OUR NEWS
  • Post date: Tuesday, 14 July, 2026 - 10:50
    Isi:

    Malaysia, 8–11 Juli 2026 – Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melaksanakan rangkaian kegiatan eksplorasi kerja sama internasional dengan beberapa perguruan tinggi terkemuka di Malaysia, yaitu Swinburne University of Technology, Universiti Teknologi MARA (UiTM), dan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM). Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi internasionalisasi Fakultas Vokasi UNY untuk memperluas jejaring global sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan tata kelola perguruan tinggi.
    Delegasi Fakultas Vokasi UNY dipimpin oleh Ibu Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sumber Daya, yaitu Dr. Adeng Pustikaningsih, S.E., M.Si. (Vice Dean for Planning, Finance, and Resources), Dr. Ardi Ariyanto, S.Pd., M.Pd. (Head of Business and Finance Department), Ir. Wisnu Rachmat Prihadi, S.Pd., M.Pd. (Head of Quality Assurance Unit), Dr. Titis Dewi Cakrawati, M.Pd. (Head of International Affairs and Partnership Unit), Usman Nursusanto, M.Pd. (Head of Quality Development Task Force – Quality Assurance Unit), Muhammad Imawan Badranaya, M.Eng. (Task Force Team – Quality Assurance Unit), serta dua mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Akuntansi, Muhammad Mirza dan Ibnu Fardiansyah.

    Selama kunjungan, delegasi dibagi ke dalam beberapa rombongan agar dapat melakukan diskusi yang lebih intensif sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing. Di Swinburne University of Technology, delegasi mengunjungi Faculty of Business, Design and Arts untuk mendiskusikan peluang kolaborasi dalam pengembangan pendidikan vokasi, inovasi pembelajaran, serta penguatan kerja sama akademik dan industri.
    Sementara itu, di Universiti Teknologi MARA (UiTM), delegasi melakukan kunjungan dan diskusi di beberapa fakultas, yaitu Faculty of Mechanical Engineering, Faculty of Civil Engineering, Faculty of Electronics Engineering, Faculty of Accounting, Faculty of Business Management, serta Malaysian Academy of SME & Entrepreneurship Development (MASMED). Pertemuan di masing-masing fakultas difokuskan pada penjajakan kerja sama sesuai dengan karakteristik bidang keilmuan dan kebutuhan pengembangan institusi.
    Selain itu, delegasi juga mengadakan pertemuan dengan Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) untuk membahas peluang kolaborasi akademik dan riset yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan antara kedua institusi.

