OUR NEWS
  • Post date: Friday, 6 March, 2015 - 10:59
    Isi:

     “Menjadi guru di masa kini tidak semudah dibayangkan. Guru menjadi sebuah paket komplit yang tidak hanya sekedar unggul dalam bidang pedagogik semata. Guru harus memiliki keunggulan di aspek penguasaan bidang keahlian, kepribadian dan  sosial. Serta didukung dengan karakter kuat dan cerdas. Kuat untuk tidak mudah terbawa arus dan cerdas dalam pengambilan keputusan. Guru juga dibutuhkan ‘kesepenuhan hati’ dan ‘kemurahan hati’ dalam menunaikan tugas kependidikan. “ jelas Wakil Rektor I, Wardan Suyanto, Ed.D di hadapan 254 mahasiswa PPG SM-3T angkatan III tahun 2015 di Ruang Auditorium UNY Kampus Wates. Acara ini merupakan pembukaan dari rangkaian acara Orientasi Mahasiswa PPG SM-3T angkatan III yang akan digelar dari (5-7/3/2015).

    Lanjut Wardan bahwa guru juga harus mampu menjadi suri tauladan bagi anak didiknya. Memberi contoh yang baik dengan menunjukkan jiwa entreprenurship dan kooperatif. Juga mampu menguasai komunikasi global. “Dan harapannya program PPG pra jabatan sebagai rintisan untuk mencetak guru yang berkarakter dan profesional“ pungkas Wardan.

    Pada hari pertama orientasi PPG SM-3T ini, materi pertama diisi oleh Ketua LPPMP, Prof. Drs. Wawan S. Suherman, M.Ed. Pada materi yang berisi orientasi umum ini memaparkan bahwa guru selain sebagai sebuah profesi juga merupakan pengejawantahan  dari komitmen pribadi karena dorongan jiwa. Guru merupakan panggilan jiwa.”Bagi peserta PPG SM-3T yang telah berkomitmen mengajar di daerah 3T tentunya panggilan jiwa untuk menjadi guru profesional sudah tidak diragukan lagi. “papar Wawan.

    Lanjut Wawan, Program PPG SM-3T merupakan pengembangan kompetensi pedagogik, bidang keahlian, kepribadian, dan sosial dalam proses pendidikan yang terpadu dalam kegiatan akademik dan kehidupan berasrama.

    Sementara itu Drs. Suyud, M.Pd. Ketua Pusat Profesi Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta profesi Non Kependidikan memaparkan bahwa struktur kurikulum dan sistem pembelajaran menggunakan sistem workshop pengembangan perangkat untuk pembelajaran bidang studi yang mendidik (subject specific pedagogy) dan PPL Kependidikan. “Workshop pembelajaran tersebut berbentuk lokakarya yang bertujuan untu menyiapkan mahasiswa PPG mengemas materi untuk pembelajaran dalam bidang studi yang mendidik, “Tutur Suyud.

    Di sesi terakhir, mahasiswa mendapatkan penjelasan tentang PPL Kependidikan oleh Sekretaris LPPMP, Prof. Dr. Suwarna, M.Pd. Menurut Suwarna, “PPL sebagai sarana untuk memantapkan profesionalisme guru dengan  mendalami karakteristik peserta didik, pemecahan masalah pembelajaran/sekolah, perbaikan pembelajaran, inovasi pembelajaran dan belajar penelitian Tindakan Kelas. “komponen penilaian dalam PPL ini meliputi perangkat pembelajaran, praktek mengajar, kegiatan non mengajar, kompetensi kepribadian dan sosial, portofolio, laporan PKL, laporan PTK. Nilai minimal untuk PPL adalah B.”pungkas Suwarna. (tusti)

     

     

     

     

     

  • Post date: Friday, 6 March, 2015 - 08:13
    Isi:

    UKKI Al Mujaddid UNY Kampus Wates mengadakan upgrading awal tahun periode 2015. Kegiatan tersebut diadakan selama dua hari yakni pada  (27-28/2 2015) di Bothokan, Lendah, Kulonprogo.Sebanyak 57 orang mengikuti upgrading ini dengan jargon “Bersatu Membangun Generasi Rabbani, Allahu Akbar”. Para peserta melafalkan jargon tersebut dengan tangan mengepal ke atas. Menurut Menurut ketua Panitia, Rachmat Bayu Firdaus jargon tersebut sesuai dengan visi UKKI Al Mujaddid yaitu UKKI Al Mujaddid sebagai lembaga dakwah kampus yang mencetak generasi rabbani dan penggerak syiar Islam di kampus dan masyarakat. Visi tersebut merupakan buah pemikiran Ari Fitriyanto selaku Mas’ul atau ketua UKKI Al Mujaddid 2015.

