OUR NEWS
  • Post date: Thursday, 30 July, 2015 - 09:16
    Isi:

    Mahasiswa PPG SM-3T angkatan III telah menyelesaikan workshop pembelajaran dan akan memasuki tahapan berikutnya yaitu PPL. Sebelum PPL diadakan Pembekalan PPL PPG SM-3T dibawah koordinasi LPPMP pada (6-7/7/2015) di Auditorium UNY Wates.  Pada pembukaan  Kepala Pengelola UNY Kampus Wates, Bambang Saptono, M.Si. menyampaikan bahwa PPL ini merupakan tahapan selanjutnya dalam pembinaan sebagai guru profesional. PPL merupakan praktek dari akumulasi pembelajaran yang telah ditempuh oleh mahasiswa PPG selama 4 bulan ini.

    Dalam PPL mengakomodir  semua kompetensi baik dari segi akademik, pedagogik, sosial dan kepribadian. “ Selama workshop, mahasiswa telah dibekali kompetensi akademik dan pedagogik sedangkan sosial dan kepribadian nanti akan terasah pada saat PPL.” Imbuh Bambang.Selama menjalankan PPL mahasiswa akan diberi tanda pengenal selayaknya dosen/pegawai UNY jadi  selalu senantiasa  menjaga nama baik UNY di baik di sekolah ataupun dimasyarakat.

    Pada pembekalan yang diselenggarakan selama 2 hari ini dipaparkan tentang praktik lapangan PPL, etika profesi dan praktik pengalaman PPL.  Kepala P4TKN Drs. Suyud, M.Pd, menyampaikan bahwa PPL melingkupi tentang praktik mengajar baik perencanaaan ataupun pelaksanaan, praktek non mengajar atau praktik persekolahan, pengembangan kompetensi pribadi dan sosial serta  pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas.

    “Sosok guru profesional tidak hanya  mengelola kelas secara fisik tapi lebih kepada psikis para peserta didik. Guru harus mampu memotivasi peserta didiknya agar tetap mempunyai semangat belajar. Dan guru sekarang masih minim untuk melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Saat ada  permasalahan yang dihadapi di kelas dapat dicari pemecahannya dan dilakukan action reseach  ang kemudian dapat dibuat penelitian tindakan kelas.”

    Pada kesempatan lain, Prof. Wawan S. Suherman, M.Ed. memaparkan tentang guru sebagai sebuah panggilan jiwa bahwa selain melaksanakan tugas secara profesional menjadi guru merupakan pelaksanaan komitmen pribadi karena panggilan jiwa.” Dan panggilan jiwa ini tidak bisa terlepas dari rasa kasih sayang terhadap muridnya. Dan ruh dari pendidikan adalah kasih sayang. Dan jika sampai guru kehilangan kasih sayang terhadap muridnya maka hilanglah jati diri pendidikan.”tambahnya.

    Pada hari kedua, Drs. Eko Widodo menyampaikan tentang praktik dan permasalahan yang sering ditemui pada saat PPL. Program PPL ini diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar tentang mengajar dan melatih serta mengembangkan kompetensi mengajar yang diperlukan dalam bidangnya. Selain juga untuk meningkatkan ketrampilan,kemandirian, tanggung jawab dan kemampuan dalam memecahkan masalah pembelajaran.

    “Pada saat PPL akan muncul berbagai permasalahan baik bersifat kepribadian, akademik, sosial, maupun teknis di lapangan. Masalah kepribadian semisal mahasiswa tidak mantap dan belum mampu untuk mengevaluasi kinerja sendiri serta belum bisa menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat.

    “Masalah akdemik berkaitan dari awal rancangan program PPL yang tidak sesuai dengan permasalahan ataupun potensi di sekolah dan pada saat pelaksanaan terkadang tidak tepat waktu dan tidak melakukan refeleksi terhadap kegiatan yang dilakukan. Belum lagi jika mahasiswa memiliki permasalahan sosial yakni belum bisa secara efektif dan santun bergaul dengan peserta didik ataupun sesama pendidik,” imbuhnya

  • Post date: Monday, 6 July, 2015 - 12:38
    Isi:

    Mahasiswa merupakan agent of Change. Mahasiswa sebagai pembawa misi perubahan dalam kehidupan bermasyarakat. Pembinaan secara kontinyu yang diterima oleh peserta PPG SM-3T baik dari segi akademik dan kehidupan berasrama akan membentuk jiwa pendidik yang tangguh dan membawa misi yang baik untuk kehidupan bermasyarakat papar Rektor UNY, Prof. Dr. Rochmat Wahab, M.Pd., MA dalam acara Monitoring dan Evaluasi PPG SM-3T pada Rabu (2/5/2015) di Rusunawa UNY Kampus Wates.