    Berbagai peluang kerja sama strategis menjadi fokus pembahasan selama rangkaian kunjungan tersebut, antara lain joint research, joint publication pada jurnal bereputasi internasional, student mobility, staff mobility, student exchange, internship atau magang internasional, visiting professor, guest lecture, collaborative community service, penyelenggaraan international conference, pengembangan micro-credential dan short course bersama, hingga pengembangan double degree atau dual degree pada program-program yang memungkinkan untuk dikembangkan di masa mendatang.
    Delegasi juga mendiskusikan penguatan sistem Quality Assurance (QA) melalui pertukaran praktik baik (best practices), benchmarking sistem penjaminan mutu internal, pengembangan standar pembelajaran berbasis Outcome-Based Education (OBE), mekanisme evaluasi pembelajaran, akreditasi internasional, serta strategi peningkatan mutu berkelanjutan (continuous quality improvement).
    Di bidang akademik, pembahasan turut mencakup pengembangan kurikulum yang lebih adaptif terhadap kebutuhan industri global melalui penyelarasan capaian pembelajaran lulusan, integrasi teknologi digital dan kecerdasan buatan dalam pembelajaran, penguatan kompetensi kewirausahaan, peningkatan keterampilan abad ke-21, serta implementasi proyek kolaboratif lintas negara yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan mitra industri.
    Kegiatan ini menjadi langkah strategis Fakultas Vokasi UNY dalam memperluas jejaring internasional sekaligus membuka peluang implementasi berbagai program kolaboratif yang memberikan manfaat nyata bagi dosen, mahasiswa, maupun institusi. Melalui sinergi dengan Swinburne University of Technology, UiTM, dan UKM, Fakultas Vokasi UNY berharap mampu meningkatkan kualitas tridarma perguruan tinggi, memperkuat daya saing lulusan di tingkat global, serta mendukung pencapaian visi sebagai institusi pendidikan vokasi yang unggul, inovatif, dan bereputasi internasional.
    Sebagai bentuk komitmen awal dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan, Fakultas Vokasi UNY juga melaksanakan penandatanganan Letter of Intent (LoI) dengan beberapa fakultas di Universiti Teknologi MARA (UiTM), meliputi Faculty of Mechanical Engineering, Faculty of Civil Engineering, Faculty of Electronics Engineering, Faculty of Accounting, dan Faculty of Business Management. Selain itu, penandatanganan LoI juga dilakukan dengan Faculty of Business, Design and Arts, Swinburne University of Technology. Dokumen tersebut menjadi landasan awal untuk mengembangkan berbagai program kolaboratif yang akan ditindaklanjuti melalui penyusunan rencana aksi bersama dan implementasi kegiatan akademik di masa mendatang.
    Melalui penandatanganan Letter of Intent tersebut, kedua belah pihak berkomitmen untuk memperkuat kerja sama di bidang joint research, joint publication, student and staff mobility, student exchange, internship, visiting professor, guest lecture, penyelenggaraan seminar dan konferensi internasional, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri global, penguatan sistem quality assurance, serta berbagai kegiatan akademik lainnya yang mendukung peningkatan mutu pendidikan tinggi dan internasionalisasi institusi.

    Dr. Titis Dewi Cakrawati, M.Pd., Head of International Affairs and Partnership Unit Fakultas Vokasi UNY/UUIK FV UNY, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan momentum penting untuk membangun kemitraan yang berorientasi pada implementasi program nyata.
    "Internasionalisasi tidak hanya diwujudkan melalui penandatanganan kerja sama, tetapi juga melalui implementasi program yang memberikan dampak langsung bagi dosen, mahasiswa, dan institusi. Melalui eksplorasi ini, kami berharap lahir berbagai kolaborasi konkret seperti penelitian bersama, mobilitas internasional, pengembangan kurikulum, hingga penguatan sistem penjaminan mutu yang mampu meningkatkan daya saing Fakultas Vokasi UNY di tingkat global," ungkap Dr. Titis Dewi Cakrawati, M.Pd.
    Penulis: Marakhilda Namora Hana Siregar
     

  • Post date: Monday, 13 July, 2026 - 11:18
    Isi:

    Malaysia, 9–10 Juli 2026 – Dalam rangka mendukung transformasi Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menuju fakultas berkelas dunia, Tim Quality Assurance (QA) dan Unit Urusan Internasional dan Kemitraan (UUIK) mengikuti Workshop Penguatan Sistem dan Kapasitas Penjaminan Mutu untuk Mendukung Visi Misi Fakultas Berkelas Dunia yang diselenggarakan bersama Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) pada 9–10 Juli 2026.
    Delegasi Fakultas Vokasi UNY terdiri atas Ir. Wisnu Rachmat Prihadi, S.Pd., M.Pd., dosen Program Studi Sarjana Terapan Teknik Sipil sekaligus Head of Quality Assurance Unit, Dr. Titis Dewi Cakrawati, M.Pd., dosen Program Studi Sarjana Terapan Pengobatan Tradisional Indonesia sekaligus Head of International Affairs and Partnership Unit (UUIK), Usman Nursusanto, M.Pd., dosen Program Studi Sarjana Terapan Teknik Elektro yang menjabat sebagai Head of Quality Development Task Force – Quality Assurance Unit, serta Muhammad Imawan Badranaya, M.Eng., dosen Program Studi Sarjana Terapan Teknik Mesin sebagai Task Force Team – Quality Assurance Unit.