    “Tujuan dari up grading ini untuk meningkatkan ukhuwah, mempererat dan mengakrabkan hubungan antar pengurus UKKI Al Mujaddid.  Kegiatan upgrading berjalan cukup lancar dengan adanya kesepakatan kontrak belajar antara lain shalat dhuha minimal 4 rakaat, shalat tahajud minimal 4 rakaat, membaca al Ma’tsurat, tilawah 1 juz dsb, “papar Rachmat.

    Pada upgrading ini acara diisi pemateri Danang Harya Saputra, S.Pd tentang syumulyatul Islam. Danang Harya Saputra, S.Pd. menyampaikan bahwa Islam sebagai ideologi dan sistem hidup. “Islam merupakan agama yang integral dan universal dan dapat memenuhi kebutuhan dari berbagai aspek di berbagai pandangan. “ jelas Danang.

    Di sesi yang lain, Bagus Santosa menyampaikan materi tentag urgensi dakwah. “Tujuan dakwah adalah untuk menyampaikan hal-hal yang baik. Tapi bukan berarti kita melupakan tanggung jawab sebagai pribadi. Sebagai pribadi harus mempunyai manajemen diri yang baik sehingga dapat mengoptimalkan waktu yang ada untuk aktivitas-aktivitas yang bermanfaat,“ tutur Bagus.

    Pada upgrading ini juga diadakan outbond yang berisi tentang permainan permainan untuk membentuk kerjasamau. Menurut Koordinator Akhwat, Dewi berpesan, “Amanah dalam kepengurusan ini sudah berada pada pundak kalian, sehingga kalian harus menjaga hubungan dan komunikasi antar pengurus agar semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar”. Kegiatan diakhiri dengan tukar kado dan sesi foto bersama seluruh peserta upgrading UKKI Al Mujaddid 2015. (rdw/tsa)

  • Post date: Wednesday, 25 February, 2015 - 14:00
    Isi:

    HIMA DIII FE mengadakan acara D3 CUP 2015  yang berlangsung pada (16-21/2/2015) di GOR dan lapangan  UNY Kampus Wates. Acara D3 CUP  ini merupakan gelaran tahunan yang bertujuan untuk mengasah softskill mahasiswa. Menurut Ketua HIMA D3 FE, Rezza Winar Nugroho, gelaran D3 CUP ini merupakan ajang turnamen antar kelas bagi mahasiswa D3 FE olahraga untuk mengembangkan potensi dan menyalurkan bakat dalam bidang olahraga. Selain mahasiswa D3, turut mengundang mahasiswa S1 FE dengan ketentuan 1 tim minimal 1 jurusan.

     “Cabang olahraga yang dilombakan terdiri dari Basket, Badminton, Futsal, dan Bola Voli. Tema kegiatan untuk D3 Cup kali ini adalah Sport and Fun. Acara D3 CUP ini dapat digunakan sebagai ajang penyegaran bagi mahasiswa disela-sela perkuliahan dan dapat menjadi hiburan segar bagi mahasiswa” imbuh Rezza.  

    Sedangkan menurut Ketua Panitia kegiatan Galangsaka Megaperwira, turnamen ini akan memperebutkan juara I dan juara II untuk masing masing regu putra dan putri. Juara untuk cabang olahraga Basket juara I Putra diraih oleh Akuntansi B 2013 dan juara II putra diraih oleh Akuntansi B 2014 sedangkan untuk Basket regu putri juara I diraih oleh Akuntansi B 2014 dan juara II diraih oleh Manajemen Pemasaran 2013. Cabang olahraga Bola voli untuk regu putra secara berurutan diraih oleh Akuntansi B 2014 dan Akuntansi A 2013 sedangkan untuk Bola Voli regu putri secara berurutan diraih oleh Administrasi Perkantoran A 2014 dan Administrasi Perkantoran 2013.