    “Memilih menjadi pendidik bukan suatu hal yang salah. Segala macam persoalan di dunia pendidikan kuncinya hanya satu yaitu kasih sayang. Segala sesuatunya  harus dilandaskan dengan kasih sayang. Marah dengan anak didiknya dilandasi dengan kasih sayang. Memuji pun harus dilandasi dengan kasih sayang,” Lanjut Rochmat.

    “Setelah masa 1 tahun pengabdian dan  1 tahun pembinaan  untuk menjadi pendidik profesional,luruskan niat tidak boleh terjebak dengan masa lalu. Berjiwalah visioner. Saling support dan saling menghargai satu sama lain dan selamat sudah sampai fase ini. Semoga lulus semua. Amin,” Pungkas Rochmat.

    Dalam laporan yang disampaikan oleh Ketua LPPMP UNY, Prof. Dr. Wawan S. Suherman. M.Ed. Acara ini merupakan monitoring dan evaluasi anggota RKU, Kaprodi dan Koordinator  prodi dengan para peserta PPG SM-3T.  “Kegiatan workshop sudah hampir selesai. Setelah libur lebaran peserta PPG SM-3T akan masuk ke  tahapan PPL. PPL akan dilaksanakan di 2 Kabupaten yaitu Kulon Progo dan Sleman. Dan sekolah yang untuk tempat PPL adalah sekolah yang sudah melaksanakan kurikulum 2013,“ papar Wawan.

    Setelah selesai workshop peserta PPG SM-3T akan libur mulai tanggal 11 Juli – 25 Juli 2015 dan pembekalan PPL akan dilaksanakan pada  27 Juli 2015. “Sebelum diterjunkan ke sekolah, para peserta PPG SM-3T akan melaksanakan ujian tengah semester sebagai tolak ukur dalam penguasaan akademik sebagai bekal untuk PPL,” tutup Wawan.

    Acara monitoring ini dihadiri oleh para wakil rektor, dekan, ka prodi dan koordinator prodi. Acara monitoring ini ditutup dengan acara buka puasa bersama.

  • Post date: Wednesday, 3 June, 2015 - 13:56
    Isi:

    UNY  Kampus Wates bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Wates Kulon Progo dan Pengkap Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kulon Progo menggelar Kejuaraan Renang Antar Sekolah (KRAS) se-DIY pada (31/5/2015) di Kolam Renang UNY Kampus Wates. Pada sambutannya Ketua Pengelola UNY Kampus Wates, Bambang Saptono, M.Si. menyampaikan bahwa peserta renang berasal dari atlit yang sekolahnya  berada dibawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di lingkungan Daerah Istimewa Yogyakarta. Dan kejuaraan ini dikuti oleh ini 159 sekolah se-DIY dengan jumlah peserta 255 dengan 795 nomor lomba. “Kejuaraan ini dibagi berdasarkan kelompok umur dengan KU I (15 tahun keatas), KU II (13-14 tahuan), KU III (11-12 tahun), KU IV (9-10 tahun) dan KU V (8 tahun dan dibawahnya).” Imbuhnya.

    Pada sambutan pembukaannya, Kepala Dinas Pendidikan Kulon Progo, Drs. Sumarsana, M.Si. memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kejuaraan renang antar sekolah ini yang akan membawa dampak positif bagi lahirnya atlit-atlit muda berbakat. “kejuaraan renang ini merupakan perlombaan sebelum Ujian Kenaikan Kelas dan puasa. "Semoga sukses dan membawa hasil yang terbaik,” tutup Sumarsana.