    Workshop dirancang untuk memperkuat kapasitas pengelola penjaminan mutu dalam menghadapi tuntutan pendidikan tinggi global yang semakin dinamis. Kegiatan tidak hanya menjadi forum berbagi pengalaman antarinstitusi, tetapi juga membahas strategi implementasi sistem penjaminan mutu yang mampu mendukung peningkatan kualitas akademik, tata kelola organisasi, dan pencapaian indikator kinerja perguruan tinggi bertaraf internasional.
    Berbagai isu strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya pengembangan Internal Quality Assurance System yang selaras dengan standar nasional dan internasional, implementasi Outcome-Based Education (OBE) dalam proses pembelajaran, penyusunan dan evaluasi Programme Educational Objectives (PEO) serta Programme Learning Outcomes (PLO), penguatan mekanisme Continuous Quality Improvement, hingga integrasi siklus Plan–Do–Check–Act (PDCA) sebagai dasar peningkatan mutu berkelanjutan.
    Workshop juga mengulas pengembangan sistem monitoring dan evaluasi akademik berbasis data (evidence-based quality assurance), pemanfaatan dashboard mutu sebagai dasar pengambilan keputusan, penguatan audit mutu internal, pengelolaan risiko akademik, serta penyusunan dokumen mutu yang adaptif terhadap perubahan regulasi dan kebutuhan pemangku kepentingan. Diskusi menekankan bahwa penjaminan mutu harus menjadi bagian dari sistem manajemen strategis institusi, bukan sekadar pemenuhan dokumen akreditasi.
    Pada aspek akademik, peserta mendalami strategi penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, pengukuran ketercapaian capaian pembelajaran lulusan (learning outcomes assessment), evaluasi efektivitas pembelajaran, peningkatan kepuasan mahasiswa dan pengguna lulusan, serta penguatan budaya mutu yang melibatkan seluruh sivitas akademika. Pembahasan juga mencakup keterkaitan antara sistem penjaminan mutu dengan internasionalisasi, termasuk dukungan terhadap student and staff mobility, joint research, joint publication, visiting professor, international accreditation, dan pengembangan program akademik kolaboratif dengan mitra luar negeri.
    Melalui interaksi langsung dengan pengelola mutu dari UKM dan UiTM, delegasi Fakultas Vokasi UNY memperoleh wawasan mengenai praktik pengelolaan mutu yang telah terintegrasi dengan perencanaan strategis fakultas, digitalisasi layanan akademik, pengelolaan kinerja program studi, hingga mekanisme evaluasi yang berorientasi pada peningkatan kualitas secara berkelanjutan. Berbagai praktik baik tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam penyempurnaan sistem Quality Assurance Fakultas Vokasi UNY agar semakin adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada standar internasional.
    Keikutsertaan Tim QA dan UUIK dalam workshop ini merupakan bagian dari komitmen Fakultas Vokasi UNY untuk membangun budaya mutu yang kuat, memperkuat tata kelola institusi, meningkatkan kualitas penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi, serta mendukung pencapaian visi Fakultas Vokasi UNY sebagai institusi pendidikan vokasi yang unggul, inovatif, dan bereputasi internasional.
    Ir. Wisnu Rachmat Prihadi, S.Pd., M.Pd., selaku Head of Quality Assurance Unit Fakultas Vokasi UNY, menegaskan bahwa penjaminan mutu harus menjadi penggerak utama transformasi institusi.
    "Penjaminan mutu tidak lagi dipandang sebagai aktivitas administratif atau sekadar memenuhi kebutuhan akreditasi. Quality Assurance harus menjadi sistem yang mampu mengarahkan pengambilan keputusan berbasis data, mendorong inovasi pembelajaran, memperkuat internasionalisasi, serta memastikan setiap program yang dijalankan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas lulusan dan daya saing institusi. Pengalaman bersama UKM dan UiTM memberikan banyak inspirasi untuk mewujudkan transformasi tersebut di Fakultas Vokasi UNY," ujar Ir. Wisnu Rachmat Prihadi, S.Pd., M.Pd.

