OUR NEWS
  • Post date: Thursday, 3 June, 2021 - 07:50
    Isi:

    Program Studi Mesin Otomotif Sarjana Terapan (D4) Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta menjalani proses Asesmen Lapangan (AL) secara daring dengan perwakilan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk penilaian akreditasi pada Rabu – Kamis (02–03/06/2021). Asesor BAN-PT yang bertugas pada AL tersebut adalah Suharyadi Pancono, Dipl. Ing. HTL. M.T., (Politeknik Manufaktur Bandung) dan Prof Dr.Ir.Dipl.-Ing. Berkah Fajar Tamtomo Kiono (Universitas Diponegoro). AL diawali acara pembukaan dengan sambutan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO.

    Rektor UNY menyampaikan bahwa Prodi D4 Mesin Otomotif merupakan salah satu andalan di UNY yang selalu berkomitmen untuk berkontribusi pada Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Bahkan eksistensi prodi ini telah menyumbangkan berbagai prestasi baik di kancah nasional maupun internasional,” ujarnya

    “Melalui forum ini kami berharap mendapat masukan, kritik maupun feedback dari bapak-bapak asesor sehingga kami dapat meningkatkan kualitas manajemen pengelolaan prodi di lingkungan UNY,” tandas Rektor UNY.

    Sementara itu, Dekan FT UNY, Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D., menyampaikan bahwa Program Studi Mesin Otomotif Sarjana Terapan (D4) merupakan metamosfosis dari D3 Teknik Otomotif berdasarkan arahan dari Dikti yang diharapkan penguatan jenjang sarjana terapan atau D4 yang menjadi jawaban bagi tantangan industri masa depan.

    “Tujuannya adalah meningkatkan kompetensi tenaga kerja kita sesuai dengan tuntutan dunia kerja sehingga lulusan tidak hanya terampil di bidangnya tetapi juga memiliki kemampuan untuk menjadi kreator, inovator hingga pemimpin,” lanjut Dekan FT UNY.

    Suharyadi Pancono, Dipl. Ing. HTL. M.T., dalam sambutannya bahwa progres di UNY cukup baik bila melihat sudah cukup banyak prodi-prodi yang telah terakreditasi A. “Jadi selama kurang lebih dua hari ini kita akan lebih banyak sharing dengan mematuhi kode etik yang telah ditetapkan BAN-PT,” ujar Suharyadi Pancono, Dipl. Ing. HTL. M.T.

    Sementara itu, Prof Dr.Ir.Dipl.-Ing. Berkah Fajar Tamtomo Kiono dalam sambutannya menjelaskan proses akreditasi kurang lebih bersifat klarifikasi terkait dokumen-dokumen yang telah dikirimkan.

    Usai pembukaan, acara kemudian dilanjutkan dengan proses verifikasi Borang Akreditasi Program Studi (APS), Borang Laporan Kinerja Program Studi (LKPS), dan Borang Lembar Evaluasi Diri (LED). Terdapat sembilan standar yang ditinjau sebagai dasar penilaian, meliputi (1) Visi, Misi, Tujuan dan Strategi, (2) Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerja Sama, (3) Mahasiswa, (4) Sumber Daya Manusia, (5) Keuangan, Sarana, dan Prasarana, (6) Pendidikan, (7) Penelitian, (8) Pengabdian kepada Masyarakat, (9) Luaran dan Capaian Tri Dharma.

     

  • Post date: Wednesday, 2 June, 2021 - 07:59
    Isi:

    Mahasiswa Prodi Sarjana Terapan (D4) Tata Rias dan Kecantikan Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta mengikuti Uji Kompetensi Rias Pengantin Gaun Panjang yang diselenggarakan oleh LSP UNY bersama TUK Tata Rias dan Kecantikan baru-baru ini di gedung KPLT FT UNY. Sebanyak 10 mahasiswa mengikuti uji kompetensi ini sebagai proses penilaian (assessment) baik teknis maupun non teknis untuk menentukan apakah para mahasiswa telah kompeten atau belum kompeten pada suatu unit kompetensi atau kualifikasi pekerjaan tertentu dalam hal ini rias pengantin gaun panjang.

    Elok Novita, M.Pd., dosen Prodi Sarjana Terapan (D4) Tata Rias dan Kecantikan menjelaskan bahwa outcome dari uji Kompetensi ini adalah memperoleh Sertifikat Kompetensi berstandar nasional. “Setifikat Uji Kompetensi yang dikeluarkan oleh BNSP merupakan syarat kelulusan mahasiswa Prodi Tata Rias dan Kecantikan Universitas Negeri Yogyakarta,” terangnya.

    “Selain itu, uji kompetensi merupakan ajang pembuktian kemampuan mahasiswa selama mengikuti kegiatan pembelajaran,” lanjutnya.

    “Sertifikat Uji Kompetensi merupakan dokumen penting untuk meraih pekerjaan maupun membangun usaha sesuai bidang keahlian Tata Rias dan Kecantikan, baik di skala nasional maupun internasional,” bebernya.

    “Dalam era persaingan global seperti sekarang ini, peranan sertifikasi kompetensi amat lah penting karena menjadi bukti otentik atas kompetensi kerja tiap individu yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan standar yang ditetapkan,” imbuhnya.

    Sementara itu, Arwan Nur Ramadhan, M.Pd.sebagai Ketua LSP menargetkan seluruh mahasiswa dapat mengikuti uji Kompetensi yang diselenggarakan oleh TUK prodi masing-masing. “Harapannya kelak sertifikat yang diperoleh dapat bermenfaat untuk memenangkan kompetisi kerja dengan tenaga kerja lain di dunia industri baik dalam maupun luar negeri,” lanjut Arwan.

