OUR NEWS
  • Post date: Thursday, 26 August, 2021 - 12:01
    Isi:

    Pandemic Covid-19 tidak menghalangi Universitas Negeri Yogyakarta untuk menyapa dan menyambut mahasiswa baru tahun akademik 2020/2021. Serangkaian kegiatan PKKMB telah dilalui, mulai dari tingkat Universitas, display Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Kini giliran Civitas Vokasi UNY melakukan Sapa Mahasiswa Baru secara daring yang dilakukan di Auditorium Gedung Layanan Akademik Kampus wates pada Kamis (16/8).

    Kegiatan yang bertajuk “PKKMB Vokasi UNY” ini diperuntukkan bagi mahasiswa baru Kampus Vokasi Wates dan Kampus Vokasi Gunung Kidul. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan Pendidikan Vokasi dan mengenalkan lebih dalam Kampus Vokasi UNY Wates dan Kampus Vokasi UNY Gunungkidul mulai dari perkuliahan, laboratorium, sarana, dan prasarana pendukung lainnya. Narasumber pada kegiatan pengenalan ini adalah Dr. Ir. Widarto, M.Pd., Ketua Pengelola Kampus UNY Wates dan Dr. Slamet Suyanto, M.Ed., Ketua Pengelola Kampus UNY Gunungkidul.

    Widarto sebelum memberikan paparan tentang Kampus Vokasi UNY Wates, ia menjelaskan bahwa mahasiswa baru perlu pencerahan apa yang dimaksud pendidikan vokasi sehingga pemilihan program studi bisa tepat sesuai minat sehingga nantinya mahasiswa senang dan sungguh-sungguh dalam meningkatkan kompetensi.

    “Pendidikan vokasi adalah pendidikan yang menyiapkan lulusan siap kerja. Pendidikan vokasi diselenggarakan sesuai kebutuhan pasar. Kurikulum pendidikan vokasi relevan dengan kompetensi yang dibutuhkan di industry. Sukses tidaknya pendidikan vokasi adalah ditentukan dari penguasaan keterampilan (hands on). Kunci pendidikan vokasi yaitu harus menjalin hubungan erat dengan dunia kerja. Vokasi harus responsif dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” Papar Widarto.

    Keterampilan yang dibentuk pada pembelajaran vokasi tidak hanya keterampilan otot semata. “Pemahaman terampil pada pendidikan vokasi yaitu terampil ototnya, terampil pikirnya dan terampil rasa hatinya. Tiga hal ini akan dibiasakan di kampus Vokasi UNY sehingga menjadi kebiasaan (habit) dan akhirnya menjadi budaya.” Tambah Widarto.

    Ketua Pengelola Kampus Wates itu juga menyatakan bahwa belajar di pendidikan vokasi artinya belajar bekerja, lebih banyak learning by doing, oleh karena itu perbandingan antara teori dan pratik harus 40%:60%, bahkan bisa mencapai 30:70%”.Paparan kemudian dilanjutkan dengan materi ciri-ciri mahasiswa vokasi menuju tenaga kerja profesional.

    “ciri-ciri mahasiswa vokasi yang pertama, harus memiliki etos kerja produktif, inovatif, dan kompetitif yang dibutuhkan dunia kerja, kedua, mahasiswa vokasi harus disiplin, dalam praktik, berlatih berfikir sistemis dan logis, dan yang terakhir, mahasiswa vokasi harus jujur, rajin, komitmen, dan memiliki kemampuan kerja tim (team work).” papar Widarto.

    Ketua pengelola kampus Vokasi UNY Wates selanjutnya menjelaskan proses perkuliahan, fasilitas, sarana dan prasarana pendukung perkuliahan di Kampus Wates.

    Widarto juga menambahkan catatan bahwa mahasiswa dikatakan sukses dalam perkuliahan jika memenuhi 5 indikator yakni, IPK tinggi, masa studi singkat, masa tunggu kerja singkat, kerja sesuai bidang studi dan gajinya tinggi.

