Pages