OUR NEWS
  • Post date: Friday, 26 November, 2021 - 14:04
    Isi:

    Mahasiswa merupakan generasi penerus masa depan yang akan memimpin bangsa ini menjadi bangsa yang semakin maju dan sejahtera. Mahasiswa harus memahami nilai-nilai dan prinsip anti korupsi agar bangsa ini terbebas dari perilaku korupsi yang merugikan. Oleh karena itu Kampus Wates UNY menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk “Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi” bagi mahasiswa baru pada Jum’at (26/11) melalui. Acara yang diselenggarakan melalui Zoom dan live streaming youtube ini dibuka secara resmi oleh Dr. Ir. Widarto, M.Pd., Ketua Pengelola Kampus Wates UNY.

    Dalam sambutannya, Widarto mengatakan bahwa berdasarkan berita di berbagai media, kasus tindak pidana korupsi di Indonesia tidak ada hentinya. Oleh karena itu, kita sebagai insan pendidik dan mahasiswa yang merupakancalon pemimpin dan penerus masa depan bangsa harus sedini mungkin diberi pencerahan dan penyuluhan bagaimana bisa menghindarkan diri dari tindak pidana korupsi sesuai kaidah hukum.

    “Tindakan korupsi adalah Tindakan yang paling dibenci oleh masyarakat, jelas menyalahi hukum, dan dilaknat oleh Allah SWT karena merugikan semuanya. Oleh karena itu kami memiliki komitmen yang tinggi untuk mengenalkan upaya pencegahan dan pemberantasannya,” imbuhnya.

    Tak lupa, Ketua Pengelola Kampus Wates UNY mengucapkan terima kasih terhadap semua panitia yang telah menyukseskan acara ini, dan berpesan kepada mahasiswa agar mengikuti kuliah umum ini dengan baik dari tempat masing, terima kasih kepada narasumber

    Narasumber Kuliah Umum Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi ini adalah Drs. Ir. Arief Noor Rokhman, M. Hum., Hakim Ad Hoc Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri Jayapura. Materi yang disampaikan meliputi sejarah korupsi, konvensi korupsi, pengertian korupsi, pengertian kerugian negara, unsur-unsur dan jenis korupsi, dampak masif, nilai-nilai dan prinsip anti korupsi, faktor-faktor pendorong korupsi, upaya pencegahan bagi mahasiswa, serta peran mahasiswa terhadap upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.

    Arief berharap mahasiswa terlibat aktif dalam membangun budaya anti korupsi, sebagai agent of change, agen penggerak dengan cara menanamkan nilai2 dan prinsip anti korupsi dari diri sendiri seperti kejujuran, keberanian, kemandirian, kedisiplinan, kesederhanaan, adil, dan tanggungjawab. (aew)

  • Post date: Tuesday, 12 October, 2021 - 10:14
    Isi:

    Mahasiswa program studi Diploma IV Teknik Mesin yang terdiri dari Ahmad Rizal Rifani sebagai ketua tim, Devi Kusumawati, Arif Hidayat, dan Adithya Pradana Arya Permadi sebagai anggota. Tim yang dibimbing oleh Bayu Rahmat Setiadi, S.Pd., M.Pd.  merupakan satu-satunya perwakilan dari Universitas Negeri Yogyakarta yang berhasil lolos kedalaman TOP 120 Innovillage 2021 dari jumlah pendaftar proposal 482 dari 31 provinsi dan 67 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Pengumuman TOP 120 di umumkan pada tanggal 6 Oktober 2021 pukul 13.40 WIB melalui aplikasi virtual zoom meeting dan melalui website https://bit.ly/SKPenetapanTop120Innovillage2021.