    Kegiatan selanjutnya yaitu menyimak materi dari pembicara kedua, Dr. Slamet Suyanto, M.Ed., ketua pengelola Kampus Vokasi Gunungkidul. mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa baru, “Selamat datang di kampus UNY lantai 2”, kelakar Slamet. Bukan tanpa alasan, Kampus Vokasi Gunungkidul ahkhir-akhir ini disebut kampus ‘UNY Lantai Dua’ karena secara geografis terletak di Kabupaten Gunung Kidul yang terkenal dengan sebutan ‘Jogja Lantai Dua’.

    “Tujuan Pendidikan vokasi adalah menghasilkan lulusan siap kerja, bersifat multi entry multi exit atau bisa keluar masuk sesuai kompetensi yang diinginkan peserta didik, menjalin kerjasama dengan industri sehingga belajarnya tidak hanya dikampus sesuai kurukulum merdeka belajara yang mana 3 semester kuliah di luar kampus. Pendidikan vokasi memiliki perbedaan dengan pendidikan lain dimana dosen tamu berasal dari dunia industri dan usaha”. Jelas Slamet.

    Ketua pengelola kampus Vokasi UNY Gunungkidul itu selanjutnya menjelaskan proses perkuliahan fasilitas, sarana dan prasarana pendukung perkuliahan di Kampus Gunungkidul. Di akhir acara, dilakukan tanya jawab melalui teleconference kepada para narasumber. (aew)

  • Post date: Wednesday, 28 July, 2021 - 14:34
    Isi:

    Program Studi Teknik Elektronika Sarjana Terapan (D4) Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta menjalani proses Asesmen Lapangan (AL) secara daring dengan perwakilan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk penilaian akreditasi pada Rabu – Kamis (28–29/07/2021). Asesor BAN-PT yang bertugas pada AL tersebut adalah Syafrizal S., M.T. dari Politeknik Negeri Jakarta dan Eniman Yunus Syamsuddin, Ph.D. dari Institut Teknologi Bandung. AL diawali dengan sambutan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO.

    Rektor UNY menyatakan bahwa pengembangan pendidikan vokasi menjadi salah satu fokus utama UNY saat ini demi mewujudkan insan yang unggul, kreatif, inovatif, actual, mandiri dan cendikia. “Kami berusaha all out untuk mengoptimalkan prodi-prodi vokasi tidak hanya meningkatkan kapasitas SDM-nya namun juga mengakselerasi lab dan bengkel serta merevisi statuta dan OTK demi memastikan keunggulan pendidikan vokasi di UNY,” ujarnya.

    Prof. Sumaryanto meyakini kehadiran asosor pada kesempatan kali ini pasti akan banyak memberikan masukan-masukan untuk perkembangan Pendidikan vokasi di UNY khususnya di Program Studi Teknik Elektronika Sarjana Terapan. Ia berharap antara dokumen yang dikirimkan akan sinkron dengan proses asesmen lapangan. “Semoga tidak banyak deviasi yang muncul selama proses asessmen, pun kalo ada semoga hanya hal-hal minor yang dapat segera dilakukan perbaikan,” ujar Rektor UNY.
    “Melalui momentum visitasi lapangan ini, tentu kami berharap kualitas layanan Tri dharma perguruan tinggi di Program Studi Teknik Elektronika Sarjana Terapan akan semakin meningkat,” harapnya.

    Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UNY, Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D., dalam presentasinya menyampaikan bahwa Program Studi Teknik Elektronika Sarjana Terapan (D4) merupakan metamosfosis dari D3 Teknik Elektronika berdasarkan lampiran Surat dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi No. B/185/C. Ca/KB.01.00/2019 tentang Penugasan Perubahan Program Studi Program Diploma III menjadi Sarjana Terapan di Perguruan Tinggi untuk menguatkan jenjang pendidikan vokasi terhadap tantangan industri masa depan.

    Usai pembukaan, acara kemudian dilanjutkan dengan proses verifikasi Borang Akreditasi Program Studi (APS), Borang Laporan Kinerja Program Studi (LKPS), dan Borang Laporan Evaluasi Diri (LED) Prodi D4 ELektronika Program Sarjana Terapan. Terdapat sembilan standar yang ditinjau sebagai dasar penilaian, meliputi (1) Visi, Misi, Tujuan dan Strategi, (2) Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerja Sama, (3) Mahasiswa, (4) Sumber Daya Manusia, (5) Keuangan, Sarana, dan Prasarana, (6) Pendidikan, (7) Penelitian, (8) Pengabdian kepada Masyarakat, (9) Luaran dan Capaian Tri Dharma.