    Menurut Ketua Panitia, Subagyo, M.Pd. Pada kejuaraan ini semua nomor-nomor perlombaan akan dilaksanakan langsung final. Dan menggunakan Peraturan 1 ( satu ) kali start.  Kegiatan ini memperlombakan renang Gaya Bebas, Gaya Dada, Gaya Kupu-Kupu, Gaya Punggung, dan Gaya Ganti perorangan dengan menempuh jarak bervariasi mulai 50 m, 100 m dan 200 m. “Peserta yang mengikuti perlombaan bukan pada kelompoknya akan didiskualifikasi,”tambah Subagyo.

    Pemenang 200 m bebas KU V Putri juara I Keysa Gendis, Juara II Nayla Grizhella Putri S., Juara III Keryn Charlie Dickinson. Kategori 100 m Punggung KU I/senior putra juara I diraih oleh Febri Ridho Baharianto, Juara II Rizky Arfiyanto, dan Juara III Muh. Gibran Aditama. Kategori 200m bebas KU IV putra juara I diraih oleh Yossalino Andreas, Juara II Muhammad Ilham, Dan Juara III Halim Dwinanta. Kategori 200 m bebas KU IV Putri untuk juaran I diraih oleh Nusa Oryza, juara II oleh Elidya Karensa dan juara III Sri Haryati Desiana Dewi. Dan kategori 100 m bebas KU V putra diraih oleh Ferdy Maulana Pasha,juara II Rifhi Fatuttohman, dan juara III diraih oleh Solomon Darren.

  • Post date: Wednesday, 3 June, 2015 - 09:35
    Isi:

    Rombongan IKIP PGRI Wates yang dipimpin oleh Pembantu Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan mengadakan kunjungan ke UNY Kampus Wates pada Senin (25/5/2015). Wates. Dalam rombongan tersebut juga ikut Ketua Prodi PGSD, Sekretaris Bimbingan Konseling dan dosen PGSD. Kunjungan tersebut bertujuan untuk pengelolaan PGSD di UNY Kampus Wates.

    Dalam sambutannya Pembantu Dekan Fakultas Pendidikan IKIP PGRI, Dra. Wahyu Utami, M.Pd. menyampaikan bahwa IKIP PGRI Wates baru saja membuka  jurusan PGSD dan tahun ini memasuki tahun ke dua. Dan pada pada tahun 2016 mendatang akan dilaksanakan visitasi untuk memperoleh akreditasi. “Dalam kesempatan yang baik ini, kunjungan kami ini untuk menggali informasi dan sebagai inisiatif pembelajaran bagi pengelola kampus.”

    “Kampus PGRI ini tergolong kecil tapi sudah sangat tua. Kami lahir pada tahun 1968.  Mahasiswa kami juga hanya berjumlah 300an tapi kami mempunyai spirit untuk maju dan siap memenuhi calon guru profesional.” Imbuh Wahyu.

    Kepala pengelola Kampus Wates, Bambang Saptono, M.Si. memberi ucapan selamat atas lahirnya prodi baru PGSD di IKIP PGRI wates. Harapannya ini akan menjadi sebuah sebuah persaingan yang positif demi memajukan dunia pendidikan.

    “Proses mendapatkan akreditasi tentu memiliki tantangan tersendiri. Pengalaman PGSD dalam menyiapkan borang akreditasi dapat dijadikan gambaran bagi IKIP PGRI Wates dalam menyiapkan borang akreditasi. Seperti linieritas dosen dan karya dosen selama mengabdi menjadi hal yang perlu diperhatikan. Serta laboratorium pembelajaran yang ideal juga menjadi tolak ukur dalam penilaian,”ungkap Bambang yang juga dosen PGSD.

    Selain itu, Aprilia Tina Lidyasari, dosen PGSD juga menambahkan bahwa untuk mengangkat akreditasi dapat juga dengan menggerakan mahasiswa untuk menulis karya ilmiah. Dan menerjunkan mahasiswa –mahasiswa ke sekolah untuk dapat melihat langsung dan itu biasanya akan berimplikasi positif untuk menambah kerjasama dengan sekolah sekolah tersebut.

    Acara ini tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris bidang I, Isroah M.Si. dan Sekretaris bidang II, Dapan, M.Kes. Acara diakhiri dengan penyerahan cindera mata dan observasi langsung di laboratorium microteaching.

Pages