    Innovillage sebuah kompetisi sociopreneurship di bidang teknologi digital melalui kolaborasi PT Telkom Indonesia bersama Perguruan Tinggi dalam hal ini Telkom University. Kegiatan ini diselenggarakan sejalan dengan Program Nasional dalam Transformasi Digital dan peningkatan Perekonomian Masyarakat Desa, serta visi Telkom menjadi digital telco pilihan utama untuk memajukan masyarakat. Innovillage mewadahi Perguruan Tinggi se-Indonesia dalam menggugah mahasiswa/i yang sedang di berada kampung halaman (selama pandemi Covid-19) untuk ikut terlibat langsung membantu memberikan solusi terhadap problem-problem sosial masyarakat desa mereka melalui inovasi-inovasi digital aplikatif yang dengan memiliki keterkaitan mengenai Sustainable Development Goals (SDGs) sehingga tercipta kemanfaatan sosial dan peningkatan ekonomi yang terukur. Terutama dalam penanganan Pandemi Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan dan aturan Pemerintah Pusat atau Pemerintah daerah masing-masing. Kegiatan ini juga wujud nyata penerapan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka dalam melahirkan talent-talent digital masa depan menuju Indonesia Maju.

    Dosen Pembimbing, Bayu Rahmat Setiyadi, M.Pd., mengatakan bahwa setelah lolos TOP 120 maka tim akan berhak mendapatkan pendanaan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Proposal yang diajukan mengangkat judul "Sosial Project Waste Management System (WAMAS) pada Kelompok Swadaya Masyarakat Desa Muktisari Kabupaten Kebumen. Aplikasi WAMAS ini terdiri dari dua User Interface yaitu sebagai administrator dan konsumen (nasabah bank sampah).

    “Nasabah bank sampah dapat memilih metode penyetoran sampah dengan dijemput mitra atau setor sendiri dengan metode pencacatan saldo dan berat berbasis elektronik. Sehingga anggota dapat mengontrol dan melihat berapa jumlah yang disetorkan dan dapat melihat jumlah tabungannya yang ada di Kelompok Swadaya Masyarakat.” ungkap Bayu

    Ketua Tim, Ahmad Rizal Rifani, Berharap melalui aplikasi WAMAS ini kita dapat membantu meningkatkan dan memajukan kegiatan bank sampah di Desa Muktisari, Kabupaten Kebumen.

    “Kegiatan ini juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan mampu mengolahnya dengan baik, agar lingkungan tetap terjaga dan terbebas dari sampah serta menggugah kesadaran akan manfaat mengolah sampah menjadi sumber penghasilan.” terang mahasiswa yang akrab dipanggil Rizal itu. (aew)

  • Post date: Friday, 17 September, 2021 - 09:01
    Isi:

    Mutu pendidikan mulai dari sarana prasarana, proses pembelajaran, dosen, hingga tenaga kependidikan merupakan faktor utama salam mencetak lulusan pendidikan vokasional yang siap kerja. Upaya mendorong proses perbaikan dan membudayakan mutu terus dilakukan secara berkelanjutan, salah satunya oleh Program Studi Tata Boga Sarjana Terapan (D4) Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta melalui proses akreditasi. Pada Jumat – Sabtu (17–18/09/2021) Program Studi Tata Boga Sarjana Terapan (D4) menjalani proses Asesmen Lapangan (AL) secara daring dengan perwakilan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk penilaian akreditasi. Asesor BAN-PT yang bertugas pada AL tersebut adalah Dr. Elis Endang Nikmawati, M.Si., dari Universitas Negeri Bandung dan Drs. Maman Lukman Supardi, M.Pd., dari Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung. AL diawali dengan sambutan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes.

    Sumaryanto berharap kegiatan AL ini dapat memberi pencerahan terutama dalam memajukan mutu layanan Program Studi Teknik Boga. “Kami terus all out untuk memajukan pedidikan vokasi salah satunya sesuai arahan Ditjen Vokasi dimana nantinya secara pengelolaan akan tersentralkan di Kampus Wates dan Gunungkidul dengan ketua pengelola setingkat direktur,” ujarnya.

    “Selain itu, kami juga terus berkomitmen untuk memajukan produksi prodi Tata Boga dengan terus mendorong dan memanfaatkan produk dari prodi Tata Boga di berbagai kegiatan yang kami selenggarakan,” lanjutnya.