  • Post date: Wednesday, 28 July, 2021 - 09:24
    Isi:

    Menyiapkan lulusan kompeten yang siap kerja adalah sebuah keniscayaan bagi program studi vokasi. Mutu pendidikan mulai dari sarana prasarana, proses pembelajaran, dosen, hingga tenaga kependidikan harus diperhatikan. Untuk mendorong proses perbaikan dan mempertahankan mutu, maka Program Studi Akuntansi Program Sarjana Terapan (D-IV Akuntansi), Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta menjalani proses Asesmen Lapangan (AL) secara daring dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Rabu – Kamis (28-29/07/2021). AL merupakan salah satu agenda dari serangkaian penilaian mutu (akreditasi) program studi. Asesor BAN-PT yang bertugas pada AL ini adalah Ibu Endang Sri Andayani, S.E. Ak. M.Si., dari Universitas Negeri Malang dan Bapak Iyeh Supriatna, SE., Ak., M.Si., dari Politeknik Negeri Bandung. Hadir dalam acara pembukaan AL ini antara lain pimpinan dari tingkat universitas, pimpinan tingkat fakultas, pimpinan kampus vokasi wates, tim penjaminan mutu, koordinator prodi, dosen dan tim taskforce.

    Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO dalam sambutannya mengatakan bahwa Prodi Akuntansi Program Sarjana terapan (Diploma IV) siap sedia untuk mendapatkan arahan, bimbingan dan pemantapan dari para asesor.

    “Kami sangat bersyukur atas komiten kita bersama dapat menjalankan tugas negara dan atas bimbingan dan arahan asesor dari BAN-PT semoga Prodi D-IV Akuntansi jauh lebih akseleratif menjadi prodi yang membanggakan, semoga proses pembelajaran di prodi D-IV Akuntansi nantinya semakin mengarah pada derajat IPK tinggi, masa studi tepat waktu, sinergi dengan stake holder meningkat, dan masa tunggu bekerja rendah”. lanjut Rektor UNY.

    Sementara itu, Endang Sri Andayani, S.E. Ak. M.Si., berterima kasih atas sambutan keluarga besar UNY dan mengapresiasi komitmen Prodi Akuntansi untuk mengembangkan prodi menjadi lebih baik lagi. “Kami ditugaskan oleh BAN-PT untuk memverifikasi dan mengkonfirmasi kondisi riil Program Studi DIV Akuntansi atas dokumen Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi yang telah dikirim ke BAN-PT,” tambah Dosen UNNES itu.

    Iyeh Supriatna, SE., Ak., M.Si. mengatakan semoga selama proses asesmen akan ada saran untuk perbaikan kualitas pendidikan di Program Akuntansi Program Sarjana Terapan di UNY ini.

    Dekan Fakultas Ekonomi, Dr. Siswanto, M.Pd., dalam presentasinya menyampaikan bahwa Program Studi Akuntansi Sarjana Terapan (D4) dulunya adalah D3 Akuntansi yang jenjangnya ditingkatkan menjadi Diploma IV berdasarkan arahan dari Dikti untuk menguatkan jenjang pendidikan vokasi untuk menjawab tantangan dunia kerja.

    “Saat ini secara administratif Prodi Akuntansi Sarjana Terapan masih dalam pengelolaan Fakultas Ekonomi, namun proses perkuliahan sudah diselenggarakan di Kampus Vokasi Wates dan kedepan sesuai rencana UNY, akan dikelola dalam satu wadah program vokasi bersama prodi sarjana terapan yang lain”.