    “Untuk juara I dan II regu putra cabang  bulutangkis diraih oleh Akuntansi A 2012 dan Pendidikan Akuntansi 2011 sedangkan untuk regu putri diraih oleh Pendidikan Administrasi Perkantoran 2011 dan Akuntansi 2014. Dan untuk cabang terakhir futsal juara I regu putra diraih oleh Manajemen S1 2012 dan juara II diraih oleh Manajemen Pemasaran 2013. Juara I regu putri untuk futsal diraih Akuntansi B 2014 dan juara II diraih oleh Manajemen Pemasaran 2013,” lanjutnya.  

    “Panitia juga memberikan penghargaan untuk kategori best supporter yang diraih oleh jurusan 2014. Best supporter ini berikan untuk jurusan yang paling kreatif dan heboh dalam memberi dukungan terhadap timnya.” Pungkas Galangsaka.  Para juara mendapatkan trofi, piagam penghargaan dan voucher belanja. (tsa)

     

  • Post date: Tuesday, 24 February, 2015 - 11:14
    Isi:

    UNY Kampus wates menerima kunjungan dari Universitas Negeri Papua tentang pengelolaan Rusunawa pada Senin (23/02/2015) di Ruang Pengelola UNY Kampus Wates. Pada kesempatan tersebut UNIPA mengirimkan Kepala UPT Asrama UNIPA, George F. Mentansan, S.Sos.M.Hum  untuk saling bertukar informasi dan pengalaman tentang pengelolaan Rusunawa. Pada kunjungan tersebut George F.Mentasan memberikan gambaran singkat tentang Rusunawa di UNIPA. “UNIPA memiliki 10 asrama dan 1 rusunawa yang selama ini belum optimal dalam pengelolaannya. Untuk rusunawa sendiri kita akan   akan optimalkan untuk tempat asrama mahasiswa setelah  3 tahun usai pembangunan belum digunakan,  tutur George.

    George berharap agar kunjungan ini dapat menjadi embrio terjalinnya kerjasama  dalam pengelolaan dan manajemen rusunawa yang pada bidang-bidang tertentu dapat diadopsi di UNIPA. “Pada bidang tertentu seperti penanganan kasus mahasiswa, di UNIPA dibutuhkan pendekatan secara kebudayaan karena sistem kultur masyarakat yang berbeda dengan yang di UNY. Hal-hal seperti ini yang kita masih harus belajar dari UNY.”tambahnya.

    Ketua Pengelola UNY Kampus Wates, Bambang Saptono menerima dengan antusias kunjungan dari UNIPA tersebut. “Mengelola asrama mahasiswa memiliki seninya tersendiri karena karakter mahasiswa yang berbeda. Terkadang sudah ada prosedur dan peraturannya tapi juga masih melanggar itu pasti  ada. Sehingga perlu dibutuhkan kontrak perjanjian yang mengikat yang harus ditandatangani sebelum menjadi penghuni rusunawa. Dan dibutuhkan sanksi yang tegas  untuk memberi efek jera dan menegakkan kedisiplinan,“ ujar Bambang.

    Bambang juga menambahkan dalam pengelolaan rusunawa dibutuhkan manajemen pengelolaan yang telah tersistem yang didukung oleh sumber daya manusia yang memadai dan norma-norma yang harus ditaati sebagai pedoman dalam berkehidupan berasrama. “UNY Kampus wates telah mengelola rusunawa kurang lebih 4 tahun dengan yang mewajibkan mahasiswa baru untuk tinggal di rusunawa selama 1 tahun dengan biaya 150 ribu/bulan,”imbuh Bambang.

    Acara ini diakhiri dengan mengunjungi secara langsung rusunawa dengan didampingi Ketua Pengelola UNY Kampus Wates, Bambang Saptono, M.Si. Ketua Asrama Putra, Sunardianta, M.Kes. dan Koordinator Rusunawa, Junaidi, A.Md. (tsa)

Pages