    “Kami terus berupaya unutk meningkatkan mutu dan kualitas tiga jalur akademik, Pendidikan Profesi yakni Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan Program Profesi Insinyur yang diselenggarakan FT UNY, Pendidikan Vokasi dengan Sarjana Terapan dan akademik untuk Sarjana Magister dan Doktor,” beber Rektor UNY.

    “Prodi-prodi monodisiplin S2 juga telah dikelola di bawah fakultas untuk semakin menumbuhkan semangat berkompetisi dalam pengelolaan institusi. Selain itu, kami juga terus mengakselerasi untuk meraih status PTN-BH,” tutup Rektor UNY.

    Elis Endang Nikmawati dalam sambutannya menyampaikan bahwa UNY telah maju dan berkembang sangat pesat salah satu buktinya dengan kehadiran Prodi Sarjana Terapan ini. Ia juga menyampaikan bahwa dua hari proses asesmen ini nantinya akan lebih banyak diskusi dan sharing dalam upaya konfirmasi data-data yang telah dikirimkan.

    Sementara itu, Maman Lukman Supardi menyampaikan apresiasi bahwa UNY dapat memfasilitasi proses akreditasi secara daring ini dengan sangat baik. “Kami berdua hadir kesini meskipun secara tatap maya lebih kepada proses pembinaan saja sehingga melalui AL diharapkan akan banyak masukan-masukan positif untuk kemajuan Program Studi Tata Boga Sarjana Terapan (D4).

    Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UNY, Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D., dalam presentasinya kembali menekankan bahwa Program Studi Tata Boga Sarjana Terapan (D4) merupakan pengembangan dari (D3) Teknik Boga berdasarkan lampiran Surat dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi No. B/185/C. Ca/KB.01.00/2019 tentang Penugasan Perubahan Program Studi Program Diploma III menjadi Sarjana Terapan di Perguruan Tinggi untuk menguatkan jenjang pendidikan vokasi terhadap tantangan industri masa depan.

    Usai pembukaan, acara kemudian dilanjutkan dengan proses verifikasi kondisi prodi yang telah dilaporkan pada Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Lembar Evaluasi Diri (LED) kepada Pengelola Program Studi (Pimpinan Fakultas Teknik), Koordinator Prodi dan Tim Taskforce. Terdapat sembilan standar yang ditinjau sebagai dasar penilaian, meliputi (1) Visi, Misi, Tujuan dan Strategi, (2) Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerja Sama, (3) Mahasiswa, (4) Sumber Daya Manusia, (5) Keuangan, Sarana, dan Prasarana, (6) Pendidikan, (7) Penelitian, (8) Pengabdian kepada Masyarakat, (9) Luaran dan Capaian Tri Dharma. Agenda lain dalam kegiatan AL ini di antaranya virtual tour ke fasilitas-fasilitas yang dimiliki Prodi, wawancara dengan mitra dari IDUKA yang telah bekerjasama dengan prodi, wawancara dengan mahasiswa dan wawancara dengan dosen. Seluruh tahapan kegiatan ini tentu sangat relevan dengan pelaksanaan tujuan UNY dalam membangun budaya mutu di bidang pendidikan secara berkelanjutan. (aew)

  • Post date: Friday, 10 September, 2021 - 12:22
    Isi:

    Program Studi Teknik Elektro Program Sarjana Terapan (D4-Teknik Elektro) Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta menjalani proses Asesmen Lapangan (AL) secara daring dengan asesor dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk penilaian akreditasi pada Jumat – Sabtu (10–11/10/2021). Asesor BAN-PT yang bertugas pada AL tersebut adalah Dr. Ir. Era Purwanto, M.Eng., dari Politeknik Elektronik Negeri Surabaya (PENS) dan Dr. Abdul Syakur, M.T. dari Universitas Diponegoro (UNDIP). AL diawali dengan sambutan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang dalam hal ini disampaikan olek Wakil Rektor bidang Akademik, Prof. Dr. Margana, M.Hum., M.A.