    Usai pembukaan, kegiatan AL dilanjutkan dengan proses verifikasi kondisi prodi kepada Pengelola Program Studi (Pimpinan Fakultas Ekonomi), Koordinator Prodi dan Tim Taskforce. Terdapat sembilan standar yang ditinjau sebagai dasar penilaian, meliputi (1) Visi, Misi, Tujuan dan Strategi, (2) Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerja Sama, (3) Mahasiswa, (4) Sumber Daya Manusia, (5) Keuangan, Sarana, dan Prasarana, (6) Pendidikan, (7) Penelitian, (8) Pengabdian kepada Masyarakat, (9) Luaran dan Capaian Tri Dharma. Agenda lain dalam kegiatan AL ini di antaranya virtual tour ke fasilitas-fasilitas yang dimiliki Prodi, wawancara dengan mitra dari IDUKA yang telah bekerjasama dengan prodi, wawancara dengan mahasiswa dan wawancara dengan dosen. (aew)

  • Post date: Friday, 18 June, 2021 - 17:19
    Isi:

    Program Studi Teknik Mesin Program Sarjana Terapan (D-IV Teknik Mesin) Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta menjalani proses Asesmen Lapangan (AL) secara daring dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), Jumat – Sabtu (18–19/06/2021). AL merupakan salah satu agenda dari serangkaian penilaian akreditasi program studi. Asesor BAN-PT yang bertugas pada AL ini adalah Dr. Zahrul Fuadi, M.Sc., dari Universitas Syiah Kuala dan Dr. Yusuf Dewantoro Herlambang, M.T., dari Politeknik Negeri Semarang.

    Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO dalam sambutannya berharap bahwa asesmen lapangan ini akan berdampak pada kemajuan dan peningkatan kinerja Program Studi Teknik Mesin Sarjana Terapan. “Dibawah arahan BAN-PT, semoga cita-cita kita dalam melayani stake holder bisa makin membaik kualitasnya,” lanjut Rektor UNY.

    Sementara itu, Dr. Zahrul Fuadi, M.Sc., menjelaskan bahwa kehadirannya ibarat fotografer untuk memotret kondisi riil Program Studi Teknik Mesin Program Sarjana Terapan yang mana hasil potretan nanti akan diserahkan ke BAN-PT untuk dinilai.

    “Untuk mendapat foto yang baik dan obyektif, maka kami akan mengambil gambar dari segala sisi,” tambah Dr. Zahrul Fuadi.

    Senada dengan hal tersebut, Dr. Yusuf Dewantoro Herlambang, M.T. mengatakan bahwa proses ini akan berlangsung seobyektif mungkin tanpa ada conflict of interest sedikitpun.

    Dekan FT UNY, Prof. Herman Dwi Surjono, Ph.D., dalam presentasinya menyampaikan bahwa Program Studi Teknik Mesin Sarjana Terapan (D4) merupakan metamosfosis dari D3 Teknik Mesin berdasarkan arahan dari Dikti untuk menguatkan jenjang pendidikan vokasi sebagai jawaban bagi tantangan industri masa depan.

    Usai pembukaan, kegiatan AL hari pertama ini dilanjutkan dengan proses verifikasi Dokumen Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) dan Dokumen Lembar Evaluasi Diri (LED). Terdapat sembilan standar yang ditinjau sebagai dasar penilaian, meliputi (1) Visi, Misi, Tujuan dan Strategi, (2) Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerja Sama, (3) Mahasiswa, (4) Sumber Daya Manusia, (5) Keuangan, Sarana, dan Prasarana, (6) Pendidikan, (7) Penelitian, (8) Pengabdian kepada Masyarakat, (9) Luaran dan Capaian Tri Dharma.

    Kegiatan AL dilanjutkan dengan kunjungan melalui virtual tour ke fasilitas-fasilitas yang dimiliki Prodi Teknik Mesin Program Sarjana Terapan baik yang ada di Kampus Wates maupun Kampus Karangmalang. Virtual tour ini juga menunjukkan sarana ruang kuliah dan laboratorium untuk untuk praktikum mahasiswa serta sarana pendukung lain.

    Kegiatan AL kemudian dilanjutkan untuk wawancara dengan mitra dari industri yang telah bekerjasama dengan prodi. Asesor juga mewawancarai mahasiswa serta dosen. Kegiatan AL dilanjutkan pada hari kedua dengan agenda menyampaikan data tambahan dari prodi dan ditutup dengan penyampaian berita acara AL. (aew)

Pages