OUR NEWS
  • Post date: Thursday, 15 January, 2015 - 15:31
    Isi:

    UNY  Kampus Wates menggelar Ujian Online Mata Kuliah Umum (MKU) untuk pertama kalinya pada  Kamis, (15/1/2015) di Ruang Laboratorium Komputer.  Pada sesi pertama  ujian online MKU untuk mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI)dengan jurusan PGSD. Menurut Dosen Pengampu Mata Kuliah PAI ,  Suparlan, M.Pd.I. ujian online MKU PAI ini merupakan sebuah terobosan baru untuk mengefektifkan ujian dengan menyelenggarakan ujian secara serentak melalui online. “MKU memiliki banyak kelas sedangkan nilai ujian harus keluar setelah 1 minggu sehingga ujian ini akan mengefektifkan hasil ujian karena nilai langsung keluar setelah peserta melakukan finalisasi. “ imbuh Suparlan.

    Hasil ujian online ini akan digabung dengan tugas, praktek, tutorial, dan mid. Soal-soal ujian ini dibuat oleh tim yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan sehingga diharapkan soal ujian akan sesuai dengan standart dan memiliki output yang baik. “Walaupun sejauh ini ujian online MKU ini belum dievaluasi,” tambah Suparlan.

    Persyaratan untuk mengikuti ujian online MKU adalah memiliki email UNY yang aktif. Tim IT dari  Puskom, Andhika  Widiastomo, S.Kom mengatakan  Ujian online kali ini dapat berlangsung cepat karena mahasiswa banyak memiliki email yang aktif sehingga bisa langsung mengerjakan. Para Mahasiswa PGSD ini mengerjakan soal pilihan ganda berjumlah 60 soal. “Di layar akan terdapat menu  navigasi berisi nomor soal sehingga mahasiswa bisa mengerjakan tanpa harus urut nomor. ” papar Andhika.

    Kahfi, mahasiswa PGSD  mengungkapkan antusiasnya untuk mengikuti ujian online MKU PAI.”Saya tidak perlu penasaran dengan hasil nilai karena langsung bisa dilihat dan ujian online dapat melatih kejujuran karena soal diacak sehingga tidak bisa saling contek,” tambah Kahfi. (tsa)

  • Post date: Tuesday, 13 January, 2015 - 14:41
    Isi:

    Indikasi alumni yang sukses salah satunya adalah jebolan asrama. Asrama menjadikan seseorang lebih disiplin, lebih tertata dan terjadwal. Pola hidup di asrama akan membentuk karakter seseorang lebih baik. Asrama merupakan ajang pengemblengan bagi seseorang untuk menjadi insan yang lebih baik papar Dr Sahidin, M.Pd., Direktur Kemahasiswaan Universitas Pendidikan Indonesia dalam acara kunjungan PPG SM-3T dan PPGT UPI pada Senin, (12/1/2015) di Ruang Auditorium UNY kampus Wates. “PPG SM-3T dan PPGT merupakan ‘produk’ dari asrama sehingga kelak menjadi orang-orang yang sukses,” imbuh Sahidin.

    Lanjut Sahidin, PPG SM-3T dan PPGT merupakan duta dari negara dan masyarakat yang turut andil dalam memperekat persatuan. “Para PPG SM-3T dan PPGT  pada saat terjun di masyarakat kelak dapat saling melihat dan memahami karakter setiap individu untuk mempererat persaudaraan,” harap Sahidin.  Kunjungan ini terdiri dari mahasiswa PPG SM-3T Prodi Fisika, Prodi matematika , Prodi PJKR, Prodi Kimia sebanyak 70 mahasiswa dan PPGT sebanyak 101 mahasiswa.

    Pada sambutannya Ketua Pengelola Kampus Wates, Bambang Saptono, M.Si.  mengungkapkan menyambut baik kunjungan ini. “ Kunjungan PPG SM-3T dan PPGT  ini merupakan kunjungan persahabatan yang dapat mempererat tali silahturahmi, “papar Bambang. Pada kunjungan ini dilaksanakan pertandingan persahabatan antara lain badminton, bola voli, tenis meja dan futsal. “Acara ini tidak mencari menang kalah tapi sebagai ajang refreshing dan pengenalan.” Lanjut Bambang.

    Pada kunjungan ini juga turut serta Kepala Manajer Asrama UPi Dr. Edi Sureswan, M.Ag., Kepala Asrama Putri , Dr. Isah, Kepala Asrama Putra, Dr. Mupid, M.Pd. Acara diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan. (tsa)

     

  • Post date: Tuesday, 13 January, 2015 - 11:04
    Isi:

    Universitas Negeri Yogyakarta  sebagai perguruan tinggi negeri yang memiliki kampus di Kulon Progo memiliki andil ntuk ikut serta dalam promosi perguruan  tinggi. Seiring dengan hal itu, UNY Kampus Wates pada (10/1) ikut berpartisipasi dalam pameran pendidikan yang diselenggarakan oleh SMA 1 Pengasih, Kulon Progo. Pameran ini diikuti oleh perguruan tinggi negeri dan swasta.