    Margana dalam sambutannya menyampaikan bahwa eksistensi sebuah program studi tentu perlu terus dilegal formalkan melalui proses akreditasi. "Kami yakin tahapan ini akan memberikan berbagai masukan demi perbaikan mutu prodi, UNY terus berkomitmen untuk menjalankan tiga jenis pendidikan, yaitu akademik, vokasi, dan profesi. Mulai tahun 2019 jalur vokasi D3 UNY telah bermetamorfosis menjadi D4 atau Sarjana Terapan yang secara bertahap akan dipusatkan di kampus UNY Wates dan Kampus UNY Gunung Kidul", ujarnya.

    Sementara itu, Era Purwanto, dalam sambutannya, menyoroti tentang Pendidikan vokasi yang saat ini menjadi tumpuan bangsa dan terus mendapat perhatian langsung dari Presiden Joko Widodo. “Walaupun nampak dipisahkan namun bidang vokasi mesti terus bersinergi dengan bidang akademik sehingga bisa saling mengisi dan melengkapi,” lanjutnya.
    “Satu hal yang juga terus diperhatikan pada bidang vokasi adalah pengembangan TEFA (Teaching Factory) agar memiliki peran strategis dalam aktualisasi konsep problem-based learning dalam proses belajar mengajar,” tandasnya.

    Abdul Syakur menambahkan bahwa proses asesmen ini lebih pada kegiatan untuk memotret, mencocokan, dan memverifikasi terkait data yang dikirimkan dengan realitas yang ada. “Seperti kita ketahui bersama bahwa data sangatlah dinamis sehingga bisa saja data yang telah disampaikan sewaktu-waktu berubah,” tegasnya.

    Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UNY, Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D., dalam presentasinya kembali menekankan bahwa Program Studi D4 Teknik Elektro merupakan pengembangan dari (D3) Teknik Elektro berdasarkan lampiran Surat dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi No. B/185/C. Ca/KB.01.00/2019 tentang Penugasan Perubahan Program Studi Program Diploma III menjadi Sarjana Terapan di Perguruan Tinggi untuk menguatkan jenjang pendidikan vokasi terhadap tantangan industri masa depan.

    Usai pembukaan, acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan kondisi sarana dan prasarana UPPS dan Prodi melalui kegiatan live virtual tour. Virtual tour dilaksanakan di kampus pusat dan kampus wates, meliputi fasilitas umum di kampus pusat, fasilitas prodi meliputi laboratorium di kampus pusat, kemudian dilanjutkan virtual tour di kampus wates, meliputi fasilitas umum di kmapus wates, dan fasilitas prodi meliputi laboratorium dan bengkel di kampus wates.

    Usai acara virtual tour, acara dilanjutkan dengan konfirmasi data APS, LKPS, dan LED yang telah dikirim oleh Tim Task Force (TF) ke BAN-PT. Terdapat beberapa data yang perlu disinkronkan terkait Dosen Tetap Program Studi (DTPS), kesepakatan Tahun Sekarang (TS) akademik dan TS fiskal, serta integrasi kegiatan penelitian dan PkM dalam kegiatan pembelajaran.

    Hari kedua, Sabtu 11 September 2021, acara dilanjutkan dengan wawancara terhadap DTPS, kemudian dilanjutkan wawancara terhadap tenaga kependidikan dan laboran, dan wawancara terhadap perwakilan mahasiswa prodi. Acara berjalan dengan lancar, dan mendapatkan apresiasi dari Asesor, bahwa mahasiswa merasa senang dan puas terhadap program studi D4 Teknik Elektro.

    Di akhir acara dilakukan pencermatan terkait berita acara AL antara Asesor dengan Tim TF Fakultas, Penjamu Fakultas, dan TF prodi, Telah dilakukan kesepakatan terkait berita acara AL dengan ditandai penandatanganan berita acara dari pihak Asesor, Fakultas, dan Prodi.

    Keseluruhan acara kegiatan selama dua hari berjalan dengan lancar, hikmat, dan tentunya banyak masukan-masukan yang diperoleh dari Asesor untuk pengembangan Prodi berikutnya. Pesan dari Asesor adalah segera urus reakreditasi ketika setelah ada lulusan dengan tetap tertib administrasi mulai dari sekarang, krn proses akreditasi sejatinya dimulai dari prodi berdiri sampai prodi itu masi menerima mahasiswa.

Pages