     

     

    Ditulis oleh : Titis Dewi Cakrawati

  • Post date: Monday, 13 July, 2026 - 10:32
    Isi:

    Malaysia, 10 Juli 2026 – Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali memperkuat jejaring akademik internasional melalui kegiatan Visiting Professor Outbound yang diselenggarakan di Fakultas Akuntansi, Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, pada Jumat (10/7). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Fakultas Vokasi dalam meningkatkan kolaborasi internasional, pertukaran keilmuan, serta penguatan implementasi tridarma perguruan tinggi di tingkat global.

    Dalam kegiatan tersebut, dua dosen Fakultas Vokasi UNY berkesempatan menjadi narasumber pada Workshop on Vocational Innovation, Entrepreneurship, and Global Career Readiness yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Akuntansi UiTM.

    Visiting Professor pertama, Dr. Adeng Pustikaningsih, S.E., M.Si., menyampaikan materi bertajuk "Accounting Innovation and Entrepreneurial Financial Management in the Digital Era". Pada sesi ini, Dr. Adeng mengulas berbagai inovasi di bidang akuntansi yang didorong oleh perkembangan teknologi digital, sekaligus menekankan pentingnya pengelolaan keuangan kewirausahaan yang adaptif dalam menghadapi dinamika ekonomi global. Materi tersebut memberikan wawasan mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan dan daya saing pelaku usaha.

    Sementara itu, Dr. Ardi Ariyanto, S.Pd., M.Pd., membawakan topik "Human Resource Management Strategies for Talent Development and Global Career Readiness". Paparan ini membahas strategi pengelolaan sumber daya manusia dalam mengembangkan talenta unggul yang siap bersaing di pasar kerja internasional. Selain itu, peserta diajak memahami pentingnya pengembangan kompetensi, kepemimpinan, kemampuan beradaptasi, serta keterampilan abad ke-21 sebagai bekal menghadapi tantangan dunia kerja global.

    Pelaksanaan kegiatan Visiting Professor Outbound ini mendapat dukungan penuh dari Fakultas Akuntansi UiTM melalui Prof. Madya Dr. Aida Maria Ismail, yang berperan sebagai mitra sekaligus fasilitator dalam penyelenggaraan workshop. Kolaborasi tersebut mencerminkan komitmen kedua institusi dalam membangun kemitraan akademik yang berkelanjutan melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

    "Melalui kegiatan Visiting Professor ini, kami tidak hanya berbagi pengalaman dan keilmuan, tetapi juga membangun sinergi dengan mitra internasional untuk mengembangkan pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, kebutuhan industri, serta tantangan global. Kolaborasi seperti ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan inovasi yang memberikan manfaat bagi kedua institusi," ujar Dr. Adeng Pustikaningsih.

    Melalui program Visiting Professor Outbound ini, Fakultas Vokasi UNY berharap kerja sama dengan UiTM Malaysia semakin erat dan mampu membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, seperti penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, publikasi ilmiah internasional, serta pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri global.

    Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen Fakultas Vokasi UNY dalam mewujudkan pendidikan vokasi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing internasional melalui penguatan jejaring global dan kolaborasi akademik lintas negara.

     

     

    Ditulis oleh: Titis Dewi Cakrawati

     

  • Post date: Sunday, 12 July, 2026 - 10:58
    Isi:

    Malaysia, 8–9 Juli 2026 – Dosen Program Studi Sarjana Terapan Pengobatan Tradisional Indonesia, Fakultas Vokasi Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Dr. Titis Dewi Cakrawati, M.Pd., menjadi presenter pada 4th International Conference on Global Education (ICOGE) 2026 yang diselenggarakan di Malaysia pada 8–9 Juli 2026. Konferensi internasional yang mengusung tema "Transforming Education in the Age of Artificial Intelligence" tersebut mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi pendidikan dari berbagai negara untuk mendiskusikan berbagai inovasi pembelajaran dalam menjawab tantangan pendidikan di era transformasi digital.