    “Tenaga kerja yang memiliki bukti kompetensi pada suatu bidang pengetahuan tentu akan memiliki kesempatan kerja yang lebih besar dibandingkan dengan yang hanya mengandalkan ijazah sebagai prasayaratnya,” ungkapnya. (hryo)

  • Post date: Monday, 24 May, 2021 - 08:33
    Isi:

    Universitas Negeri Yogyakarta menyelenggarakan Turnamen Tenis Lapangan Rektor UNY CUP 2021. Kegiatan ini digelar oleh UNY Kampus Wates yang merupakan rangkaian acara dalam rangka memeriahkan Dies Natalis yang ke 57. Turnamen ini diselenggarakan pada Sabtu-Minggu (22-23/05/2021) bertempa di lapangan tenis Alun-Alun Wates (Alwa). Tim Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) keluar sebagai juara Turnamen Tenis Lapangan Rektor UNY Cup setelah mengalahkan Penjas dengan nilai 2-0, Minggu (23/05/2021). Tim UNY memboyong tropi dan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 3 juta, sedang Penjas mendapatkan tropi dan uang Rp 2 juta.

    Di babak final, ganda pertama UNY, Ngatman/Subagya melawan Nasirun/Zaenuddin 8-1. Sedang ganda kedua, Sunardiyanto/Alim berhasil mengatasi perlawanan alot dari Senna/Suharyadi dengan nilai 8-7. Juara ketiga diraih dua tim yaitu Pop Kulonprogo dan BTC Kalibawang. Juara tiga masing-masing mendapatkan tropi dan uang pembinaan sebesar Rp 1 juta. “Berdasarkan perhitungan nilai, Pop memiliki angka minus 1, sedang BTC Kalibawang minus 7. Jadi peringkatnya Pop lebih atas dari BTC Kalibawang. Ini untuk menentukan seeded pada turnamen mendatang,” kata Pimpinan Turnamen, Saiman. (aew)

  • Post date: Tuesday, 18 May, 2021 - 10:14
    Isi:

    Kampus Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) membentuk Forum Akselerasi Vokasi melalui Kerjasama UNY, Industri, dan Pemerintah Daerah. Koordinasi awal dilakukan di Kampus Vokasi UNY Wates pada Selasa (18/5/2021). Forum ini merupakan upaya untuk menghasilkan lulusan vokasi yang relevan dengan kebutuhan Industri, Dunia Usaha dan Kerja (IDUKA). Selain itu forum ini bertujuan untuk semakin meningkatkan mutu dan daya saing perguruan tinggi baik level nasional maupun internasional yang diindikasikan dari capain indikator-indikator pemeringkatan. Penting bagi UNY dalam meningkatkan kuantitas serta kualitas Indikator Kinerja Utama (IKU) dalam mendukung aspek pemeringkatan.

    Keputusan Mendikbud Nomor: 754/P/2/2020 tentang IKU Perguruan Tinggi Negeri menyebutkan 8 IKU yang perlu dilaksanakan UNY diantaranya: (IKU 1) lulusan mendapatkan pekerjaan yang layak; (IKU 2) mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus; (IKU 3) dosen berkegiatan di luar kampus; (IKU 4) praktisi mengajar di dalam kampus; (IKU 5) hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat atau mendapat rekognisi internasional; (IKU 6) program studi bekerjasama dengan mitra kelas dunia; (IKU 7) kelas yang kolaboratif dan partisipatif; dan (IKU 8) program studi berstandar internasional.

    Wakil Rektor Bidang Perencanaan & Kerjasama, Prof. Dr. Siswantoyo, S.Pd. M.Kes. AIFO selaku Penanggungjawab Forum dalam sambutannya mengatakan Kampus Vokasi UNY membentuk Forum Akselerasi Vokasi melalui Kerjasama UNY-Industri sebagai upaya meningkakan ketercapaian IKU menuju UNY yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

    “Forum ini dapat menjadi link and match kampus vokasi UNY dengan IDUKA, mengimplementasikan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) serta mewujudkan sinergi ABGC dimana UNY sebagai Academic, IDUKA sebagai Business, Kementerian/Lembaga Terkait sebagai Government, dan Masyarakat sebagai Community”, lanjut Siswantoyo.

    Ketua Pengelola Kampus Vokasi UNY Wates sekaligus Ketua Forum Akselerasi Vokasi, Dr. Ir. Widarto, M.Pd. mengatakan forum ini dapat digunakan sebagai: (a) ruang untuk pembentukan kompetensi mahasiswa yang relevan dengan kebutuhan IDUKA; (b) rujukan untuk peningkatan mutu dan daya serap lulusan sesuai kebutuhan IDUKA; (c) sarana menghasilkan SDM berkualitas dan transfer teknologi; dan (4) layanan interaksi sinergitas kerjasama dalam tridharma perguruan tinggi dan research and development IDUKA.

    “Bentuk kerjasama UNY bersama IDUKA di antaranya Magang Mahasiswa di Industri, Tugas Akhir Mahasiswa di Industri, Dosen Praktisi Industri, Dosen Magang di Industri, Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Kampus-Industri, Riset Inovasi, Teaching Factory, Hak Kekayaan Intelektual, Diklat dan Sertifikasi, dan Kelas Industri”, terang Widarto. (aew)

Pages