    Dalam sambutannya Kepala Sekolah Drs.Ambar Gunawan menyampaikan apresiasi atas partisipasi perguruan tinggi negeri  dan swasta dalam EduExpo SMA 1 Pengasih. “ Pada tahun 2013/2014 jumlah siswa XII yang berjumlah 151 yang melanjutkan ke perguruan tinggi negeri sebesar 62 siswa (41,06%) dan perguruan tinggi swasta sebesar 77 siswa (50,99%), 6 siswa masuk polisi (3,97%) dan 6 siswa bekerja (3,97%), “tutur Ambar.

    Drs. Ambar Gunawan  menyadari bahwa presentase minat siswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi sangat besar sehingga harus ditopang dengan informasi yang lebih detail  tentang jalur masuk ke perguruan tinggi. “ Selain para siswa kelas X XI,XII, sekolah juga mengundang orang tua wali siswa untuk ikut mendampingi dalam menentukan perguruan tinggi,” imbuh Ambar.

    Menurut Yuni mahasiswa D3 Akuntansi UNY, pengunjung sangat antusias menanyakan tentang jalur masuk dan jurusan-jurusan yang ada di UNY. “ Para siswa juga  menanyakan tentang jurusan-jurusan yang ada di UNY kampus wates,” imbuh Yuni.

    Para pengunjung stan pameran akan mendapatkan informasi tentang perkuliahan dan fasilitas-fasilitas di UNY Kampus Wates.  (tst)

  • Post date: Monday, 12 January, 2015 - 15:34
    Isi:

    Prinsip berkumpul secara melingkar memungkinkan setiap orang untuk saling dekat dan mudah mendapatkan feedback dari  teman  kanan dan kirinya. Alangkah baiknya jika feedback tersebut berupa hal-hal postif.  Terlalu mudah untuk mencari negatif dari orang lain. Sebagai seorang pendidik diharapkan untuk fokus kepada hal-hal yang positif. Hal-hal positif ini yang akan memunculkan sisi-sisi confidence seseorang papar Instruktur  Pusat Studi Kreativitas UNY, Dr. Suwarjo, M.Si.  di sela sela acara Team building dan outbond bagi peserta PPG SM-3T pada  (11/1) di Halaman Rusunawa UNY Kampus Wates.  Acara ini merupakan rangkaian acara Pelatihan Soft Skill Kepemimpinan dan Kewirausahaan PPG-SM3T angkatan 2014.

    Acara outbond ini dibuka dengan senam dan dilanjutkan ice breaking dengan permainan tembak negara. Peserta PPG SM-3T dibagi  dalam nama negara yang per kelompok terdiri 10 orang. Setiap kelompok negara menembak negara lain secara bergantian.  Sesi ini berlangsung meriah dan berhasil mencairkan suasana.

    Permainan outbond  yang pertama adalah birthday line.  Menurut Instruktur outbond, Dr. Tri Arif Rahman bahwa birthday line merupakan permainan yang setiap peserta berbaris dan berdiri di atas garis yang telah ditetapkan sesuai dengan kelompoknya. Jika harus melakukan perpindahan, minimal 1 kaki masih di atas garis.  Perpindahan ini dilakukan atas perintah dari instruktur. Seperti mengurutkan barisan berdasarkan tinggi badan, tanggal lahir dsb. Pemainan ini melatih keterbukaan dan saling mengenal lebih dekat antara satu sama lain Lanjut Tri Arif Rahman.

    Setelah istirahat sejenak, acara dilanjutkan dengan permainan rantai bahagia. Rantai bahagia ini merupakan permainan dengan menggunakan tali yang dibentuk lingkaran. Setiap kelompok berdiri berjejer dengan tangan saling mengait dan tali tersebut harus melewati tubuh tiap peserta tanpa menggunakan bantuan tangan papar Dr. Suwarjo, M,Si. Permainan ini melatih taktik dan strategi agar tali tersebut dapat cepat sampai  peserta terakhir.

    Ditengah terik matahari yang mulai meninggi, para peserta tetap bersemangat melanjutkan permainan yang melatih kerjasama tim yang solid dan aspek kepemimpinan. Para peserta diminta untuk mengangkat pipa sepanjang 1 meter dengan dua jari dan dilakukan oleh 10 orang. Peserta dituntut kekompakannya agar pipa tersebut dapat diangkat kemudian diturunkan. JIka tidak kompak, pipa tersebut akan jatuh ungkap Instruktur Dr.Rukiyati, M.Hum.

    Acara diakhiri dengan peserta duduk bersama melingkar dan saling mengisi kartu berisi hal-hal positif teman  sejawat  dan hal hal positif tersebut akan menjadi pencapaian diri pribadi untuk bekal di masa yang akan datang. (tst)

     

Pages