     

     

    Dalam konferensi tersebut, Dr. Titis mempresentasikan hasil penelitiannya yang berjudul "Revolutionizing Vocational Health English: The SCoRE Learning Ecosystem". Paper ini menawarkan sebuah model pembelajaran inovatif yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pembelajaran English for Specific Purposes (ESP) pada pendidikan vokasi bidang kesehatan melalui pengembangan SCoRE (Self- and Co-Regulated E-Portfolio) Learning.

    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan model pembelajaran bahasa Inggris yang tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa, tetapi juga mempersiapkan mahasiswa agar mampu berkomunikasi secara profesional dalam konteks pelayanan kesehatan dan promosi kesehatan. Melalui pendekatan Outcome-Based Education (OBE), model SCoRE mengintegrasikan konsep Self-Regulated Learning (SRL) dan Co-Regulated Learning (CoRL) dengan pemanfaatan e-portfolio sebagai media pembelajaran yang mendorong refleksi diri, kolaborasi antarmahasiswa, umpan balik sejawat (peer feedback), serta penyelesaian tugas-tugas autentik yang relevan dengan dunia kerja.

    Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan kerangka ADDIE, yang berfokus pada tahap Analysis, Design, dan Development untuk menghasilkan prototipe awal model pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan di tiga perguruan tinggi vokasi yang menyelenggarakan Program Studi Promosi Kesehatan melalui kuesioner, wawancara, observasi, focus group discussion, dan validasi oleh para ahli.

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa masih menghadapi berbagai tantangan dalam keterampilan berbicara, menulis, penguasaan kosakata, dan tata bahasa. Selain itu, proses pembelajaran yang berlangsung masih didominasi pendekatan berpusat pada dosen dengan umpan balik formatif yang terbatas. Di sisi lain, baik mahasiswa maupun dosen menunjukkan kesiapan yang tinggi terhadap penerapan pembelajaran berbasis teknologi serta menginginkan proses belajar yang lebih autentik, kolaboratif, dan reflektif.

    Keikutsertaan Dr. Titis Dewi Cakrawati, M.Pd. sebagai presenter pada 4th International Conference on Global Education (ICOGE) 2026 didukung melalui pendanaan Program EQUITY 2025. Dukungan pendanaan ini merupakan bagian dari komitmen Fakultas Vokasi UNY dalam mendorong dosen untuk meningkatkan produktivitas riset, memperluas jejaring akademik internasional, serta mendiseminasikan hasil penelitian pada forum ilmiah bereputasi internasional. Melalui partisipasi dalam konferensi ini, diharapkan terbuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam bentuk joint research, joint publication, serta pengembangan inovasi pembelajaran bersama mitra dari berbagai negara.

    Dalam kesempatan tersebut, Dr. Titis Dewi Cakrawati, M.Pd., menyampaikan bahwa pendidikan vokasi memerlukan model pembelajaran yang mampu mengembangkan kompetensi profesional sekaligus membangun kemandirian belajar mahasiswa.

    "SCoRE Learning dikembangkan untuk menciptakan pengalaman belajar bahasa Inggris yang lebih autentik, kolaboratif, dan reflektif. Melalui integrasi e-portfolio, self-regulated learning, dan co-regulated learning, mahasiswa tidak hanya meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris untuk bidang kesehatan, tetapi juga membangun kompetensi komunikasi profesional yang dibutuhkan di dunia kerja global," ungkap Dr. Titis Dewi Cakrawati.

     

     

    Ditulis oleh Tusti Handayani

Pages